Pelihara Pikiran Positif dan Jadilah Orang yang Optimis

Pikiran positif memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh dan jiwa seseorang. Pikiran positif akan menuntun seseorang bertindak dan bersikap lebih baik dalam menghadapi masalah.

Meski kaitan antara pikiran positif dan kesehatan tubuh sering disangsikan, namun kemungkinan tersebut tetap ada. Beberapa penelitian mulai membuktikan efek baik dari pikiran positif terhadap kesehatan.

pelihara pikiran positif dan jadilah orang yang optimis - alodokter

Di bawah ini adalah deretan manfaat kesehatan yang mungkin bisa ditimbulkan jika seseorang memiliki kecenderungan untuk memiliki pikiran positif.

Menurunkan Risiko Terkena Penyakit Jantung

Salah satu potensi yang dapat diperoleh dari pikiran positif adalah meminimalkan peradangan dan menurunkan risiko terkena penyakit jantung, menurut sebuah penelitian pada bidang kedokteran psikosomatik. Seorang ahli psikologi menyatakan pikiran positif dapat membantu seseorang dalam kesehariannya untuk membuat keputusan yang lebih baik, mengurangi stres, dan meningkatkan harga diri serta kualitas hubungan dengan orang lain.

Meredakan Stres

Kegunaan lain dari kemampuan seseorang memelihara pikiran positif adalah lebih baik dalam mengendalikan stres. Pikiran positif akan menghasilkan optimisme dan sebuah pendekatan diri yang lebih baik saat menghadapi berbagai problem. Hal tersebut merupakan kunci untuk mengendalikan stres. Manajemen yang baik dalam mengelola masalah dan stres merupakan salah satu poin penting dalam memelihara kesehatan.

Dalam berbagai hal, stres memiliki efek membahayakan bagi kesehatan. Beberapa kondisi kesehatan yang terkait dengan stress antara lain sakit kepala, peningkatan tekanan darah, depresi, dan kecemasan. Hal ini dapat diperburuk bila seseorang mencoba mengurangi stres dengan jalan mengonsumsi alkohol, merokok, atau bahkan menggunakan obat-obatan terlarang.

Mereka yang berpikiran dan bertindak positif cenderung memiliki kualitas gaya hidup yang lebih baik, yaitu lebih sehat dalam pengelolaan diet, lebih sering olahraga,  serta tidak berlebihan dalam mengonsumsi alkohol dan rokok.

Mempercepat Masa Penyembuhan

Pikiran positif juga berpotensi menuntun seseorang untuk mendapatkan hasil akhir yang lebih baik saat menderita penyakit gawat. Berdasarkan riset, mereka yang memilih menghadapi penyakit yang diderita dengan optimisme lebih mungkin memperoleh kesembuhan dibandingkan mereka yang menyerah. Pikiran positif ini kemudian berimbas kepada tindakan-tindakan yang mendukung kesembuhan, salah satunya adalah rajin mengonsumsi obat dan rutin melakukan perawatan.

Meningkatkan Kesehatan pada Manula

Bahkan bagi para manula sekalipun, pikiran positif memiliki peran yang signifikan dalam membantu proses pemulihan. Hasil riset menunjukkan bahwa pikiran positif dapat membantu sistem kardiovaskuler membatasi respons terhadap kondisi stres. Selain itu, pikiran positif juga berperan membentuk perilaku sehat, keseimbangan fisik, dan efektivitas diri. Namun untuk mendukung kemunculan sikap positif ini, tetap diperlukan dukungan dari keluarga dan orang-orang terkasih.

Sayangnya, banyak orang yang menganggap bahwa pikiran positif saja sudah cukup untuk mengubah keadaan. Pikiran positif bukanlah sulap. Agar mampu menimbulkan efek yang baik bagi tubuh, tetap perlu dibarengi dengan tindakan yang nyata. Tanpa adanya tindakan pengobatan atau pencegahan secara nyata, mustahil kesembuhan atau kebahagiaan seseorang bisa diraih.

Pikiran positif tidak bisa diraih secara instan atau muncul secara otomatis, apalagi jika selama ini Anda terbiasa memiliki pandangan negatif terhadap segala sesuatu. Untuk menumbuhkannya, mulailah dengan cara lebih membuka diri dengan bersedia menerima kritik dan memperbaiki kekurangan. Menerima diri sendiri apa adanya juga bisa menjadi langkah awal yang bagus. Selain itu, mulailah mengurangi sikap terlalu kritis terhadap lingkungan sekitar.