Efek operasi ambeien bisa berbeda-beda pada setiap orang, mulai dari keluhan ringan hingga berat yang memerlukan perhatian khusus. Meski begitu, diketahui bahwa sebagian besar efek samping ini bersifat sementara dan dapat dikelola dengan baik selama masa pemulihan pascaoperasi.

Operasi ambeien adalah prosedur medis yang dilakukan untuk mengatasi ambeien (hemoroid). Prosedur ini umumnya aman dan sering menjadi pilihan utama pengobatan ambeien, terutama jika cara lain tidak juga dapat mengatasi ambeien atau ambeien berukuran besar dan menyebabkan nyeri hingga perdarahan.

8 Efek Operasi Ambeien yang Bisa Terjadi - Alodokter

Namun, layaknya prosedur medis lain, tetap ada kemungkinan efek operasi ambeien yang bisa saja terjadi.

Beberapa Efek Operasi Ambeien yang Mungkin Terjadi

Setiap tindakan medis memiliki risiko, termasuk operasi ambeien. Berikut beberapa efek samping yang mungkin dialami pasien setelah menjalani prosedur ini:

1. Nyeri pada area operasi

Nyeri pada area anus adalah efek samping paling umum yang bisa terjadi setelah operasi ambeien. Rasa sakit ini biasanya mulai terasa dalam 1–3 hari pascaoperasi dan bisa semakin kuat saat buang air besar, duduk lama, atau bergerak tiba-tiba. Efek operasi ambeien ini bisa terjadi karena jaringan di sekitar anus baru saja dipotong atau dijahit. 

Meski terasa tidak nyaman, efek ini umumnya akan membaik secara bertahap dalam waktu 1–2 minggu seiring proses penyembuhan dan dokter biasanya akan meresepkan obat pereda nyeri untuk membantu mengurangi rasa sakit. 

2. Perdarahan

Perdarahan dapat muncul dalam beberapa hari pertama setelah operasi, terutama saat buang air besar. Hal ini terjadi karena luka operasi bersentuhan langsung dengan tinja saat proses pengeluaran tinja. Biasanya, darah yang keluar berwarna merah segar dan jumlahnya sedikit. 

Efek operasi ambeien ini sebenarnya umum terjadi dan akan berhenti dengan sendirinya dalam hitungan hari. Namun, jika darah yang keluar dari anus atau pada tinja sangat banyak, muncul terus-menerus, atau disertai keluhan lain, seperti pusing dan lemas, sebaiknya segera periksakan ke dokter agar dapat ditangani dengan tepat.

3. Bengkak dan memar di area anus

Operasi ambeien bisa menyebabkan jaringan di sekitar anus menjadi bengkak dan tampak kebiruan atau keunguan. Efek operasi ambeien ini biasanya muncul dalam beberapa hari pertama setelah operasi dan akan berangsur-angsur membaik. 

Untuk mengurangi bengkak dan memar, Anda dapat mengompres area anus menggunakan kain bersih yang dibasahi air dingin selama 10–15 menit setiap beberapa jam. Hindari duduk terlalu lama agar bengkak di area anus tidak bertambah parah.

4. Susah buang air besar

Setelah operasi ambeien, sebagian orang bisa mengalami kesulitan buang air besar (konstipasi). Efek operasi ambeien satu ini bisa terjadi karena beberapa hal, mulai dari takut merasakan nyeri saat buang air besar, efek samping obat bius, atau perubahan pola makan selama masa pemulihan pascaoperasi. 

Tak hanya itu, pada beberapa kasus, efek operasi ambeien ini juga bisa terjadi karena adanya jaringan parut di area operasi yang menyebabkan saluran anus menyempit (stenosis), sehingga tinja sulit keluar. 

5. Anus terasa gatal

Beberapa orang juga bisa mengalami efek operasi ambeien berupa gatal di sekitar luka operasi. Sensasi gatal ini merupakan reaksi alami tubuh ketika jaringan kulit di sekitar anus beregenerasi atau mulai memperbaiki diri. 

Meski terasa mengganggu, hindari menggaruk area anus ya karena hal tersebut justru dapat melukai kulit anus serta meningkatkan risiko terjadinya infeksi.

6. Infeksi pada luka operasi

Infeksi bisa terjadi ketika bakteri masuk ke luka operasi. Efek operasi ambeien ini harus diwaspadai karena dapat memperlambat penyembuhan dan menimbulkan komplikasi berbahaya. 

Tanda-tanda infeksi meliputi demam, nyeri yang makin memburuk, keluar cairan berbau atau bernanah dari luka atau area anus, dan kemerahan yang meluas di sekitar area operasi. Jika Anda mengalami gejala ini, segera konsultasikan ke dokter agar bisa mendapatkan pengobatan yang sesuai, seperti pemberian antibiotik atau perawatan luka khusus.

7. Inkontinensia tinja

Pada kasus yang sangat jarang terjadi, operasi ambeien juga dapat mengganggu otot di sekitar anus sehingga Anda menjadi sulit menahan buang air besar (inkontinensia tinja). Efek operasi ambeien  ini bisa muncul jika terjadi cedera pada otot sfingter anus selama prosedur operasi. 

Jika Anda mengalami efek samping satu ini, segera konsultasikan ke dokter agar dapat dilakukan evaluasi lebih lanjut dan mendapatkan penanganan yang tepat.

8. Reaksi alergi

Meski sangat jarang terjadi, beberapa orang dapat mengalami reaksi alergi terhadap obat bius, pereda nyeri, atau antibiotik yang diberikan selama atau setelah operasi ambeien. Reaksinya dapat berupa munculnya ruam kemerahan yang terasa gatal di kulit, pembengkakan di wajah atau bibir, hingga sesak napas. 

Efek operasi ambeien ini bisa terjadi akibat respons sistem kekebalan tubuh yang berlebihan terhadap zat atau kandungan tertentu yang ada di dalam obat. Efek ini harus segera ditangani, terutama jika muncul tanda-tanda berat, seperti kesulitan bernapas atau pembengkakan hebat.

Perawatan Setelah Operasi untuk Mengurangi Efek Operasi Ambeien 

Agar efek operasi ambeien bisa dicegah atau dikurangi, berikut beberapa perawatan yang bisa Anda lakukan setelah operasi:

  • Jaga kebersihan area anus dan selalu cuci tangan, baik sebelum atau sesudah menyentuh luka operasi.
  • Lakukan sitz bath sesuai petunjuk dokter untuk membantu proses penyembuhan dan mengurangi nyeri di area sekitar anus atau operasi.
  • Hindari menahan buang air besar dan mengejan terlalu keras saat buang air besar.
  • Perbanyak konsumsi serat dan air putih untuk mencegah konstipasi.
  • Minum obat pereda nyeri atau antibiotik sesuai anjuran dokter.

Proses pemulihan setelah operasi ambeien memang memerlukan waktu dan sering kali menimbulkan efek samping yang mengganggu. Meski begitu, sebagian besar efek operasi ambeien biasanya bersifat sementara dan efek operasi ambeien yang berat biasanya jarang terjadi. 

Oleh karena itu, untuk kasus ambeien yang berat atau tidak bisa diatasi dengan obat, operasi umumnya masih tetap menjadi langkah utama untuk mengatasi kondisi ini.

Namun, jika Anda mengalami perdarahan hebat, demam tinggi, nyeri yang tak tertahankan, atau keluhan lain yang tidak biasa dan makin memburuk, segera cari pertolongan medis, baik dengan chat melalui aplikasi ALODOKTER atau mengunjungi fasilitas kesehatan terdekat.