Manfaat tahu untuk ibu hamil ternyata sangat banyak lho, Bumil. Selain sebagai salah satu sumber protein nabati yang baik, tahu juga mengandung nutrisi penting lain yang dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi harian Bumil selama kehamilan. Dengan begitu, kesehatan Bumil dan tumbuh kembang janin tetap optimal.
Bumil suka makan tahu? Kalau iya, Bumil beruntung banget nih karena makanan yang merupakan hasil olahan kacang kedelai ini ternyata memiliki banyak manfaat untuk kesehatan ibu hamil lho.

Manfaat tahu untuk ibu hamil ini tentu tidak terlepas dari berbagai kandungan antioksidan dan nutrisi di dalamnya, mulai dari protein, lemak, kalsium, zat besi, asam folat, dan isoflavon.
Beragam Manfaat Tahu untuk Ibu Hamil
Tahu menyimpan berbagai nutrisi penting yang dibutuhkan selama kehamilan. Oleh karena itu, jika dikonsumsi secara rutin, tahu bisa memberikan banyak manfaat untuk untuk ibu hamil dan janin. Nah, berikut beberapa manfaatnya:
1. Membantu memenuhi kebutuhan protein harian ibu
Selama masa kehamilan, kebutuhan protein ibu hamil akan mengalami peningkatan karena tubuh ibu bekerja ekstra untuk mendukung pertumbuhan organ vital janin. Nah, tahu merupakan sumber protein nabati yang sangat baik. Karena itu, mengonsumsi tahu secara rutin dapat membantu memenuhi kebutuhan protein harian ibu hamil selama masa kehamilan.
Kandungan protein di dalam tahu juga dapat membantu menjaga kekuatan otot, memperbaiki jaringan tubuh yang rusak, serta menunjang produksi hormon dan enzim penting ibu selama masa kehamilan. Selain itu, protein di dalam tahu juga dapat mendukung pertumbuhan jaringan, seperti sel dan otot, serta organ tubuh janin.
2. Membantu pembentukan tulang dan gigi janin
Kalsium dalam tahu berperan besar dalam proses mineralisasi tulang dan gigi janin, yang dimulai sejak trimester awal kehamilan. Nah, dengan asupan kalsium yang cukup selama masa kehamilan, hal itu dapat membantu membangun struktur tulang janin yang sehat dan kuat serta mendukung perkembangan gigi susu.
Selain itu, kandungan kalsium dalam tahu juga dapat membantu mencegah pengeroposan tulang, menjaga kesehatan tulang belakang, serta mencegah risiko komplikasi kesehatan, seperti preeklamsia, pada ibu hamil.
3. Mencegah anemia selama kehamilan
Selama hamil, volume darah ibu akan meningkat hingga 50%, sehingga kebutuhan zat besi pun bertambah. Jika jumlah zat besi dalam tubuh kurang, hal itu dapat menyebabkan anemia, yang berisiko mengganggu suplai oksigen ke janin dan menyebabkan kelelahan pada ibu.
Nah, rutin mengonsumsi tahu dapat membantu menurunkan kemungkinan terjadinya anemia pada ibu hamil. Manfaat tahu untuk ibu hamil ini ada karena tahu mengandung zat besi yang dapat mendukung proses pembentukan sel darah merah. Dengan begitu, risiko terjadinya anemia selama masa kehamilan pun berkurang.
Namun, untuk mencukupi kebutuhan zat besi dan mengoptimalkan manfaat tahu untuk ibu hamil satu ini, Bumil juga perlu mengonsumsi makanan tinggi zat besi lainnya, seperti daging, ikan, kacang-kacangan, dan hati ayam atau sapi. Bila perlu, Bumil juga bisa minum suplemen kehamilan yang mengandung zat besi untuk mencegah anemia selama kehamilan.
4. Menurunkan risiko cacat tabung saraf pada bayi
Asam folat adalah nutrisi esensial yang banyak ditemukan pada tahu. Nutrisi ini penting dalam mendukung pembentukan sistem saraf pusat, seperti otak dan sumsum tulang belakang janin, khususnya pada trimester pertama kehamilan.
Dengan asupan folat yang cukup, risiko terjadinya cacat tabung saraf, seperti spina bifida, pada janin dapat diminimalkan. Selain itu, asam folat juga dapat membantu mendukung pembentukan DNA janin.
5. Membantu menjaga berat badan tetap sehat
Pertambahan berat badan saat hamil memang dibutuhkan, tetapi tidak boleh berlebihan ya, Bumil. Pasalnya, berat badan yang naik secara berlebihan saat hamil justru bisa memicu obesitas yang tidak hanya berbahaya untuk kesehatan Bumil, tetapi juga janin.
Nah, mengonsumsi tahu diketahui dapat membantu menjaga berat badan Bumil tetap sehat. Manfaat tahu untuk ibu hamil satu ini ada karena tahu merupakan makanan rendah lemak dan rendah kalori, sehingga tidak akan menyebabkan kenaikan berat badan. Dengan begitu, berat badan Bumil pun tetap berada dalam rentang ideal.
Selain itu, manfaat tahu untuk ibu hamil ini juga ada berkat kandungan protein di dalam tahu yang dapat membuat Bumil kenyang lebih lama sehingga mencegah Bumil ngemil berlebihan.
6. Memperkuat daya tahan tubuh
Selama hamil, fungsi kekebalan tubuh ibu hamil cenderung menurun. Hal ini karena sistem daya tahan tubuh Bumil tidak hanya melindungi tubuh Bumil dari kuman penyebab penyakit, tetapi juga janin. Akibatnya, sistem kekebalan tubuh Bumil melemah dan menyebabkan Bumil gampang sakit.
