Obat sakit gigi anak tradisional menjadi pilihan banyak orang tua untuk membuat Si Kecil merasa lebih nyaman hingga keluhan sakit gigi mereda. Solusi alami ini mudah ditemukan di dapur, serta dinilai lebih aman sebagai pertolongan pertama sebelum mendapatkan penanganan dari dokter gigi. 

Sakit gigi pada anak biasanya disebabkan oleh gigi berlubang, pertumbuhan gigi, atau radang pada gusi. Meskipun obat sakit gigi anak tradisional tidak bisa menyelesaikan keluhan hingga tuntas, bahan alami tertentu telah lama digunakan untuk membantu meredakan nyeri dan peradangan ringan.

10 Obat Sakit Gigi Anak Tradisional yang Mudah Ditemukan di Rumah - Alodokter

Namun, sebelum menggunakan obat sakit gigi anak tradisional, selalu pastikan bahan yang dipilih bersih, segar, dan aman, serta sesuai dengan usia anak. Hindari penggunaan berlebihan, supaya tidak menimbulkan iritasi, alergi, atau efek samping pada buah hati Bunda.

Pilihan Obat Sakit Gigi Anak Tradisional

Ada beberapa obat sakit gigi anak tradisional yang bisa dijadikan pertolongan pertama di rumah, di antaranya:

1. Air garam hangat

Obat sakit gigi anak tradisional ini sangat mudah dibuat. Larutkan sekitar setengah sendok teh garam ke dalam segelas air hangat (sekitar 200 ml), lalu aduk hingga garam larut sempurna. Mintalah anak yang sudah bisa berkumur untuk berkumur dengan air garam selama 30 detik, lalu buang airnya. 

Air garam membantu membunuh kuman, mengurangi pembengkakan, dan membersihkan sisa makanan yang mungkin menempel di sela-sela gigi. Jangan gunakan air terlalu panas agar tidak melukai gusi Si Kecil ya, Bun. 

2. Kompres dingin

Obat sakit gigi anak tradisional berikutnya adalah kompres dingin. Siapkan kain bersih, lalu masukkan beberapa es batu dan bungkus. Tempelkan kain ke pipi di sisi gigi yang sakit selama 10–15 menit. Cara ini membantu mengurangi rasa nyeri dan pembengkakan akibat peradangan di gusi atau jaringan sekitar gigi. 

Pastikan es tidak langsung mengenai kulit anak agar tidak menyebabkan iritasi atau frostbite.

3. Minyak cengkeh

Minyak cengkeh sering dijadikan obat sakit gigi anak tradisional karena kandungan eugenol di dalamnya yang bersifat analgesik dan antimikroba. Untuk mendapatkan manfaatnya, teteskan sedikit minyak cengkeh pada kapas bersih, lalu tempelkan secara perlahan ke area gigi yang sakit selama beberapa menit. 

Hindari meneteskan minyak cengkeh langsung ke gusi atau membiarkan anak menelan minyak cengkeh, karena rasanya cukup kuat dan bisa menyebabkan iritasi mulut bila berlebihan.

4. Daun sirih

Obat sakit gigi anak tradisional berikutnya adalah daun sirih. Cara menggunakannya, ambil 2–3 lembar daun sirih segar, cuci bersih, lalu rebus hingga air mendidih mendidih. Setelah hangat, gunakan air rebusan sebagai obat kumur. 

Daun sirih dikenal mengandung senyawa antibakteri yang dapat mengurangi kuman penyebab plak dan radang di rongga mulut. Namun, pastikan anak cukup besar untuk berkumur dan tidak menelan air rebusan ini ya, Bun.

5. Bawang putih

Obat sakit gigi anak tradisional ini memanfaatkan senyawa allicin yang bersifat antibakteri. Caranya, ambil 1 siung bawang putih, kupas dan cuci bersih, kemudian haluskan. Tempelkan bawang putih halus tersebut pada bagian gigi yang nyeri menggunakan kapas bersih selama 5–10 menit, lalu bilas mulut anak. 

