Otot Lurik Lelaki Menyimpan Risiko Lebih Tinggi Terkena Tumor

Salah satu lokasi yang berisiko terjangkiti tumor, baik ganas maupun jinak, adalah otot lurik. Otot lurik sendiri merupakan jaringan otot yang memiliki unit fungsional yang biasa disebut sarkomer.

Keberadaan sarkomer dalam otot ini terlihat berbentuk rangkaian pita yang terlihat di sepanjang serat otot bila diamati dengan mikroskop. Beberapa tipe otot lurik antara lain otot faring, otot jantung, dan otot rangka.

otot lurik lelaki menyimpan risiko lebih tinggi terkena tumor - alodokter

Di bawah ini adalah jenis-jenis tumor yang berasal dari otot lurik.

Rabdomioma atau tumor jinak otot lurik

Rabdomioma adalah tumor yang berasal dari otot lurik dan bersifat jinak. Ini merupakan tumor yang sangat jarang terjadi. Para peneliti memercayai bahwa otot lurik yang sudah tumbuh sempurna tidak mungkin menjadi ganas sehingga kemungkinan tumor ini muncul lebih mungkin dari jaringan fetal (janin).

Jenis tumor ini dibagi menjadi dua jenis utama, yaitu neoplastik dan hamartoma. Untuk neoplastik, dibagi kembali menjadi tiga subtipe, yaitu tipe dewasa, tipe fetal, dan tipe genital. Untuk jenis hamartoma, tumor jinak di otot lurik ini dibagi menjadi dua bagian, yaitu rabdomioma kardiak (jantung) dan rhabdomyomatous mesenchymal hamartomas kulit.

Rabdomioma didiagnosis paling sering pada pria berusia 25-40 tahun. Namun, rabdomioma fetal lebih sering pada anak laki-laki di bawah usia tiga tahun.

Gejala rabdomioma bisa tergantung pada tipe yang diderita, usia, dan jenis kelamin penderitanya. Rabdomioma dewasa biasanya ditandai dengan adanya massa di daerah leher, sulit menelan, sulit bernapas, dan mungkin memiliki suara serak. Mereka yang menderita rabdomioma fetal kemungkinan memiliki benjolan (massa) di bawah kulit kepala atau di leher.

Rabdomioma genital biasanya menimpa para perempuan muda atau setengah baya yang sebelumnya mengeluh rasa nyeri saat berhubungan seksual atau dispareunia. Rabdomioma kardiak (jantung) biasanya mengeluh adanya sesak napas. Rabdomioma tipe ini juga kadang dikaitkan dengan tanda-tanda dan gejala sugestif dari cerebral palsy.

Rabdomiomasarkoma atau tumor ganas otot lurik

Tumor ganas juga bisa tumbuh di otot lurik terutama yang melekat pada tulang atau otot rangka. Tumor yang bersifat kanker ini biasa disebut rabdomiosarkoma. Banyak wilayah di dalam tubuh yang bisa dijadikan tempat pertumbuhan tumor ganas ini. Lokasi paling umum rabdomiosarkoma adalah kepala, leher, lengan, kaki, dan saluran urogenital.

Tumor jaringan lunak yang bersifat ganas ini paling sering menyerang anak-anak dan penyebabnya hingga kini masih belum diketahui. Rabdomiomasarkoma merupakan salah satu tumor yang jarang ditemui. Kelompok manusia yang paling berisiko terkena tumor ini adalah anak-anak yang mempunyai cacat lahir tertentu. Selain itu, anak-anak yang berasal dari keluarga dengan riwayat mutasi gen tertentu memiliki risiko lebih besar terkena rabdomiosarkoma.

Meski jarang terjadi, kehadiran kanker ini dianggap berbahaya karena dapat menyebar dengan cepat ke seluruh tubuh. Pendeteksian dini terhadap tumor ini sering terlambat karena gejala yang kurang tampak.

Karena fungsi otot lurik krusial bagi tubuh, maka kehadiran tumor, apalagi yang bersifat ganas, dapat berdampak begitu vital bagi kesehatan. Maka jika ada kecurigaan tumbuhnya tumor di otot lurik, segera konsultasikan kepada dokter agar hal tersebut bisa segera ditanggulangi.