Nah, supaya Bumil tetap sehat dan tidak gampang sakit, Bumil perlu rutin mengonsumsi makanan bergizi, salah satunya adalah tahu. Tahu mengandung isoflavon, yakni senyawa alami dari kedelai yang berfungsi sebagai antioksidan.
Antioksidan diketahui dapat membantu menangkal radikal bebas yang dapat merusak sel-sel kekebalan tubuh sehingga daya tahan tubuh Bumil pun tetap sehat dan kuat untuk melawan kuman penyebab penyakit.
7. Membantu mencegah dan meredakan mual saat hamil
Salah satu keluhan yang kerap dialami ibu hamil, terutama di trimester awal adalah mual muntah (morning sickness). Nah, mengonsumsi tahu saat hamil dipercaya dapat membantu mencegah dan meredakan mual saat hamil.
Manfaat tahu untuk ibu hamil ini ada karena tahu memiliki cita rasa yang lembut dan aroma yang tidak terlalu kuat, sehingga lebih mudah dimakan saat sedang morning sickness.
Selain itu, kandungan protein yang tinggi dan lemak yang rendah pada tahu juga membuatnya mudah dicerna, sehingga tidak mudah memicu iritasi atau menambah rasa mual di lambung. Tahu juga mengandung vitamin B6 yang dapat membantu mengurangi frekuensi dan tingkat mual serta muntah selama kehamilan.
Tips Aman Mengonsumsi Tahu untuk Ibu Hamil
Agar manfaat tahu untuk ibu hamil di atas dapat Bumil rasakan secara optimal selama kehamilan, ada beberapa hal yang perlu Bumil perhatikan. Berikut beberapa diantaranya:
1. Pilih tahu yang segar dan bersih
Pilihlah tahu yang baru diproduksi, berwarna putih bersih, tidak berlendir, dan tidak berbau asam. Selain itu, hindari juga membeli tahu jika tampilan atau aromanya mencurigakan karena ini bisa menandakan adanya kontaminasi bakteri atau jamur pada tahu yang bisa memicu penyakit berbahaya.
2. Cuci dan masak hingga matang
Tahu mentah bisa menjadi tempat berkembang biaknya bakteri berbahaya, seperti Salmonella. Nah, jika dikonsumsi oleh ibu hamil, hal itu bisa meningkatkan risiko Bumil terkena salmonellosis.
Oleh karena itu, pastikan Bumil selalu mencuci dan memasak tahu hingga benar-benar matang. Ini penting untuk memastikan kuman yang mungkin ada pada tahu mati sehingga mengurangi risiko terjadinya infeksi makanan pada ibu hamil berkurang.
3. Perhatikan porsi konsumsi
Meskipun sehat, konsumsi tahu sebaiknya tidak berlebihan ya, yaitu cukup 2–3 potong tahu ukuran sedang per hari. Soalnya, mengonsumsi tahu secara berlebihan bisa berdampak pada keseimbangan nutrisi dan berisiko menimbulkan gangguan pencernaan.
Maka dari itu, imbangi asupan tahu dengan sumber nutrisi atau protein lain, seperti sayuran, buah-buahan, ikan, telur, daging, ataupun kacang-kacangan. Dengan begitu, kebutuhan nutrisi harian Bumil pun tetap terpentuhi.
4. Hindari tahu yang mengandung pengawet atau zat berbahaya
Beberapa produsen nakal, terkadang ada yang membuat dan menjual tahu yang mengandung pengawet dan zat-zat kimia, seperti boraks atau formalin. Hal ini tentu berbahaya ya Bumil, karena tahu dengan tambahan pengawet, boraks, formalin, atau zat berbahaya dapat menyebabkan keracunan, gangguan ginjal, bahkan keguguran.
Oleh karena itu, pastikan tahu yang Bumil beli bebas dari bahan kimia tambahan dan telah terdaftar di BPOM atau memiliki label keamanan pangan.
5. Waspadai alergi kedelai
Tahu umumnya aman dikonsumsi oleh ibu hamil. Namun, pada beberapa kasus, tahu bisa menyebabkan reaksi alergi. Hal ini biasanya terjadi pada orang yang sebelumnya memiliki alergi pada kacang kedelai.
Oleh karena itu, jika Anda pernah mengalami reaksi alergi, seperti gatal-gatal pada kulit, ruam kulit, bengkak di area wajah, atau muntah, setelah mengonsumsi kacang kedelai atau produk olahannya, sebaiknya konsultasikan ke dokter sebelum menjadikan tahu sebagai menu harian.
Itulah beragam manfaat tahu untuk ibu hamil yang sayang untuk dilewatkan. Agar manfaat-manfaat tersebut bisa Bumil peroleh dengan maksimal, pastikan Bumil melakukan beberapa tips aman mengonsumsi tahu untuk ibu hamil di atas ya.
Jika Bumil masih memiliki pertanyaan atau bingung bagaimana cara mengolah tahu yang aman untuk ibu hamil, Bumil bisa lho chat ke dokter di aplikasi ALODOKTER. Dengan begitu, Bumil akan mendapatkan informasi seputar metode memasak dan bahan-bahan apa saja yang sekiranya aman digunakan dan tidak saat mengolah tahu, sehingga manfaat tahu untuk ibu hamil pun bisa diperoleh dengan optimal.