Ucapkan Selamat Tinggal kepada Jerawat di Dagu

Yang pernah punya jerawat pasti tahu betapa menjengkelkannya jika muncul di wajah. Belum lagi jika ada di dagu. Jerawat di dagu jelas dapat mengganggu penampilan wajah.

Jerawat dapat muncul di berbagai tempat, tidak terkecuali pada dagu. Selain di wajah, jerawat juga bisa muncul di dada, leher, bahu, atau punggung. Jerawat muncul akibat penyumbatan pada folikel rambut di kulit. Penyumbatan ini disebabkan oleh kotoran yang bercampur dengan minyak dan sel kulit mati.

jerawat di dagu - alodokter

Bekas jerawat bisa meninggalkan jaringan parut di kulit, bahkan bisa menyebabkan gangguan emosional. Sebelum masalah jerawat di dagu ini mengganggu terlalu jauh, lebih baik segera disingkirkan.

Kenali Penyebabnya

Untuk menghilangkan atau menghindari datangnya jerawat di dagu, Anda harus tahu terlebih dahulu faktor-faktor penyebabnya.

Gaya hidup yang Dijalani

Satu hal yang bisa menjadi faktor penyebab adalah gaya hidup Anda. Terapkan gaya hidup berikut ini agar jerawat di dagu Anda tidak berani muncul lagi.

Jangan malas mandi. Kebiasaan malas mandi menjadi salah satu penyebab penumpukan kotoran, minyak, dan make up yang bergabung bersama keringat dan menyumbat pori-pori wajah. Segera mandi setelah beraktivitas dan biasakan untuk rutin membersihkan diri dan wajah.

Make up. Pilihlah make up yang berlabel nonacnegenic atau noncomedogenic. Hindari make up yang mengandung banyak minyak karena berisiko menyumbat pori-pori dan menyebabkan kulit berjerawat.

Asupan makanan. Kurangi konsumsi produk yang menggunakan gula olahan. Berbagai penelitian juga menganjurkan Anda mengurangi diet tinggi karbohidrat atau produk olahan susu. Produk-produk ini berpotensi meningkatkan risiko jerawat, termasuk di dagu. Sebagai salah satu usaha untuk mengurangi jerawat, konsumsilah makanan yang lebih sehat.

Hindari kebiasaan merokok. Kebiasaan ini juga wajib dihindari apabila Anda ingin mengurangi jerawat. Bukan hanya jerawat, merokok pun erat kaitannya dengan risiko datangnya penyakit lain.

Penyebab medis di Balik Jerawat

Jika Anda merasa bahwa gaya hidup bukan faktor pemicu tumbuhnya jerawat. termasuk di dagu, maka disarankan untuk memeriksakan diri ke dokter ahli. Mungkin Anda mengalami kondisi lain yang lebih serius, antara lain:

Ketidakseimbangan hormon. Dokter biasanya akan melakukan pemeriksaan seperti tes darah untuk mengetahui adanya ketidaknormalan pada kadar hormon. Jika terbukti bahwa jerawat Anda bersifat hormonal, dokter akan memberikan obat untuk menyeimbangkan hormon.

Sindrom ovarium polikistik. Jerawat yang tumbuh banyak, termasuk di dagu, berkemungkinan sebagai pertanda bahwa Anda mengidap sindrom ovarium polikistik. Pada kondisi ini, jerawat terjadi karena adanya peningkatan hormon testosteron. Sebagai langkah penanganan, dokter spesialis kandungan dapat memberikan obat-obatan ataupun penanganan lainnya untuk meredakan gejala.

Jerawat Disebabkan oleh Pakaian Sehari-hari

Tanpa disadari, pakaian-pakaian Anda mungkin menjadi salah satu faktor penyebab timbulnya jerawat. Selain pakaian, periksa juga hal-hal yang berkaitan dengan pakaian.

Kemungkinan alergi. Jerawat di dagu mungkin saja timbul akibat alergi pada kulit. Alergen atau penyebab alerginya bisa dari baju, syal, atau pakaian lain yang terbuat dari bahan tertentu yang bersentuhan dengan kulit. Segera singkirkan pakaian Anda yang diduga kuat menjadi penyebab alergi ini.

Pilih deterjen yang cocok. Ada sebagian deterjen yang terlalu keras bagi kulit beberapa orang. Akibatnya, kulit bisa memerah dan timbul bintik-bintik yang menyerupai jerawat.

Perhatikan helm. Helm yang kotor juga bisa menjadi faktor penyebab timbulnya jerawat di dagu. Oleh karena itu, cucilah helm secara teratur agar tetap terjaga kebersihannya.

Pilihan untuk Menggunakan Obat-Obatan

Anda dapat mencoba menggunakan pembersih wajah yang mengandung benzoil peroksida atau asam salisilat maupun kombinasi keduanya. Kedua zat ini dapat membunuh bakteri penyebab jerawat. Selain itu juga membersihkan pori-pori dari penyumbatan sehingga dapat membantu meredakan jerawat di dagu yang membandel sekaligus mencegah timbulnya jerawat.

Jika tidak tahan lagi dengan jerawat di dagu yang membandel, mintalah pengobatan dari dokter. Dokter akan memeriksa dan memberikan pilihan perawatan yang cocok, misalnya obat minum, chemical peeling, microdermabrasi, atau menggunakan laser.

Ubah Gaya Hidup Anda dari Sekarang

Ketika jerawat di dagu tidak juga sembuh, ubahlah gaya hidup Anda. Hindari makanan yang bersifat memicu jerawat, seperti produk susu, ganti dengan makanan yang lebih sehat, seperti ikan, minyak zaitun, dan biji-bijian.

Rawatlah wajah dengan lebih baik. Hindari menggosok wajah yang berjerawat terlalu keras. Satu hal lagi, jangan malas untuk membersihkan wajah secara teratur.

Belajarlah meredakan stres. Stres dapat menjadi faktoryang memperburuk kondisi wajah yang berjerawat. Dari dalam, hal ini mungkin terjadi karena faktor hormonal. Dari luar, stres cenderung menjadikan Anda kurang peduli dalam merawat wajah. Meditasi, olahraga, atau melakukan hal-hal yang disukai bisa dilakukan untuk meredakan stres.

Jerawat di dagu yang tidak sembuh-sembuh memang menyebalkan. Saat sedang menjalani proses penyembuhan, hindari mencungkil-cungkil jerawat agar tidak membuat kulit teriritasi, menyebabkan jerawat bertambah parah, atau bahkan menciptakan jaringan parut (scar).