Potensi Manfaat Kopi Terkandung di Tiap Kenikmatan Seruputnya

Bagi banyak orang, manfaat kopi selama ini hanya dianggap sebagai penambah energi kala menyambut hari. Padahal, banyak penelitian yang mengungkapkan bahwa kopi juga memiliki berbagai keuntungan bagi kesehatan.

Kopi sendiri merupakan salah satu minuman paling populer di muka bumi. Setidaknya 400 miliar cangkir minuman berwarna gelap ini dikonsumsi tiap tahunnya. Yang menggembirakan adalah popularitas kopi bisa jadi sebanding dengan potensi manfaatnya bagi tubuh. Di bawah ini adalah aneka potensi manfaat kopi yang berhasil diungkap oleh ilmu pengetahuan.

potensi manfaat kopi terkandung di tiap kenikmatan seruputnya - alodokter

Mengurangi Risiko Terkena Diabetes Tipe 2

Manfaat kopi bagi kesehatan yang mungkin bisa didapatkan salah satunya adalah mengurangi risiko terkena diabetes tipe 2. Studi yang dilakukan sebuah universitas ternama menyatakan bahwa mereka yang mengonsumsi kopi lebih dari secangkir tiap hari selama empat tahun memiliki risiko terkena diabetes tipe 2 lebih rendah sebesar 11 persen jika dibandingkan dengan mereka yang tidak melakukan perubahan konsumsi kopi.

Studi yang sama menemukan bahwa orang-orang yang terlibat di dalam penelitian dan mengurangi konsumsi kopi mereka lebih dari secangkir dari biasanya memiliki kenaikan risiko terkena diabetes tipe 2 hingga 17 persen. Yang paling penting dari temuan ini adalah perubahan dalam kebiasaan mengonsumsi kopi bisa berdampak kepada perbaikan risiko seseorang terkena diabetes tipe 2 dalam waktu yang relatif singkat. Namun, tentu saja perlu diingat kopi bukanlah satu-satunya hal yang terkait dengan risiko diabetes.

Mengurangi Risiko Depresi pada Perempuan

Penelitian lain juga menginformasikan bahwa salah satu manfaat kopi kemungkinan dapat mengurangi risiko depresi pada perempuan. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, meminum setidaknya empat cangkir kopi berkafein memiliki risiko terkena depresi 20 persen lebih rendah. Hal tersebut mungkin terjadi saat dibandingkan dengan perempuan yang mengonsumsi kopi lebih sedikit.

Penelitian ini juga mengungkapkan bahwa mengonsumsi kopi tanpa kafein justru menghilangkan manfaat yang ada. Dengan kata lain, meminum kopi, teh, minuman ringan, cokelat, atau minuman nonkafein lain tidak memberikan manfaat pengurangan risiko terkena depresi. Namun tentu saja penelitian lebih lanjut dibutuhkan untuk memastikan manfaat kopi yang satu ini.

Kemungkinan Terkena Parkinson Lebih Rendah

Kegembiraan para peminum kopi belum berakhir. Kali ini, para peneliti menyimpulkan bahwa asupan kopi dan kafein yang tinggi kemungkinan besar bisa menurunkan risiko terkena penyakit Parkinson secara signifikan.

Penelitian ini juga mengungkapkan tidak hanya berpotensi dalam mengurangi risiko terkena penyakit Parkinson, tetapi konsumsi kopi juga dinilai bermanfaat bagi mereka yang sudah menderita penyakit ini. Penelitian juga menyatakan kandungan kafein di dalam kopi dianggap mampu membantu para penderita Parkinson dalam mengontrol gerakan.

Menurunkan Risiko Terkena Penyakit pada Organ Hati

Sebuah penelitian mengungkapkan kopi juga berpotensi menurunkan risiko terkena sirosis hati pada para pengonsumsi minuman beralkohol hingga 22 persen. Mereka yang mengonsumsi kopi sebanyak dua cangkir atau lebih dapat mengalami penurunan risiko hingga 66 persen terhadap kematian akibat sirosis (pengerasan organ hati), menurut penelitian lain.

Selain sirosis, penelitian mengungkapkan konsumsi kopi terkait dengan menurunnya risiko terkena primary sclerosing cholangitis atau PSC. Penyakit tersebut merupakan penyakit autoimun langka dari saluran empedu di hati.

Kemungkinan lain dari manfaat kopi adalah menurunkan risiko seseorang terkena kanker hati. Konsumsi kopi menurunkan risiko terkena kanker hati hingga 40 persen, menurut sebuah penelitian. Masih dari penelitian yang sama, bagi mereka yang mengonsumsi tiga cangkir sehari, risiko terkena kanker hati bisa menurun hingga lebih dari 50 persen.

Kopi Baik untuk Kesehatan Jantung

Manfaat kopi juga mungkin baik bagi kesehatan jantung seseorang. Setidaknya hal ini berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh lembaga pendidikan ternama di dunia yang mengatakan bahwa minum kopi dalam jumlah sedang dapat melindungi seseorang dari kemungkinan terkena gagal jantung. Adapun jumlah sedang tersebut setara dengan dua cangkir kopi atau 236,5 ml tiap hari.

Sementara itu, hasil penelitian pada kelompok yang mengonsumsi empat cangkir kopi tiap hari menurunkan kemungkinan terkena gagal jantung turun hingga 11 persen dibandingkan kelompok yang tidak mengonsumsi kopi sama sekali. Hanya saja karena hal ini masih bersifat kemungkinan, maka hal ini masih memerlukan studi lebih lanjut.

Mempertahankan Tubuh Tetap Langsing

Kopi hitam merupakan salah satu minuman yang mengandung kalori dalam jumlah yang amat rendah. Mengenai manfaatnya, satu hal yang tidak disangka-sangka adalah kemampuannya membantu menjaga tubuh tetap langsing. Hal ini mungkin berkat kandungan kafein dalam minuman ini. Kafein adalah senyawa yang mampu mempercepat metabolisme dan mampu membantu proses pembakaran lemak dalam tubuh.

Meningkatkan Kinerja Otak

Manfaat lain yang tidak disangka-sangka berkat minuman kopi adalah mampu meningkatkan kinerja otak seseorang. Mengonsumsi secangkir kopi beberapa waktu sebelum melakukan ujian dianggap membuat seseorang tetap terjaga. Untuk menghindari efek gelisah yang ditimbulkan, maka sebaiknya campurlah kopi berkafein dengan yang tidak mengandung kafein, atau usahakan meminumnya setelah sarapan. Selain itu, hindari juga mengonsumsi minuman ini setidaknya empat jam sebelum tidur.

Manfaat kopi di atas mungkin masih membutuhkan penelitian lanjutan guna menguatkan bukti-bukti yang ada. Salah satu alasannya karena beberapa penelitian lain tidak menemukan hubungan manfaat seperti yang telah disebutkan di atas.  Selain itu, pada beberapa keadaan konsumsi kopi baik untuk dikurangi ataupun dihindari, misalnya bagi penderita tekanan darah tinggi atau yang memiliki hormon tiroid yang terlalu aktif (hipertiroid).