Penyebab Benjolan di Kemaluan Wanita Sebelah Kiri

Benjolan di kemaluan wanita sebelah kiri terkadang diabaikan atau bahkan tidak disadari, karena tidak terasa sakit atau karena ukurannya masih kecil. Padahal, benjolan ini patut diwaspadai karena dapat menjadi gejala kondisi yang lebih serius.

Menstruasi dan persalinan adalah bagian dari rumitnya berbagai proses yang dialami wanita. Organ kewanitaan pun dapat mengalami berbagai perubahan, baik karena trauma atau karena perubahan sel yang tidak diketahui penyebabnya. Kondisi ini ada kalanya menyebabkan benjolan di kemaluan wanita sebelah kiri. Ada beberapa kemungkinan penyebab benjolan ini yang perlu diantisipasi sedini mungkin.

pembengkakan vagina kiri-alodokter (1)

Kista Bartholin

Kista pada vagina umumnya dapat terbentuk dari penumpukan lendir  akibat tersumbatnya kelenjar Bartholin yang berfungsi untuk melumasi dinding vagina. Kista Bartholin muncul berupa benjolan kecil berisi cairan yang terletak pada bibir vagina. Kondisi yang dapat berupa benjolan di kemaluan wanita sebelah kiri ini umumnya tidak terasa sakit dan tidak keras, serta hanya dapat dideteksi pada pemeriksaan serviks rutin jika tidak bergejala.

Namun, benjolan ini dapat terasa sakit jika membesar, terutama saat duduk, berjalan, apalagi saat berhubungan seksual. Dalam ukuran besar, benjolan di kemaluan wanita sebelah kiri dapat menyebabkan bibir kiri vagina (labia majora) membengkak, hingga lebih besar dari sisi kanan.  Kista yang terinfeksi kemudian akan membengkak, kemerahan, terasa panas dan nyeri, serta benjolan berisi kumpulan nanah. Penderitanya juga dapat mengalami demam tinggi.

Biopsi atau pemeriksaan dengan mengambil jaringan kista atau pemeriksaan sampel dari cairan benjolan untuk menentukan bakteri penyebabnya dapat dilakukan dokter jika dicurigai benjolan ini terinfeksi. Pemeriksaan biopsi dilakukan untuk mendeteksi kemungkinan kanker kelenjar Bartholin. Mengonsumsi obat pereda rasa sakit dan merendam benjolan dalam air hangat beberapa kali sehari dapat meredakan rasa tidak nyaman. Namun, ada kalanya dokter menerapkan operasi ringan untuk menangani kondisi ini terlebih jika terdapat infeksi atau benjolan sudah membesar.

Selain kista Bartholin, benjolan di kemaluan wanita sebelah kiri juga dapat disebabkan oleh kista kelenjar Gartner yang muncul setelah lahir. Kista Gartner terbentuk karena pada saat masih di dalam kandungan ibu, saluran pada organ kemaluan janin wanita di dalam rahim ibu tidak menghilang seperti seharusnya. Jika saluran ini menetap, maka setelah janin terlahir, wanita dapat menderita kista Gartner pada vagina di kemudian hari. Begitu juga dengan kista Müllerian yang juga terbentuk dari struktur pascaperkembangan bayi. Sementara, kista inklusi dapat terjadi akibat trauma pada dinding vagina seperti pasca-operasi.

Kanker kemaluan

Benjolan di kemaluan wanita sebelah kiri juga dapat menjadi salah satu gejala kanker vagina, penyakit yang lebih sering menyerang wanita berusia 60 tahun ke atas ini juga bisa menyerang wanita usia muda. Selain benjolan, gatal atau pun rasa sakit di sekitar kemaluan dapat menjadi gejala lain yang menyertainya. Kondisi yang sangat jarang terjadi ini umumnya dapat disembuhkan dengan operasi pengangkatan kanker.

Meski sebabnya tidak diketahui secara pasti, tapi terdapat beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami kondisi ini, yaitu seperti peningkatan usia dan kebiasaan merokok. Di samping itu, sepertiga kasus kanker kemaluan terjadi pada wanita yang mengalami vulval intraepithelial neoplasia (VIN). VIN adalah kondisi saat kulit tubuh tertentu pada kemaluan yang terkena  terlihat menebal dan membengkak serta terasa gatal.juga dapat tampak bercak kemerahan, putih, atau gelap Beberapa jenis Human papillomavirus (HPV) seperti HPV 16 dan 18 dapat menyebabkan perkembangan VIN. Secara umum, VIN sebenarnya merupakan suatu kondisi yang jinak, kebanyakan kasus VIN tidak berkembang menjadi ganas. Namun jika tidak tertangani secara dini dan tepat dapat berisiko menjadi kanker. Oleh karena itu, VIN juga dapat disebut sebagai suatu kondisi prakanker. Untuk mendeteksi secara dini, wanita perlu melakukan pemeriksaan berkala atau berkonsultasi ke dokter jika terdapat gejala yang dicurigai merupakan kanker kemaluan.

Infeksi

Benjolan di kemaluan wanita sebelah kiri dapat diakibatkan berbagai jenis infeksi seperti sifilis dan herpes genital. Herpes genital biasanya ditularkan melalui kontak antar kulit dari orang yang telah terinfeksi. Sedangkan infeksi sifilis umumnya bermula dari luka yang tidak menimbulkan rasa sakit di sekitar vulva atau kemaluan. Keduanya  termasuk penyakit menular seksual dan perlu segera mendapatkan penanganan, karena dapat menular pada bayi dalam proses persalinan. Sifilis dan herpes yang menular pada bayi dapat menyebabkan cacat bahkan kematian. Sifilis yang disebabkan bakteri Treponema pallidum ini dapat ditangani dengan antibiotik seperti penicillin, tetracycline, atau doxycycline. Jika penderita sifilis memiliki alergi terhadap antibiotik di atas, maka dokter akan memberikan antibiotik golongan lain, sementara herpes genital dapat diredakan dengan obat pereda rasa sakit dan antivirus.

Untuk mencegah infeksi atau penyakit lain yang dapat diderita, maka terdapat beberapa hal yang perlu diingat, seperti: tidak berganti-ganti pasangan seksual, gunakan pengaman (kondom) saat berhubungan, konsultasikan kondisi kesehatan ke dokter untuk mendapat penanganan dini dan tepat jika terdapat gejala-gejala yang dirasakan.Mengingat tingginya risiko yang mungkin timbul seperti di atas, penting untuk segera memeriksakan benjolan di kemaluan wanita sebelah kiri begitu terasa. Tidak perlu merasa malu dengan kondisi Anda, karena penanganan dini akan meningkatkan risiko kesembuhan.