Suasana Hati Buruk? Atasi dengan Makanan Ini

Selain memiliki manfaat untuk kesehatan tubuh, makanan ternyata bisa memperbaiki suasana hati buruk. Lalu, makanan seperti apa yang bisa membuat suasana hati membaik?

Makanan dapat menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari gaya hidup yang tidak sehat dan membuat stres. Misalnya saja terlalu banyak mengonsumsi kafein akan menyebabkan kurang tidur. Kurang tidur berisiko stres, dan begitu seterusnya.

suasana hati buruk atasi dengan makanan ini - alodokter

Sebaliknya, kamu pasti sudah sering mendengar bagaimana makanan sehat bisa memberikan efek menenangkan pada diri kita, bukan? Penelitian menyatakan bahwa terdapat beberapa kandungan dari makanan yang terkait dengan efek menenangkan tersebut, antara lain magnesium, asam lemak omega-3, triptofan, cokelat, makan dengan indeks glikemik rendah, asam folat, dan berbagai vitamin B lainnya.

Makanan Pengikis Suasana Hati Negatif

Setelah mengetahui kandungan makanan yang berperan penting dalam memperbaiki suasana hati, saatnya mengetahui apa saja makanan yang bisa dikonsumsi. Beberapa jenis makanan di bawah ini bisa kamu pilih sebagai pemberi efek positif bagi suasana hatimu.
  • Pisang

Salah satu kontribusi penting dari pisang adalah asam amino triptofan dan vitamin B6. Vitamin B6  berperan mendukung proses pengubahan triptofan menjadi hormon serotonin. Hormon inilah yang memperbaiki suasana hati. Tidak heran jika triptofan sering digunakan sebagai obat untuk mengatasi depresi, insomnia, dan kecemasan. Kandungan lainnya yang tidak kalah penting dalam meredakan stres atau lelah adalah kalium.

  • Oatmeal

Memiliki kandungan glikemik yang rendah membuat oatmeal layak dijadikan makanan untuk mengobati suasana hati buruk. Makanan rendah glikemik akan melepaskan energi secara perlahan menuju aliran darahmu. Hal ini membantu gula darah dan suasana hati menjadi stabil. Oatmeal juga mengandung selenium yang efektif dalam menjaga suasana hati melalui pengaturan kelenjar tiroid.

  • Kacang Lentil

Kacang lentil adalah salah satu sumber karbohidrat kompleks sehingga membantu tubuh menambah produksi serotonin, hormon yang dapat membuat Anda merasa senang. Makanan ini juga membantu menstabilkan kadar gula darahmu, sehingga secara tidak langsung, mampu menstabilkan suasana hati.

Lentil juga kaya akan kandungan folat dan mampu meningkatkan kadar zat besi dalam tubuh. Meningkatnya kadar zat besi dapat memberimu energi yang cukup sehingga menjaga suasana hati tetap baik.

  • Yoghurt

Kandungan vitamin D dalam yoghurt menjadikan makanan ini patut untuk kamu konsumsi jika ingin menghindari suasana hati buruk. Sumber terbaik vitamin D memang sinar matahari yang menerpa kulit kita, namun jika masih belum cukup terpapar sinar mentari, diet makanan mengandung vitamin D masih bisa dilakukan. Kekurangan vitamin D terkait dengan kondisi depresi. Vitamin ini memiliki fungsi mengefektifkan penyerapan kalsium, zat yang juga berperan mengurangi tingkat stres dan kecemasan.

  • Air

Siapa yang bisa menyangkal peran penting air bagi tubuh? Kekurangan air bahkan dalam jumlah sedikit saja bisa mengganggu kesehatan fisik dan mentalmu. Kurangnya air juga berisiko menurunkan kemampuanmu untuk berkonsentrasi. Siapa yang mampu mempertahankan ketenangan suasana hati jika tidak mampu berkonsentrasi dengan baik?

Waktu Makan Juga Perlu Disesuaikan

Selain makanan yang tepat, cara makan berikut dianggap bisa membuat suasana hati seseorang membaik.
  • Makan tepat waktu

Sesibuk apa pun aktivitasmu sehari-hari, jangan pernah melewatkan makan, apalagi sarapan. Jika kamu pergi tanpa sarapan, artinya kamu memulai hari tanpa bahan bakar yang bisa diubah menjadi energi. Makan tepat waktu juga menghindarkan diri dari suasana hati buruk karena didera rasa lapar.

  • Mengetahui makanan yang harus dihindari

Beberapa makanan mengandung nutrisi yang bisa membuat gula darahmu naik dan turun secara tidak terkendali. Agar terhindar dari kondisi demikian, coba kurangi asupan gula karena mengandung karbohidrat olahan. Gula sederhana dalam permen, soda, sirup, dan selai berisiko menyebabkan gula darah naik dan turun dengan cepat. Efek yang sama bisa juga disebabkan oleh nasi putih, roti putih, dan kerupuk.

  • Makan dengan frekuensi yang cukup

Agar kadar gula darah menjadi stabil, makanlah dalam jarak yang cukup. Waktu yang direkomendasikan adalah makan tiap 4-5 jam. Makan teratur bisa menjaga tubuh tetap terpasok oleh energi secara berkelanjutan sehingga suasana hati tetap terjaga.

Sekarang, kamu sudah tidak bingung lagi menghadapi suasana hati buruk, bukan? Cukup konsumsi makanan secara teratur dan lakukan dengan cara yang benar, maka suasana hati yang negatif dapat menjauh dari hidupmu. Selamat mencoba!