Selain osteoporosis, ada sejumlah penyakit tulang yang tergolong langka, di antaranya adalah penyakit paget, osteogenesis imperfecta, metastasis tulang, dan osteodistrofi ginjal. Berikut penjelasan seputar penyakit tersebut beserta penyebabnya.

Laju pertumbuhan tulang diketahui terjadi pada usia kanak-kanak, remaja, hingga dewasa muda. Masa pertumbuhan ini perlu didukung dengan asupan kalsium, vitamin D dan olahraga yang cukup agar tulang kuat dan tidak mudah keropos. Pasalnya, menginjak usia 20 tahun, tulang cenderung lebih mudah rapuh dan menyebabkan masalah kesehatan pada tulang.

4 Penyakit Tulang yang Jarang Diketahui - Alodokter

Mengenal Jenis-jenis Penyakit Tulang yang Tergolong Langka

Namun meski sudah berusaha dengan baik melindungi tulang dengan memenuhi kebutuhan gizi dan gaya hidup yang baik, ada juga penyakit tulang yang tetap bisa menyerang. Penyakit-penyakit tulang jenis ini kebanyakan menyerang karena terkait dengan genetik, lingkungan, dan penyakit tertentu yang diderita. Beberapa penyakit tulang jenis ini antara lain adalah:

  • Penyakit Paget

Salah satu penyakit tulang yang jarang didengar adalah penyakit Paget. Kondisi ini terjadi ketika siklus pembaharuan dan perbaikan tulang tidak berjalan sebagaimana mestinya. Pada kasus ini, regenerasi tulang berlangsung lebih cepat dari yang seharusnya. Hanya saja, penyebab utama dari kelainan ini masih belum diketahui secara pasti. Dugaan sementara adalah faktor genetik di dalam keluarga dan faktor lingkungan.

Akibat kelainan pada proses regenerasi tersebut, tulang justru menjadi lemah dan akhirnya mengalami kelainan bentuk (deformitas). Gejala umum dari penyakit tulang jenis ini adalah timbulnya nyeri tulang. Nyeri ini biasanya sering terjadi pada daerah panggul dan tulang belakang. Saat berbaring, nyeri pada tulang kian menjadi-jadi alias makin tidak tertahankan.

Pada banyak kasus penyakit Paget, tidak ada gejala yang muncul sehingga penyakit ini hanya bisa diketahui saat terjadi tulang retak atau patah atau saat memeriksakan diri pada dokter. Oleh karena itu yang setidaknya bisa dilakukan adalah segera menemui dokter saat mengalami gejala nyeri pada tulang atau terjadi perubahan bentuk pada tulang.

  • Osteogenesis imperfecta

Nama lain osteogenesis imperfecta (OI) adalah penyakit tulang rapuh. Kondisi ini ditandai dengan pembentukan tulang yang tidak sempurna. Kondisi fisik pasien dengan penyakit ini dapat terlihat pada tulangnya yang mengalami kerapuhan dan mudah retak atau patah. Penyakit tulang jenis ini biasanya sudah muncul sejak lahir, dan terjadi pada anak-anak yang keluarganya memiliki riwayat penyakit serupa alias genetik.

Kebanyakan dari kelainan tulang ini bersifat ringan. Saat penyakit tulang rapuh ini berkembang menjadi parah, maka hal tersebut bisa mengakibatkan terjadinya gagal jantung, sumsum tulang belakang bermasalah, cacat fisik permanen, atau hilangnya pendengaran.

Hingga saat ini belum ada pengobatan yang dapat menyembuhkan penyakit tulang ini. Namun upaya penanganan dengan obat-obatan, fisioterapi, serta rehabilitasi khusus dapat membantu penderitanya untuk dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan normal. Pada beberapa kasus, diperlukan operasi tulang untuk mengatasi efek kerusakan tulang pada penyakit tulang ini.

  • Metastasis tulang

Penyakit tulang berikutnya adalah metastasis tulang yang terjadi ketika sel-sel kanker menyebar ke tulang. Adapun sel-sel kanker yang bisa menyebar ini bisa berasal dari berbagai jenis kanker yang sebelumnya sudah ada. Metastasis tulang biasanya lebih sering terjadi pada tulang belakang, panggul, dan tulang paha. Kemungkinannya, penyakit ini merupakan indikasi awal bahwa seseorang menderita kanker.

Namun pada beberapa kasus, metastasis tulang mungkin saja terjadi setelah seseorang menjalani pengobatan kanker beberapa tahun lalu. Kanker payudara dan kanker prostat merupakan jenis-jenis kanker yang sering menyebarkan sel-sel kanker ke tulang.

Penyakit tulang jenis ini dapat menyebabkan nyeri dan patah tulang. Pada umumnya, kanker yang telah menyebar hingga ke tulang tidak bisa disembuhkan. Pada kondisi kanker yang sudah tidak bisa disembuhkan lagi (kanker stadium 4), perawatan yang diberikan hanya dimaksudkan untuk mengurangi rasa sakit. Dalam hal ini, perawatan juga dilakukan untuk meringankan gejala-gejala lain akibat metastasis tulang.

  • Osteodistrofi ginjal

Osteodistrofi ginjal adalah penyakit tulang yang khusus menimpa seseorang yang mengalami gangguan ginjal. Gangguan ginjal tersebut ditandai dengan ketidakmampuan ginjal dalam mempertahankan keseimbangan komposisi kalsium dan fosfor di dalam darah. Gangguan jenis ini merupakan hal yang umum terjadi pada orang-orang berpenyakit ginjal dan pada sebagian besar pasien cuci darah.

Waspadai jika penyakit ini menimpa anak-anak yang tulangnya masih berkembang karena akan berdampak serius di kemudian hari. Sebagian dari dampak tersebut adalah terhambatnya pertumbuhan tulang dan menyebabkan penderita mengalami cacat. Kecacatan yang terjadi bisa berupa kedua kaki menekuk ke arah dalam atau keluar.

Bentuk kelainan tulang jenis ini biasa disebut dengan rakitis ginjal. Satu lagi dampak dari gangguan pertumbuhan tulang yang dapat terlihat jelas adalah postur tubuh pendek pada anak.

Gejala penyakit ini dapat dipantau dari pertumbuhan anak-anak yang menderita penyakit ginjal, bahkan sebelum mereka diharuskan menjalani dialisis. Sebaliknya pada orang dewasa, gejala baru muncul setelah penderita menjalani cuci darah selama beberapa tahun.

Penyakit tulang di atas memang masih belum diketahui secara luas, namun setidaknya kini sudah ada gambaran singkat mengenai gejala-gejala dari penyakit ini. Satu lagi yang perlu diingat adalah semua orang berisiko terkena penyakit ini. Jangan ragu untuk berkonsultasi ke dokter guna mendapatkan informasi yang lebih akurat dan lengkap.