Bagi Anda pecinta tahu, mendengar kata tahu saja mungkin sudah dapat membuat Anda membayangkan kelezatannya. Di balik teksturnya yang lembut dan lezat, ternyata ada beragam manfaat tahu bagi kesehatan tubuh.

Tahu berasal dari endapan susu kedelai yang dikentalkan. Ada beberapa jenis tahu yang umum dikonsumsi, yaitu tahu padat, tahu lembut, dan tahu sutra (silken tofu). Ketiga jenis tahu ini memiliki kandungan nutrisi yang serupa satu sama lainnya, hanya saja semakin padat konsistensi tahu, maka kalorinya juga makin tinggi.

Manfaat Tahu dan Resep Sehat Olahannya - Alodokter

Tahu termasuk makanan yang rendah kalori, lemak, dan karbohidrat. Di dalam 100 gram tahu hanya terdapat sekitar 70 kalori, 2 gram karbohidat, dan 4 gram lemak. Tahu mengandung banyak nutrisi, di antaranya ada protein termasuk asam amino esensial, juga berbagai vitamin dan mineral seperti mangan, kalsium, selenium, fosfor, magnesium, zat besi, seng, dan tembaga. Itulah kenapa, sayang sekali jika Anda tidak menyukai tahu dan menyia-nyiakan manfaat tahu bagi kesehatan tubuh.

Ragam Manfaat Tahu yang Membuat Jatuh Hati

Berikut ini adalah manfaat tahu yang perlu Anda ketahui dan rugi jika dilewatkan.

  • Mengurangi risiko kanker
    Tahu mengandung isoflavon, antioksidan yang dapat menghambat pertumbuhan kanker. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi kacang kedelai dan produk olahan kacang kedelai, termasuk tahu, dapat menurunkan risiko kanker, terutama kanker prostat, kanker usus besar (kolorektal), dan kanker payudara.
  • Menurunkan risiko penyakit kardiovaskular

Dengan kandungan proteinnya yang tidak kalah tinggi, tahu bisa menggantikan protein hewani dalam menu makanan Anda. Kandungan protein nabati yang ada di dalam tahu diduga berperan dalam menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) di dalam tubuh, tekanan darah tinggi, dan risiko aterosklerosis. Zat aktif di dalam kedelai dan tahu juga dapat meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL), sehingga risiko terkena penyakit jantung dapat berkurang.

  • Osteoporosis
    Kandungan isoflavon yang ada di dalam tahu dipercaya dapat meningkatkan kepadatan tulang dan menurunkan risiko pengeroposan pada tulang.
  • Diabetes tipe 2
    Pola makan sehat yang memasukkan kedelai dan produk olahannya, termasuk tahu, dalam menu harian, dapat mengurangi risiko terkena diabetes tipe 2. Hal ini diduga berkaitan dengan nutrisi di dalam tahu yang dapat membantu memperbaiki kadar lemak dan mencegah resistensi insulin di dalam darah.
  • Baik untuk fungsi otak dan elastisitas kulit
    Kandungan isoflavon dan lecithin pada tahu diduga memiliki pengaruh baik terhadap fungsi otak dan ingatan. Selain itu, isoflavon dapat secara signifikan mengurangi keriput dan meningkatkan elastisitas kulit.

Di samping beberapa manfaat tahu di atas, makanan khas Indonesia ini juga merupakan sumber zat besi yang baik dan dapat menurunkan risiko terjadinya anemia.

Resep Sehat Olahan Tahu

Sudah mulai jatuh cinta dan tergoda untuk memasukkan tahu ke dalam menu makan Anda? Yuk, coba resep tahu teriyaki di bawah ini. Rendah kalori dan cukup tinggi protein.

Bahan-bahan yang dibutuhkan:

  • 400 gram tahu padat
  • 2 sdm gula
  • 1 sdt minyak wijen
  • 6 sdm kecap asin
  • 2 sdt biji wijen
  • 1 sdt bawang putih cincang
  • (kurang lebih) 10 sdm perasan apel
  • 1 sdt jahe cincang

Cara membuatnya:

  • Potong tahu berbentuk kotak, dengan ukuran sesuai selera.
  • Untuk membuat saus teriyaki, campur kecap asin, gula, minyak wijen, biji wijen, bawang putih, perasan apel, dan jahe cincang di dalam mangkuk. Tuangkan campuran tersebut ke dalam loyang dengan ukuran sekitar 23x23 cm.
  • Susun tahu di atas saus teriyaki. Balik beberapa kali agar saus merata dengan baik. Kemudian panggang dengan menggunakan oven selama sekitar 15 menit. Lalu balik tahu satu per satu, panggang kembali selama sekitar 10 menit.

Selain dengan cara di atas, Anda juga dapat memasak atau memanggang tahu menggunakan teflon, jika Anda tidak memiliki oven.

Resep tahu teriyaki ini dapat disajikan untuk 4 porsi, dan setiap porsinya mengandung 135 kalori, 8 gram protein, 1,3 gram serat. Tidak mengandung kolesterol dan lemak jenuh sama sekali.

Bagi Anda yang bukan penggemar tahu, cobalah untuk mulai memasukkan tahu ke dalam menu makanan Anda, secara bertahap. Lama-kelamaan, setelah lidah Anda terbiasa dengan rasa tahu, Anda akan mulai menikmati rasanya dan juga manfaatnya.