Tak hanya muncul di wajah, jerawat juga bisa muncul di bagian tubuh lain, termasuk di punggung. Jika Anda mengalami jerawat punggung, ada beberapa cara menghilangkan jerawat di punggung yang bisa Anda coba. Cara tersebut termasuk cara alami ataupun dengan obat-obatan dari dokter.

Penyebab munculnya jerawat di punggung umumnya tidak berbeda dengan penyebab munculnya jerawat di wajah atau di bagian tubuh lainnya. Jerawat bisa muncul ketika folikel atau tempat tumbuhnya rambut di kulit tersumbat oleh sel kulit mati dan minyak alami kulit atau sebum.

Ketahui Beragam Cara Menghilangkan Jerawat Punggung - Alodokter

Folikel yang tersumbat kemudian bisa membengkak dan meradang bila terinfeksi bakteri. Kondisi inilah yang disebut jerawat.

Selain itu, ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko munculnya jerawat di punggung atau di bagian tubuh lainnya, misalnya perubahan hormon, stres, efek samping obat-obatan tertentu, sering berkeringat, dan faktor genetik.

Cara Menghilangkan Jerawat Secara Alami

Jerawat punggung yang berukuran kecil dan tidak nyeri biasanya bisa diatasi dengan beberapa cara alami di rumah, yaitu:

1. Bersihkan diri setelah beraktivitas

Keringat yang banyak bermunculan, misalnya pada saat setelah berolahraga atau kepanasan, dapat menumpuk dan menyumbat folikel rambuh. Hal ini dapat membuat jerawat di punggung mudah tumbuh. Oleh karena itu, segeralah mandi dan jangan lupa untuk bersihkan bagian punggung, terutama setelah tubuh banyak berkeringat.

2. Gunakan pakaian yang menyerap keringat

Agar tubuh tidak banyak berkeringat dan tetap sejuk, gunakanlah pakaian dengan bahan yang mampu menyerap keringat, misalnya katun. Hindari pakaian yang terbuat dari bahan sintetis, seperti poliester, karena bahan ini tidak mampu menyerap keringat dengan baik.
Selain itu, Anda juga perlu mengganti pakaian ketika pakaian sudah basah karena keringat. Jika dikenakan terlalu lama, pakaian yang basah terkena keringat dapat menyebabkan jerawat di punggung mudah muncul.

3. Oleskan obat jerawat

Jerawat di punggung bisa diatasi dengan obat jerawat yang bisa dibeli bebas, seperti obat jerawat yang mengandung asam glikolat, asam salisilat, atau benzoil peroksida.
Obat-obatan tersebut tersedia dalam bentuk krim, salep, atau gel. Oleskan obat jerawat pada punggung yang berjerawat sebanyak 2 kali sehari atau sesuai petunjuk penggunaan produk.
Saat mengoleskan obat jerawat di punggung, tunggulah sampai beberapa menit hingga obat tersebut meresap sebelum Anda menggunakan pakaian.

4. Jagalah kebersihan rambut

Rambut panjang yang tergerai hingga ke punggung ternyata bisa meningkatkan risiko terbentuknya jerawat punggung. Hal ini dikarenakan kotoran dan minyak pada rambut dapat menyumbat pori-pori kulit di punggung.
Oleh karena itu, jika Anda memiliki rambut yang panjang, Anda disarankan untuk lebih sering mengikat rambut saat beraktivitas dan keramas secara teratur.

5. Kurangi konsumsi makanan tertentu

Makanan yang banyak mengandung gula atau memiliki indeks glikemik yang tinggi diduga dapat menyebabkan jerawat lebih mudah muncul.
Oleh karena itu, untuk mengatasi jerawat punggung atau di tempat lainnya, Anda disarankan untuk membatasi konsumsi makanan dengan indeks glikemik yang tinggi, seperti nasi putih, roti tawar, mi, kentang goreng, cemilan manis, seperti kue dan es krim, serta minuman bersoda.

Cara Menghilangkan Jerawat Punggung dengan Obat-obatan

Jika cara-cara alami di atas tidak efektif untuk menghilangkan jerawat di punggung atau jika jerawat yang muncul di punggung cukup banyak dan terasa nyeri, Anda disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter kulit. Jangan tunggu jerawat punggung pecah karena hal tersebut dapat meninggalkan bekas jerawat yang sulit dihilangkan.

Untuk mengatasi jerawat yang membandel di punggung Anda, dokter dapat meresepkan obat jerawat berikut ini:

  • Krim retinoid, seperti ​​tretinoin atau isotretinoin, untuk jerawat punggung yang parah
  • Krim, salep, atau gel antibiotik
  • Pil KB

Selain itu, dokter juga mungkin akan menyuntikkan kortikosteroid pada jerawat punggung yang berukuran besar dan meradang atau jerawat kistik.

Saat jerawat punggung muncul, hindari kebiasaan yang dapat memperparah jerawat, misalnya memencet jerawat, memakai baju yang terlalu ketat dan tidak menyerap keringat, serta memakai tas punggung karena membuat punggung mudah berkeringat dan lembap.

Jika jerawat punggung tidak kunjung mereda, bernanah, atau muncul beserta keluhan lain, seperti demam, sebaiknya Anda memeriksakannya ke dokter kulit untuk mendapatkan penanganan yang tepat.