Penyakit kulit bisa diderita oleh orang dewasa maupun anak-anak. Pada anak-anak, jenis penyakit kulit yang umum dialami berupa ruam dan gatal-gatal karena iritasi dan alergi terkait respons terhadap lingkungan, produk pembersih, dan makanan.

Anak-anak, terutama yang masih bayi atau balita lebih berisiko mengalami penyakit kulit karena kebiasaan sehari-hari mereka memakai popok. Selain itu, penyakit kulit juga mungkin dialami karena bersentuhan dengan anak lain yang sudah memiliki gangguan kulit karena kuman atau virus tertentu. Tentu saja, ada juga penyakit kulit yang bersifat keturunan, dan jenis penyakit kulit ini biasanya permanen.

Jenis Penyakit Kulit yang Sering Terjadi pada Anak - Alodokter

Penyakit Kulit yang Umum Diderita Anak-anak

Jenis penyakit kulit yang diderita oleh anak-anak umumnya sama dengan orang dewasa. Namun, ada sebagian jenis penyakit kulit yang lebih lazim dialami anak-anak, di antaranya adalah:

  • Ruam popok (diaper dermatitis)
    Ruam popok adalah peradangan pada daerah yang tertutup popok, seperti bokong dan lipatan paha. Penyakit ini muncul akibat terlalu lama bersentuhan dengan air kencing dan tinja, atau iritasi terhadap bahan tertentu pada popok. Kondisi berikut meningkatkan risiko terjadinya ruam popok:
    • Pemakaian popok terlalu lama.
    • Anak mengalami diare atau sering buang air besar.
    • Kulit anak sering basah atau berkeringat.

Ruam popok merupakan salah satu bentuk dermatitis kontak iritan. Beruntung, gangguan kulit ini biasanya terbatas pada lokasi yang ditutupi popok saja, sehingga penanganan dapat difokuskan pada daerah tersebut.

  • Kerak kepala bayi (cradle cap)Kondisi ini biasanya terjadi pada bayi yang baru lahir hingga berusia tiga tahun. Hal ini ditandai dengan adanya sisik putih atau kuning yang tebal di permukaan kulit kepala. Dalam dunia medis, kondisi ini disebut dengan cradle cap yang merupakan istilah lain dari dermatitis seboroik.
    Meski jarang, gangguan ini terkadang bisa terjadi di beberapa bagian tubuh lain, seperti pada alis, kelopak mata, telinga, lipatan hidung, belakang leher, atau ketiak. Dalam beberapa kasus, penyakit ini bisa menyebabkan kulit berkerak dan mengeluarkan cairan kekuningan. Meski demikian, biasanya penyakit ini akan hilang dengan sendirinya. Namun jika tidak hilang juga, disarankan segera kunjungi dokter untuk mendapatkan perawatan yang tepat.
  • Eksim
    Eksim yang bernama medis dermatitis atopik ini merupakan penyakit kulit yang ditandai dengan kulit merah dan gatal. Meski sering terjadi pada anak-anak, namun bukan berarti orang dewasa terbebas dari penyakit ini. Eksim adalah jenis penyakit kulit jangka lama (kronik) dan cenderung kambuh secara tiba-tiba, namun kemudian mereda. Pada sebagian individu, eksim bisa disertai dengan asma.
    Belum ada pengobatan yang dapat menyembuhkan penyakit ini, obat-obatan hanya berfungsi untuk membantu meredakan gejala. Selain dengan obat, untuk mengurangi gejalanya dapat dilakukan beberapa tindakan, misalnya:
    • Jangan menggaruk kulit karena dapat menyebabkan luka dan infeksi.
    • Hindari penggunaan sabun yang dapat menyebabkan iritasi.
    • Jaga kebersihan kulit.
    • Hindari stres.
    • Rajin melembapkan kulit.
  • Campak
    Jenis penyakit kulit yang umum menimpa anak-anak lainnya adalah campak. Campak merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus dengan penyebaran yang cepat. Pada kasus yang jarang terjadi, penyakit campak dapat mengakibatkan komplikasi serius pada anak-anak, seperti pneumonia (peradangan pada paru-paru).
    Kini sudah ada vaksinasi campak sebagai langkah pencegahan. Pemberian vaksin campak pada anak-anak dapat meminimalkan risiko terkena penyakit ini.
  • Kutil
    Kutil merupakan pertumbuhan kulit yang disebabkan oleh virus HPV (human pappillomavirus). Ada lebih dari 60 jenis virus HPV, namun hanya sebagian yang menyebabkan tumbuhnya kutil pada kulit. Penyakit ini dapat menular melalui kontak fisik langsung pada kulit. Kutil pada anak dapat muncul pada muncul di jari, telapak tangan, telapak kaki, lutut, ataupun siku.
  • Cacar air
    Cacar air adalah penyakit yang sangat umum menimpa anak-anak, namun bisa juga terjadi pada orang dewasa. Penyakit ini disebabkan oleh infeksi virus yang bernama varicella-zoster virus. Gejala cacar air biasanya berupa demam panas disertai muncul ruam di kulit. Ruam sendiri muncul dalam bentuk melepuh seperti tetesan embun, bintik-bintik, dan koreng. Biasanya cacar air menimpa anak selama seminggu dan bisa menular kepada anak lain dalam waktu cepat. Beruntung kini ada vaksinasi yang sudah dilakukan secara luas, sehingga penyakit kulit ini semakin jarang diderita oleh anak-anak.
  • Impetigo
    Kondisi ini merupakan jenis penyakit kulit yang disebabkan oleh infeksi bakteri dan bisa disembuhkan dengan pemberian antibiotik. Penyakit ini umumnya menyerang daerah sekitar mulut dan hidung anak, meski mungkin juga muncul di bagian tubuh lain. Ciri impetigo adalah muncul ruam yang mengeluarkan cairan kekuningan. Cairan ini kemudian bisa berubah menjadi kerak berwarna kekuningan. Jika digaruk, penyakit ini bisa menyebar dan menjadi makin parah.
  • Biang keringat
    Satu lagi jenis penyakit kulit yang sering menyerang tubuh anak-anak adalah biang keringat. Hal ini disebabkan oleh penyumbatan pada pori-pori kulit sehingga keringat tidak dapat keluar. Biang keringat kemudian akan menyebabkan munculnya bintik-bintik seperti jerawat yang memenuhi bagian leher dan kepala. Biasanya penyakit ini akan hilang dengan sendirinya. Orang tua harus memakaikan pakaian yang nyaman dan dapat menyerap keringat agar biang keringat tidak bertambah parah.

Jangan panik jika mendapati buah hati mendapatkan salah satu dari jenis penyakit kulit pada anak di atas. Jika bingung atau ragu-ragu dalam menghadapinya, segera konsultasikan kepada dokter kulit atau dokter anak.