Efek Konsumsi Micin Berlebihan, Ini Dampaknya bagi Kesehatan

Penggunaan micin dengan takaran secukupnya diklaim tidak menimbulkan bahaya kesehatan. Kendati demikian, beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi micin secara berlebihan diyakini dapat menimbulkan dampak buruk terhadap tubuh dan kesehatan.

Seperti halnya garam dan merica, penggunaan micin atau kerap disebut MSG (Monosodium glutamate) untuk penyedap rasa makanan dalam takaran secukupnya telah diakui keamanannya oleh badan kesehatan dunia (WHO). Selain itu, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia juga telah mengakui keamanan pemakaiannya. Sejauh ini belum terdapat data yang akurat untuk menyatakan dosis aman penggunaan micin, namun lembaga-lembaga tersebut menyatakan penggunaan micin dalam dosis antara 0,5 - 1,7 gram per hari, tidak menunjukkan adanya efek samping. Namun, jika tubuh mendapat asupan zat aditif jenis ini secara berlebihan, maka ada kemungkinan timbul reaksi negatif pada tubuh.

Mengenali Kandungan Micin dalam Makanan

Micin atau monosodium glutamat secara alami dapat ditemukan pada makanan yang mengandung protein tinggi. Berikut beberapa makanan yang mengandung MSG:

  • Daging sapi, ikan, dan unggas.
  • Rumput laut.
  • Kecap.
  • Keju parmesan.
  • Tomat.
  • ASI.

Micin atau MSG memiliki nama lain seperti sodium glutamate, monosodium L-glutamate monohydrateglutamic acid monosodium salt monohydrate, ekstrak ragi, protein nabati terhidrolisis atau HVP, kalium glutamat, sodium caseinate, dan perasa alami. Nama-nama ini biasanya tercantum pada label produk makanan, jika micin dimasukkan sebagai bahan tambahan dalam makanan.

Adapun jenis makanan lain yang mengandung micin adalah makanan olahan atau kemasan, seperti daging kering, ekstrak daging, kaldu unggas kemasan, serta tepung kanji.

Dampak Negatif Penggunaan Micin Berlebih Berdasarkan Hasil Penelitian

Berikut beberapa laporan dan penelitian yang mengklaim penggunaan micin berlebih dapat menyebabkan kondisi klinis tertentu yang memberi dampak negatif pada kesehatan, antara lain:

  • Chinese Restaurant Syndrome
    Kondisi ini bisa menyebabkan munculnya gejala berupa sakit kepala, mati rasa, kemerahan, kesemutan, jantung berdebar, nyeri dada, mual, lemah, letih, dan mengantuk. Ini terjadi ketika seseorang mengonsumsi micin lebih dari 3 gram. Akan lebih parah ketika orang yang mengonsumsinya sensitif terhadap MSG. Namun, gejala-gejala tersebut belum tentu pula disebabkan oleh mengonsumsi micin saja.
  • Kerusakan sel saraf
    Sejumlah penelitian menyatakan bahwa glutamat pada MSG dosis tinggi dapat bertindak sebagai racun yang menyebabkan kerusakan sel saraf. Bahkan disebutkan, MSG dapat menyebabkan gangguan fungsi otak dan kerusakan berbagai organ. Unsur ini juga dapat menimbulkan sejumlah penyakit, seperti Alzheimer, Parkinson, dan gangguan konsentrasi ketika belajar.
  • Asma
    Penelitian lain juga menunjukkan mengonsumsi micin dengan takaran berlebih dapat menyebabkan asma. Adapun jumlah takaran yang dapat memicu gejala tersebut adalah sebesar 3 gram dalam sekali makan.
  • Obesitas dan kegemukan
    Penelitian lain juga menyebutkan, mengonsumsi micin secara berlebihan dipercaya dapat menyebabkan obesitas atau kegemukan. Namun ada pula penelitian lain yang berpendapat bahwa micin dapat membuat seseorang kenyang lebih lama dan membantu menjaga berat badan. Karena itu, efek micin terhadap naik turunnya berat badan masih perlu diteliti lebih lanjut.
  • Sakit kepala dan hipertensi
    Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi micin dalam jangka panjang dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah. Beberapa orang juga terlihat lebih sensitif terhadap micin, dan akan mengalami efek berupa sakit kepala. Namun penyebab hal tersebut belum diketahui secara
  • Merusak sel
    Sejumlah peneliti juga mengklaim bahwa MSG dapat merusak sel dan materi genetik. Efek micin ini dipredikisi bisa merusak limfosit atau sel darah putih.
  • Kerusakan ginjal dan depresi
    Penelitian lain menyebut bahwa mengonsumsi micin dalam jangka panjang dapat menyebabkan kerusakan ginjal dan gejala depresi depresi akibat perubahan serotonin, yaitu sinyal di otak yang memengaruhi suasana hati dan emosi.

Namun perlu digarisbawahi juga, bahwa secara umum efek-efek samping buruk dari micin masih perlu dipastikan dengan penelitian lebih lanjut.

Jadi, selama Anda mengonsumsi micin atau makanan yang mengandung micin dengan kadar yang rendah, Anda tak perlu khawatir akan kemungkinan dampak negatifnya. Oleh karena itu, membatasi asupan micin bisa menjadi langkah bijak untuk menghindari efek samping yang mungkin ditimbulkan.

Jika Anda memiliki alergi atau intoleransi terhadap micin atau MSG, dianjurkan untuk menghindari makanan atau produk makanan yang mengandung zat aditif tersebut. Anda bisa menggantinya dengan buah-buahan, sayuran, dan daging organik. Anda juga bisa berkonsultasi ke dokter untuk mendapat saran sesuai dengan kondisi Anda.

Ditinjau oleh : dr. Kevin Adrian

Referensi