Alam bawah sadar adalah wilayah pikiran yang bekerja secara otomatis tanpa disadari. Meski tidak terasa, peran alam bawah sadar sangat besar dalam membentuk cara berpikir, bersikap, dan merasakan sesuatu. Dengan mengenalnya lebih jauh, Anda bisa memahami diri sendiri dengan lebih baik dan mengelola emosi maupun kebiasaan secara lebih sehat.

Alam bawah sadar merupakan istilah yang berasal dari teori psikoanalisis Sigmund Freud, yaitu teori yang menjelaskan bahwa ada wilayah pikiran yang bekerja di luar kesadaran, tetapi berperan besar pada perilaku dan kepribadianWilayah ini menjadi tempat bagi pengalaman, pengetahuan, dan emosi, sehingga dapat memengaruhi perilaku dan keputusan Anda tanpa disadari.

Alam Bawah Sadar, Inilah Perannya dalam Kehidupan Sehari-hari - Alodokter

Dalam kajian modern, pembahasan tentang alam bawah sadar juga dikaitkan dengan aktivitas gelombang otak. Saat seseorang berada dalam kondisi sadar, otak didominasi oleh gelombang beta. Ketika lebih rileks atau mengantuk, gelombang alfa menjadi lebih aktif. Sementara itu, ketika tidur atau meditasi mendalam, otak masuk ke gelombang theta yang memiliki hubungan erat dengan alam bawah sadar.

Alam Bawah Sadar dan Perannya dalam Kehidupan Sehari-Hari

Untuk memahami alam bawah sadar, penting untuk melihat bagaimana Sigmund Freud memandang kesadaran manusia. Baginya, setiap individu memiliki 3 wilayah kesadaran, yakni alam bawah sadar, pra-sadar, dan kesadaran. 

Alam bawah sadar berperan besar dalam membentuk kepribadian dan respons emosional. Isi yang tersimpan di dalamnya memang tidak selalu bisa diakses secara langsung dengan kemauan sadar, tetapi dapat muncul melalui mimpi, refleksi mendalam, atau teknik psikologis tertentu.

Berikut ini adalah peran alam bawah sadar dalam kehidupan sehari-hari:

1. Mengatur kebiasaan dan reaksi spontan

Banyak kebiasaan terbentuk karena peran alam bawah sadar, seperti reaksi spontan terhadap perkataan orang lain atau langsung merasa gugup dalam situasi tertentu.

Reaksi spontan ini muncul karena otak mengandalkan pengalaman sebelumnya yang tersimpan di alam bawah sadar, sehingga tubuh merespons dengan cepat tanpa perlu pertimbangan panjang.

2. Membentuk kepribadian dan pola pikir

Pengalaman hidup, termasuk pengalaman masa kecil, dapat tersimpan di alam bawah sadar dan membentuk cara Anda memandang diri sendiri maupun orang lain. Tanpa disadari, hal ini bisa memengaruhi pola pikir, kepercayaan diri, serta cara Anda bereaksi terhadap berbagai peristiwa di kemudian hari.

3. Mengelola emosi dan respons terhadap stres

Emosi yang belum terselesaikan dapat tersimpan di alam bawah sadar, lalu muncul kembali saat Anda menghadapi situasi yang mirip.

Inilah sebabnya seseorang bisa merasa cemas, tertekan, atau bereaksi berlebihan tanpa tahu penyebab pastinya, karena respons tersebut dipicu oleh proses di alam bawah sadar.

4. Menyimpan trauma 

Alam bawah sadar juga berperan dalam menyimpan pengalaman traumatis. Pada sebagian orang, pengalaman yang sangat menegangkan atau menyakitkan bisa tidak lagi diingat secara jelas, tetapi tetap tersimpan di alam bawah sadar.

Memori ini dapat memicu respons tertentu, seperti rasa takut berlebihan (fobia), tidak nyaman terhadap orang atau situasi tertentu, atau kewaspadaan yang meningkat tanpa sebab yang disadari. Respons tersebut sebenarnya merupakan mekanisme perlindungan yang terbentuk dari pengalaman sebelumnya.

5. Mengatur mekanisme bertahan hidup

Salah satu peran penting alam bawah sadar adalah membantu tubuh bertahan dalam situasi tertentu. Saat menghadapi ancaman atau tekanan, alam bawah sadar memicu respons cepat, seperti waspada, takut, atau refleks menghindar.

Respons ini terjadi tanpa perlu dipikirkan secara sadar, karena otak mengandalkan pengalaman dan insting yang tersimpan sebelumnya. 

6. Membentuk mimpi saat tidur

Alam bawah sadar juga berperan dalam terbentuknya mimpi. Saat Anda tidur, pikiran sadar beristirahat, sementara alam bawah sadar tetap aktif mengolah memori, emosi, dan pengalaman sehari-hari.

Meski bentuknya sering kali tidak masuk akal, mimpi sebenarnya berkaitan dengan pengalaman yang tersimpan di alam bawah sadar. Hal ini menjadi salah satu cara alam bawah sadar mengekspresikan isi pikirannya.

Itulah beberapa peran alam bawah sadar dalam kehidupan sehari-hari. Dalam pembahasan psikologi dan pengembangan diri, alam bawah sadar sering kali disalahartikan sebagai kekuatan gaib atau sesuatu yang bersifat magis. Padahal, wilayah ini merupakan bagian dari proses psikologis yang dapat dijelaskan secara ilmiah dan berkaitan erat dengan cara kerja otak.

Perlu diketahui bahwa alam bawah sadar tidak dapat diubah secara instan. Perubahan kebiasaan dan pola pikir memerlukan waktu, latihan, serta proses yang konsisten. Dalam praktik psikologi, pendekatan seperti hipnoterapi, meditasi, journaling, maupun analisis mimpi, dapat digunakan sebagai teknik untuk membantu seseorang mengakses alam bawah sadar secara lebih terarah.

Memahami alam bawah sadar tidak hanya bermanfaat bagi Anda yang tertarik pada psikologi, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari. Dengan pemahaman yang tepat, Anda bisa lebih jernih mengenali pola kebiasaan dan reaksi emosional, sehingga lebih mudah mengelolanya dengan cara yang sehat dan realistis.

Jika Anda sedang berusaha mengubah kebiasaan tertentu atau merasa kesulitan mengelola emosi, sebaiknya Anda berkonsultasi dengan psikolog untuk mendapatkan arahan yang sesuai. Konsultasi bisa dilakukan secara online melalui layanan chat dengan psikolog di aplikasi ALODOKTER, agar Anda mendapatkan pendampingan yang aman dan nyaman sesuai kebutuhan.