Di dalam mulut manusia terdapat beragam jenis kuman gigi, tapi tidak semua kuman ini merugikan. Meski demikian, jika lalai menjaga kebersihan gigi dan mulut, beberapa jenis kuman gigi bisa berkembang biak dan menyebabkan sejumlah masalah kesehatan.

Setidaknya terdapat sekitar 6 miliar kuman gigi dan mulut. Dari sekian banyaknya kuman yang ada di gigi, terdapat kuman baik yang menguntungkan kesehatan dan ada kuman jahat yang bisa menyebabkan sejumlah penyakit, terlebih jika kebersihan gigi dan mulut tidak terjaga dengan baik.

Pengaruh Kuman Gigi Terhadap Kesehatan - Alodokter

Kebiasaan yang Membuat Kuman Gigi Jahat Semakin Banyak

Berikut ini adalah beberapa kebiasaan yang dapat menyebabkan kuman jahat muncul dan berkembang biak dengan pesat di dalam mulut sehingga berisiko mengganggu kesehatan:

1. Terlalu banyak mengonsumsi makanan manis atau asam

Kuman gigi akan berkembang biak dengan cepat jika mendapatkan glukosa yang diperoleh dari makanan bergula atau karbohidrat yang tinggi. Jenis makanan ini termasuk roti, keripik kentang, permen, kue manis, dan coklat.

Kebiasaan mengonsumsi minuman manis, seperti minuman bersoda, juga dapat membuat kuman gigi tumbuh subur.

2. Malas menyikat gigi

Kebiasaan malas menyikat gigi dapat membuat sisa makanan menempel pada gigi dan gusi, hingga akhirnya menyebabkan timbulnya plak. Timbunan sisa makanan yang membentuk plak akan menjadi asupan makanan bagi kuman gigi, sehingga kuman dapat tumbuh dan berkembang biak dengan cepat.

3. Salah memilih mouthwash

Mouthwash dengan kandungan alkohol dapat membuat mulut kering. Ini bisa menyebabkan penumpukan plak dan menyebabkan kuman gigi semakin banyak.

4. Merokok

Kebiasaan merokok dapat merusak keseimbangan flora normal atau kuman baik yang terdapat di dalam mulut. Hal ini kemudian akan menyebabkan jumlah kuman gigi yang jahat menjadi lebih banyak.

Beberapa hal lain yang bisa memengaruhi keseimbangan organisme di dalam mulut antara lain adalah mengonsumsi obat-obatan yang membuat mulut kering, perubahan hormon pada wanita, sistem kekebalan tubuh yang lemah (misalnya akibat efek samping obat-obatan kemoterapi atau penyakit HIV/AIDS), diabetes, dan penyakit asam lambung.

Masalah Kesehatan akibat Kuman Gigi Jahat

Saat keseimbangan mikroorganisme di dalam mulut terganggu, jumlah kuman gigi yang jahat akan semakin bertambah banyak. Hal ini dapat menyebabkan timbulnya sejumlah gangguan kesehatan, meliputi:

1. Sariawan

Penyebab pasti sariawan sebetulnya masih belum diketahui dengan pasti. Namun kondisi ini berkaitan erat dengan proses peradangan dan ketidakseimbangan jumlah bakteri baik dan jahat di dalam mulut. Selain itu, sariawan juga bisa terjadi karena pertumbuhan jamur Candida albicans.

2. Bau mulut

Bau mulut yang tidak sedap atau halitosis disebabkan oleh beberapa hal, salah satunya adalah pertumbuhan bakteri yang berlebihan. Bakteri ini bisa tumbuh pada sisa-sisa makanan, plak gigi, ataupun saat terjadi penyakit gusi.

3. Karies atau gigi berlubang

Karies bisa disebabkan oleh kuman gigi, yaitu bakteri penghasil zat asam yang dapat merusak gigi. Jika tidak diobati, lama kelamaan karies dapat menimbulkan infeksi berat hingga timbul keluhan sakit gigi.

4. Radang gusi

Radang gusi terjadi ketika bakteri jahat menginfeksi gusi melalui penumpukan plak. Kondisi ini bisa menyebabkan gusi bengkak dan berdarah saat Anda menyikat gigi.

Radang gusi yang tidak ditangani dengan baik akan menyebabkan periodontitis, yakni infeksi berat pada gusi di mana bakteri menumpuk pada gigi dan gusi. Ini menyebabkan kerusakan gigi dan sejumlah keluhan, seperti kehilangan gigi, gusi bengkak, bau mulut, dan nyeri saat menelan.

5. Sinusitis

Infeksi gigi bagian atas yang tidak diobati lama-kelamaan dapat menyebabkan sinusitis. Hal ini karena rongga sinus letaknya berdekatan dengan gigi bagian atas, sehingga kuman gigi yang tumbuh dan berkembang biak dengan subur di gigi dapat berpindah ke rongga sinus.

6. Gangguan jantung

Bakteri tertentu di dalam mulut dapat masuk ke dalam aliran darah, sehingga menyebar ke organ lain dan menimbulkan peradangan. Menurut sebuah penelitian, penyebaran kuman gigi ini dapat meningkatkan risiko terjadinya gangguan katup jantung, endokarditis, dan penyakit jantung.

Mengingat banyaknya dampak kuman gigi yang bisa mengganggu kesehatan, maka Anda perlu merawat gigi dan mulut dengan benar.

Caranya adalah dengan rutin menyikat gigi dua kali setiap hari, membersihkan sela-sela gigi dengan benang gigi, berkumur dengan air putih setelah makan, memperbanyak konsumsi makanan berserat seperti buah dan sayur, mengurangi makanan dan minuman manis, serta rutin memeriksakan gigi ke dokter gigi setiap 6 bulan.