Obat tradisional batuk anak pada malam hari menjadi pilihan pertama bagi orang tua ketika Si Kecil mulai batuk dan sulit tidur. Ada berbagai bahan alami yang mudah didapat dan bisa dicoba di rumah, mulai dari madu murni, rebusan jahe, hingga sup hangat.
Batuk yang muncul saat malam dapat membuat anak rewel dan mengganggu waktu istirahatnya. Obat tradisional batuk anak pada malam hari menjadi alternatif yang banyak dipercaya dapat meredakan gejala, terutama jika batuk yang dialami Si Kecil masih ringan.

Pilihan Obat Tradisional Batuk Anak pada Malam Hari yang Aman
Jika Bunda sedang mencari obat tradisional batuk anak pada malam hari, berikut beberapa bahan alami yang bisa dipertimbangkan:
1. Madu murni
Madu adalah salah satu obat tradisional batuk anak pada malam hari yang paling sering digunakan. Madu mampu mengurangi frekuensi batuk dengan melapisi dan melembapkan tenggorokan. Selain itu, madu juga mengandung antibakteri dan antiradang alami yang diyakini dapat mempercepat pemulihan batuk akibat iritasi atau infeksi.
Cara penggunaannya cukup mudah, campurkan satu sendok teh madu murni ke dalam air hangat atau diminum langsung sebelum tidur. Madu tidak boleh diberikan pada bayi di bawah usia 1 tahun karena tingginya risiko botulisme, yaitu infeksi serius akibat bakteri.
2. Air hangat dengan perasan lemon
Air hangat yang dicampur dengan sedikit perasan lemon bisa menjadi pilihan obat tradisional batuk anak pada malam hari. Pasalnya, lemon mengandung vitamin C yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh Si Kecil, sedangkan air hangat bisa menenangkan tenggorokan yang gatal atau kering akibat batuk.
Untuk membuatnya, gunakan air matang hangat, tambahkan sekitar satu sendok teh perasan lemon, kemudian aduk rata. Minuman ini sebaiknya dikonsumsi perlahan sebelum tidur agar anak merasa lebih nyaman dan bisa tidur nyenyak. Jangan memberikan lemon secara berlebihan, agar rasanya tidak terlalu asam untuk anak.
3. Uap air hangat
Uap air hangat bisa dijadikan sebagai obat tradisional batuk anak pada malam hari, terutama bila batuk disertai hidung tersumbat atau dahak. Caranya, rebus air secukupnya hingga panas, tuang ke baskom, lalu minta anak duduk di dekat baskom dan hirup uapnya selama beberapa menit.
Tutupi kepala anak dengan handuk agar uap lebih terfokus. Uap air dapat mengencerkan lendir di tenggorokan dan hidung serta melegakan pernapasan. Dengan begitu, batuk bisa berkurang dan tidur pun menjadi lebih tenang. Namun, selalu awasi anak selama proses ini agar tidak terkena air panas secara langsung.
4. Air rebusan jahe
Jahe sudah lama dikenal sebagai bahan alami yang baik untuk meredakan batuk dan sakit tenggorokan. Soalnya, jahe mengandung senyawa yang dapat menghangatkan tubuh dan mengurangi peradangan di saluran napas.
Iris tipis sekitar satu ruas jahe, rebus dalam air secukupnya, lalu saring dan biarkan hangat sebelum diminum. Air rebusan jahe dapat dicampur sedikit madu atau gula aren agar rasanya lebih disukai anak. Jangan gunakan jahe yang terlalu pedas agar bisa diterima oleh lidah anak.
5. Sup hangat
Sup hangat, seperti sup ayam atau kaldu bening, sangat bermanfaat sebagai obat tradisional batuk anak pada malam hari. Sup ini tidak hanya menghangatkan tubuh dan tenggorokan, tetapi juga membantu menjaga asupan cairan, terutama saat anak kurang nafsu makan akibat batuk.
Cairan hangat dari sup dapat mengencerkan lendir di saluran napas, sehingga batuk sedikit demi sedikit mereda. Namun, sangat disarankan untuk memilih sup yang tidak terlalu berminyak, tidak pedas, dan mudah dicerna supaya manfaatnya untuk anak bisa lebih maksimal.
6. Teh chamomile
Teh chamomile merupakan salah satu obat tradisional batuk anak pada malam hari yang bisa diberikan pada anak yang sudah lebih besar. Hindari memberikan teh chamomile kepada bayi atau anak kecil, sebab bisa meningkatkan risiko tersedak.
Chamomile telah lama dikenal memiliki efek menenangkan dan membantu meredakan iritasi di tenggorokan. Sediakan teh chamomile hangat tanpa kafein, lalu tambahkan sedikit madu untuk meningkatkan rasa dan manfaatnya.
7. Berkumur dengan air garam
Berkumur dengan air garam hangat bisa menjadi solusi efektif untuk mengatasi batuk di malam hari, khususnya bagi anak usia sekolah yang sudah mampu berkumur dengan baik. Air garam membantu membersihkan lendir, meredakan radang, serta mengurangi rasa tidak nyaman di tenggorokan.
Larutkan setengah sendok teh garam ke dalam segelas air hangat, aduk rata, lalu minta anak berkumur dan buang airnya. Pastikan air garam tidak terlalu panas agar tidak menyebabkan sensasi terbakar pada mulut Si Kecil.
Obat tradisional batuk anak pada malam hari umumnya hanya dianjurkan untuk batuk yang tergolong ringan dan bukan sebagai pengganti pengobatan medis.
Jika setelah mengonsumsi obat tradisional batuk anak pada malam hari kondisi anak tidak membaik atau disertai gejala, seperti sesak napas, napas cepat, demam tinggi, muntah, tidak nafsu makan, serta terlihat sangat lemas, segera konsultasikan ke dokter.
Bunda dapat memanfaatkan fitur Chat Bersama Dokter di aplikasi ALODOKTER untuk mendapatkan saran cepat atau buat janji pemeriksaan tatap muka jika kondisi anak tampak berat. Konsultasi ini penting agar penanganan yang diberikan sesuai kebutuhan dan lebih aman untuk Si Kecil.