Skincare untuk mengecilkan pori-pori mengandung bahan tertentu, seperti retinol dan niacinamide. Selain itu, ada pula kandungan lain yang bisa membuat pori-pori wajah lebih kecil. Dengan begitu, kulit tampak lebih halus, terawat, dan terhindar dari jerawat.

Penyebab pori-pori besar di wajah ada banyak, mulai dari faktor genetik, pertambahan usia, perubahan hormon, hingga kulit kering. Kondisi kulit seperti ini memang bukan hal yang serius, tetapi bisa mengganggu penampilan.

5 Skincare untuk Mengecilkan Pori-Pori agar Kulit Tampak Halus - Alodokter

Pori-pori besar juga rentan tersumbat oleh sel kulit mati, minyak berlebih, atau bakteri yang bisa memicu munculnya jerawat dan masalah kulit lainnya. Oleh karena itu, Anda yang memiliki pori-pori besar perlu melakukan perawatan kulit yang tepat, seperti memakai skincare untuk mengecilkan pori-pori.

Skincare untuk Mengecikan Pori-Pori

Skincare untuk mengecilkan pori-pori memiliki kandungan tertentu yang mampu mengatasi pori-pori besar. Berikut ini adalah kandungan yang biasa terdapat di dalam skincare tersebut:

1. Niacinamide

Pemilik kulit kering yang disertai pori-pori besar dianjurkan untuk menggunakan skincare dengan kandungan niacinamide. Kandungan ini dapat meningkatkan kelembapan kulit sekaligus mengecilkan pori-pori di wajah.

Pemilik kulit berminyak juga bisa menggunakan skincare dengan kandungan niacinamide untuk mengatasi masalah kulit berminyak dan pori-pori besar. Kandungan ini juga mampu mengontrol produksi minyak berlebih di wajah.

2. Retinol

Retinol mampu mengangkat sel kulit mati, sehingga penggunaannya pada kulit bisa mengecilkan dan mencegah pori-pori tersumbat. Namun, tidak semua orang cocok dengan produk retinol, sehingga Anda perlu lebih hati-hati saat menggunakannya.

Bila Anda baru pertama kali menggunakan retinol atau memiliki kulit sensitif, dianjurkan untuk menggunakan retinol dengan konsentrasi 0,1% terlebih dahulu.

Pada awal pemakaian, sebaiknya pakai retinol sebanyak 1–2 kali dalam seminggu saja. Ini dilakukan agar kulit dapat beradaptasi terlebih dahulu, sehingga risiko mengalami iritasi kulit dapat diminimalkan.

3. Asam glikolat

Skincare untuk mengecilkan pori-pori umumnya mengandung asam glikolat. Kandungan ini termasuk golongan AHA yang bisa mengangkat sel kulit mati, sehingga mampu membuat ukuran pori-pori di wajah tampak lebih kecil.

Efektivitas asam glikolat untuk mengangkat sel kulit mati juga berperan cukup penting dalam mencegah pori-pori tersumbat. Artinya, penggunaan skincare dengan kandungan ini ke kulit juga dapat meminimalkan munculnya komedo dan jerawat.

4. Asam salisilat

Pemilik kulit berminyak cenderung mudah berjerawat dan memiliki pori-pori besar. Dengan begitu, skincare yang mengandung asam salilisat cocok digunakan karena mampu membuka pori-pori yang tersumbat sekaligus mengurangi produksi minyak (sebum) berlebih di wajah.

Asam salisilat juga termasuk dalam golongan BHA. Artinya, penggunaannya pada kulit juga efektif untuk mengangkat sel kulit mati dan kotoran di wajah sehingga mampu mengecilkan pori-pori dan mencegah munculnya jerawat.

5. Tanah liat

Skincare dengan kandungan tanah liat atau clay, khususnya masker, diketahui efektif dalam mengecilkan pori-pori di wajah. Ini karena tanah liat mampu mengangkat minyak berlebih, kotoran, dan sel kulit mati di wajah dengan baik sehingga secara tidak langsung dapat mengecilkan pori-pori wajah.

Meski kandungan tanah liat dapat memberikan manfaat untuk kulit wajah, pemakaiannya harus dilakukan secara hati-hati, terlebih bagi pemilik kulit sensitif. Pasalnya, kulit sensitif rentan mengalami iritasi atau kemerahan ketika menggunakan skincare dengan kandungan ini.

6. Squalene

Selain untuk kulit kering, skincare dengan kandungan squalene juga efektif mengatasi masalah pori-pori besar. Ini karena squalene mampu menjaga kelembapan kulit dan meningkatkan produksi kolagen yang berperan penting dalam menjaga elastisitas kulit.

Hal ini membuat pemakaian squalene secara rutin membuat kulit menjadi lebih kencang. Dengan memiliki kulit yang kencang, pori-pori di wajah akan menjadi terlihat lebih kecil. Alasan inilah yang membuat squalene dapat dimanfaatkan untuk mengatasi pori-pori besar.

Anda bisa menggunakan skincare untuk mengecilkan pori-pori tersebut dalam berbagai macam bentuk, mulai dari toner, serum, pelembap, hingga masker. Penting untuk menggunakan skincare tersebut sesuai petunjuk yang ada dalam kemasan agar efektivitasnya bekerja dengan baik.

Untuk mencegah reaksi alergi atau iritasi, Anda dianjurkan untuk mengoleskan skincare tersebut ke area siku bagian dalam terlebih dahulu. Diamkan selama 24–48  jam untuk melihat reaksi yang mungkin muncul.

Bila kulit terasa gatal, memerah, atau bengkak, Anda tidak cocok dengan kandungan yang ada dalam skincare tersebut. Jadi, hentikan pemakaian dan beralihlah ke skincare lain yang cenderung lebih ramah di kulit.

Bila Anda sudah menggunakan skincare untuk mengecilkan pori-pori tersebut tetapi pori-pori di wajah masih juga tampak besar atau timbul masalah kulit lain yang mengganggu, sebaiknya konsultasikan ke dokter.

Dokter akan memeriksa kondisi kesehatan kulit Anda untuk memberikan penanganan yang tepat, termasuk meresepkan skincare untuk mengecilkan pori-pori yang sesuai dengan kondisi kulit Anda.