Manfaat ceker ayam untuk anak semakin banyak diperbincangkan seiring meningkatnya kesadaran orang tua terhadap asupan gizi anak. Tak hanya gurih dan digemari banyak anak, ceker ayam juga mengandung berbagai nutrisi penting yang dapat menunjang tumbuh kembang anak.

Ceker ayam kerap dianggap sebagai bagian dari ayam yang kurang bernutrisi, bahkan sering dikaitkan dengan mitos seputar kesehatan. Padahal, terdapat banyak manfaat ceker ayam untuk anak lho, terutama bila diberikan dengan cara yang higienis dan dalam porsi wajar. Pasalnya, ceker ayam mengandung protein, kolagen, kalsium, serta mineral lain yang bermanfaat untuk kesehatan anak. 

5 Manfaat Ceker Ayam untuk Anak yang Sayang Bila Dilewatkan - Alodokter

Beragam Manfaat Ceker Ayam untuk Anak

Berikut ini adalah beberapa manfaat ceker ayam yang bisa Si Kecil dapatkan:

1. Mendukung pertumbuhan tulang dan gigi

Salah satu manfaat ceker ayam untuk anak adalah dapat mendukung pertumbuhan tulang dan gigi anak. Hal ini karena ceker ayam mengandung kalsium dan fosfor yang dapat membantu memperkuat struktur tulang dan gigi. 

Selain itu, manfaat ceker ayam untuk anak satu ini juga ada karena ceker ayam mengandung magnesium, yaitu mineral yang dapat membantu tubuh menyerap kalsium dengan lebih efisien, sehingga pembentukan tulang dan gigi anak menjadi maksimal.

2. Menjaga kesehatan sendi

Kolagen adalah salah satu kandungan unggulan yang ada di dalam ceker ayam. Kandungan tersebut berperan penting dalam menjaga elastisitas dan kekuatan sendi-sendi tubuh anak. Nah, dengan sendi yang sehat dan lentur, anak lebih leluasa bergerak aktif tanpa mudah mengalami cedera saat berolahraga atau bermain. 

Selain itu, kolagen juga membantu mempercepat perbaikan jaringan sendi anak yang mengalami stres atau kerusakan, sehingga anak tetap aktif dan nyaman menjalani aktivitas sehari-hari.

3. Menjaga kesehatan kulit

Kolagen dalam ceker ayam juga sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan kulit anak, terutama pada anak-anak yang aktif. Pasalnya, kolagen dapat membantu mempercepat proses perbaikan kulit saat kulit anak mengalami lecet, goresan, atau luka kecil akibat bermain. 

Selain itu, kandungan kolagen dalam ceker ayam juga bermanfaat untuk menjaga elastisitas kulit dan memberikan kelembapan pada kulit Si Kecil sehingga kulitnya tidak mudah kering.

4. Mendukung fungsi otot dan jaringan tubuh

Ceker ayam juga mengandung protein. Nah, kandungan ini berperan sebagai bahan baku utama pembentukan dan pemeliharaan otot dan jaringan tubuh. Asupan protein yang cukup sangat penting bagi anak, karena jaringan otot mereka terus berkembang seiring pertumbuhan tubuh. 

Selain membangun massa otot, protein juga membantu memperbaiki jaringan tubuh lain yang rusak, seperti sel-sel darah, kulit, hingga organ-organ vital. Hal ini membuat anak lebih cepat pulih jika mengalami cedera atau kelelahan setelah beraktivitas.

5. Membantu meningkatkan daya tahan tubuh

Memberikan ceker ayam kepada anak juga dipercaya dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh anak. Hal ini karena ceker ayam mengandung zinc yang berperan penting untuk membantu produksi dan meningkatkan fungsi sel-sel imun, sehingga tubuh anak lebih tahan terhadap serangan bakteri atau virus penyebab penyakit. 

Selain itu, manfaat ceker ayam untuk anak satu ini juga ada berkat kandungan magnesium di dalam ceker ayam yang dapat menstabilkan reaksi kimia dalam tubuh yang mendukung kinerja sistem imun agar lebih optimal. 

Nah, dengan kombinasi kedua kandungan tersebut, hal itu dapat membantu anak lebih jarang sakit dan pulih lebih cepat bila mengalami infeksi.

Tips Aman Mengolah dan Memberikan Ceker Ayam untuk Anak

Untuk memperoleh manfaat ceker ayam tersebut, Bunda bisa menyajikannya dalam berbagai bentuk hidangan yang menggugah selera, seperti sup ceker ayam, ceker ayam kuah bening, dan ceker ayam kecap.

Namun, agar manfaat ceker ayam untuk anak bisa didapat secara maksimal, Ada beberapa hal yang perlu Bunda perhatikan sebelum memberikan ceker ayam pada anak. Berikut beberapa di antaranya:

  • Pilih ceker ayam yang masih dalam kondisi segar, tidak berlendir, dan tidak berbau.
  • Pastikan kupas kulit luar yang keras, buang kuku, dan cuci ceker ayam hingga benar-benar bersih. 
  • Pilih metode memasak yang sehat, seperti direbus atau dikukus. Hindari menggoreng dengan banyak minyak atau menggunakan MSG serta garam berlebihan.
  • Pastikan ceker ayam dimasak hingga empuk dan pisahkan dari tulangnya, terutama untuk anak balita guna mencegah risiko tersedak.
  • Sajikan ceker ayam sebagai hidangan pelengkap, bukan sebagai satu-satunya sumber protein dan batasi pemberiannya agar tidak berlebihan, karena ceker ayam juga mengandung kolesterol dan lemak.
  • Selalu dampingi anak ketika makan ceker ayam, serta ajarkan cara mengunyah yang benar dan perlahan agar anak tidak tersedak.

Ceker ayam umumnya aman untuk anak konsumsi. Namun, pada beberapa kasus, ceker ayam ternyata bisa menyebabkan terjadinya alergi. Oleh karena itu, tetap perhatikan apakah ada reaksi alergi atau tidak saat anak mengonsumsinya, terutama jika anak memiliki riwayat alergi. 

Bila perlu, Bunda juga bisa lho konsultasi terlebih dahulu ke dokter melalui aplikasi ALODOKTER sebelum memberikan ceker ayam pada anak. Dengan begitu, manfaat ceker ayam untuk anak pun bisa ia peroleh dengan maksimal.