Cara menghilangkan benjolan di lubang dubur penting untuk diketahui karena kondisi ini sering menimbulkan rasa tidak nyaman saat duduk, bergerak, atau buang air besar. Benjolan di area ini dapat disebabkan oleh berbagai hal, sehingga penanganannya perlu disesuaikan dengan penyebabnya.
Benjolan di lubang dubur umumnya disebabkan oleh wasir (ambeien), abses anus, kutil anus, atau benjolan akibat iritasi dan infeksi kulit di sekitar anus. Gejala yang dapat menyertai meliputi nyeri, gatal, dan perdarahan ringan setelah buang air besar. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara menghilangkan benjolan di lubang dubur agar keluhan tidak berkembang menjadi semakin parah.

Cara Menghilangkan Benjolan di Lubang Dubur
Benjolan di lubang dubur dapat diatasi secara mandiri atau dengan perawatan medis, tergantung penyebab dan tingkat keparahannya. Berikut ini adalah beberapa cara menghilangkan benjolan di lubang dubur:
1. Menempelkan kompres dingin pada area benjolan
Salah satu cara menghilangkan benjolan di lubang dubur adalah kompres benjolan menggunakan air dingin. Cara ini dapat mengurangi pembengkakan dan rasa sakit yang muncul.
Caranya sederhana, siapkan es batu yang telah dibungkus dengan kain, lalu kompres di bagian benjolan selama 15 menit. Anda bisa mengulanginya beberapa kali dalam sehari.
2. Menjaga kebersihan area dubur
Menjaga kebersihan area dubur juga bisa membantu menghilangkan benjolan di lubang dubur. Hal ini sangat penting agar tidak terjadi iritasi atau infeksi yang memperparah benjolan. Bersihkan area tersebut dengan air mengalir setelah buang air besar.
Hindari menggunakan sabun wangi atau menggosok terlalu keras, karena dapat menimbulkan iritasi kulit. Setelah dibersihkan, keringkan area dubur dengan lembut menggunakan handuk bersih atau tisu kering agar kelembapan berlebih tidak memicu tumbuhnya bakteri.
3. Menggunakan salep atau krim yang dijual bebas
Jika benjolan disebabkan oleh wasir, Anda dapat menggunakan salep atau krim yang mengandung hidrokortison, lidokain, atau bahan pendingin lain sesuai anjuran apoteker. Obat ini dapat membantu meredakan nyeri, gatal, dan peradangan ringan.
Pastikan untuk membaca petunjuk pemakaian sebelum mengoleskan obat. Hindari penggunaan jangka panjang tanpa pengawasan dokter untuk menghindari terjadinya penipisan kulit di sekitar anus.
4. Melakukan sitz bath
Sitz bath adalah cara menghilangkan benjolan di lubang dubur dengan merendam bokong di dalam air hangat. Cara ini dapat membantu mengurangi nyeri, peradangan, dan rasa tidak nyaman akibat wasir atau abses kecil.
Untuk melakukannya, Anda hanya perlu merendam bokong di dalam air hangat selama 10–15 menit. Lakukan beberapa kali sehari agar lebih optimal dalam mengendurkan otot di sekitar anus.
5. Mengonsumsi makanan tinggi serat
Konsumsi makanan tinggi serat, seperti sayur, buah, dan biji-bijian dapat membantu melancarkan buang air besar sehingga tidak menambah tekanan pada benjolan di lubang dubur. Serat juga membantu melembutkan feses dan mencegah sembelit.
Selain itu, pastikan Anda minum air putih setidaknya 8 gelas per hari untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi. Hindari kebiasaan menahan buang air besar karena dapat memperparah pembengkakan dan memperlambat pemulihan benjolan di lubang dubur.
6. Mengonsumsi obat-obatan
Selain perawatan di rumah, cara menghilangkan benjolan di lubang dubur juga bisa dilakukan dengan mengonsumsi obat, seperti obat pencahar atau obat dengan ekstrak flavonoid. Obat pencahar membantu melunakkan feses agar buang air besar menjadi lebih mudah dan tidak menambah tekanan pada anus.
Selain itu, obat yang mengandung ekstrak flavonoid dapat membantu mengecilkan pembengkakan pada pembuluh darah di anus. Namun, penggunaannya harus berdasarkan resep dan anjuran dokter untuk meminimalkan risiko terjadinya efek samping.
7. Menjalani rubber band ligation
Rubber band ligation merupakan salah satu cara menghilangkan benjolan di lubang dubur akibat ambeien yang tergolong ringan hingga sedang. Prosedur ini dilakukan dengan mengikat bagian atas benjolan menggunakan karet gelang medis untuk menghentikan aliran darahnya.
Dalam waktu sekitar satu minggu, jaringan yang terikat akan mati dan benjolan akan lepas dengan sendirinya. Prosedur ini efektif dan tidak memerlukan rawat inap.
8. Menjalani skleroterapi
Skleroterapi adalah cara menghilangkan benjolan di lubang dubur yang dilakukan dengan menyuntikkan obat ke pembuluh darah yang bengkak agar mengecil. Metode ini juga bermanfaat untuk mengatasi perdarahan ringan akibat wasir.
Selain aman dan minim rasa sakit, skleroterapi sering dipilih karena dapat dilakukan dengan cepat tanpa perlu operasi. Dokter akan menentukan dosis dan jenis cairan sesuai kondisi pasien.
9. Menjalani terapi koagulasi inframerah
Cara menghilangkan benjolan di lubang dubur berikutnya adalah terapi koagulasi inframerah. Tindakan ini menggunakan sinar inframerah untuk memanaskan pembuluh darah di sekitar anus agar menyusut dan akhirnya hilang.
Prosedur ini cocok untuk wasir ringan hingga sedang dan dilakukan secara rawat jalan. Setelah terapi, pasien disarankan untuk menjaga pola makan tinggi serat agar hasil lebih optimal.
10. Menjalani operasi
Jika benjolan di lubang dubur sudah parah atau sering kambuh, cara terakhir untuk menghilangkannya adalah melalui operasi atau hemoroidektomi. Prosedur ini bertujuan mengangkat jaringan wasir atau benjolan yang membesar.
Operasi dilakukan di bawah anestesi agar pasien tidak merasakan sakit. Selain hemoroidektomi, ada juga teknik lain seperti hemorrhoid stapling yang dapat membantu mengurangi risiko kekambuhan.
Itulah beberapa cara menghilangkan benjolan di lubang dubur yang bisa dilakukan. Jika Anda mengalami perdarahan hebat, benjolan semakin besar dan nyeri, muncul demam, atau kesulitan buang air kecil, segera periksakan diri ke dokter agar mendapatkan penanganan yang sesuai.
Namun, jika Anda masih ragu atau khawatir mengenai cara menghilangkan benjolan di lubang dubur yang sesuai dengan kondisi Anda, konsultasikan terlebih dahulu melalui Chat Bersama Dokter di aplikasi ALODOKTER agar memperoleh saran yang tepat dan sesuai dengan kondisi yang mendasarinya.