Jangan menggunakan bawang putih dalam jumlah banyak, sebab rasanya tajam dan bisa menyebabkan iritasi mulut.

6. Kunyit

Obat sakit gigi anak tradisional dari kunyit memanfaatkan kurkumin yang dapat meredakan peradangan dan nyeri. Haluskan sedikit kunyit segar, lalu campurkan dengan air hangat secukupnya hingga menjadi pasta. 

Setelah itu, oleskan pasta kunyit tipis-tipis pada gigi atau gusi yang nyeri menggunakan cotton bud, tunggu 5–10 menit, lalu bilas dengan air hangat. Penggunaan kunyit ini juga bisa mencegah infeksi gigi dan gusi.

7. Serai

Serai atau sereh sering digunakan dalam ramuan herbal karena mengandung minyak atsiri yang bersifat antimikroba. Untuk menggunakannya, rebus 1–2 batang serai segar yang sudah dicuci bersih dengan air secukupnya hingga mendidih. Setelah hangat, air rebusan serai dapat digunakan untuk berkumur. 

Obat sakit gigi anak tradisional ini membantu membersihkan mulut dan menekan pertumbuhan bakteri penyebab sakit gigi.

8. Teh hijau

Teh hijau kaya akan antioksidan dan senyawa antibakteri yang efektif sebagai obat sakit gigi anak tradisional. Untuk membuatnya, seduh satu kantong teh hijau atau satu sendok teh daun teh hijau dalam air panas, diamkan hingga hangat. 

Gunakan air seduhan untuk berkumur 2–3 kali sehari. Teh hijau dapat meredakan peradangan dan memberikan efek segar di mulut.

9. Jahe

Jahe juga dapat dijadikan obat sakit gigi anak tradisional karena sifat antiradang dan analgesik yang dimilikinya. Iris beberapa ruas jahe segar dan rebus dalam air hingga mendidih. Setelah airnya hangat, gunakan untuk berkumur selama 30 detik. Jahe membantu mengurangi rasa sakit dan pembengkakan di sekitar gigi serta gusi.

10. Lidah buaya

Gel lidah buaya mengandung senyawa antiradang dan menyejukkan, yang bermanfaat sebagai obat sakit gigi anak tradisional. Ambil gel lidah buaya segar, oleskan tipis pada gusi yang nyeri dengan jari bersih atau cotton bud, tunggu beberapa menit, lalu bilas. Pastikan gel lidah buaya tidak tertelan dan hentikan penggunaan jika muncul tanda alergi.

Semua obat sakit gigi anak tradisional di atas hanya boleh diberikan pada anak yang sudah mampu berkumur dan tidak memiliki riwayat alergi terhadap bahan alami tersebut. Jika muncul gejala alergi, seperti ruam, bengkak, atau gatal-gatal, segera hentikan penggunaan dan konsultasikan ke dokter.

Hal yang Perlu Diperhatikan

Perlu diingat, obat sakit gigi anak tradisional hanya boleh digunakan sebagai pertolongan awal dan tidak menggantikan pemeriksaan dari dokter gigi. Agar senantiasa aman untuk Si Kecil, pastikan bahan dalam kondisi bersih dan segar, serta gunakan dengan pengawasan orang tua, terutama pada anak di bawah usia 6 tahun. 

Hindari menekan atau menggosok daerah gigi dan gusi terlalu keras, agar tidak memperparah sakit gigi pada anak. Pastikan anak tidak menelan larutan herbal apa pun yang Bunda berikan, ya.

Jika sakit gigi pada anak tidak juga membaik, bahkan disertai demam, pembengkakan parah, atau si Kecil sampai kesulitan makan dan tidur, segera periksakan ke dokter gigi. Penanganan yang cepat dapat mencegah komplikasi dan menjaga kesehatan gigi serta mulut anak.

Obat sakit gigi anak tradisional merupakan solusi praktis di saat darurat. Namun, jika keluhan berlanjut atau memburuk, jangan ragu untuk Chat Bersama Dokter melalui aplikasi ALODOKTER demi keamanan dan kenyamanan Si Kecil ya, Bun.