Diperkirakan sebagian besar orang dewasa mengalami kekurangan vitamin C, D, A, folat, serta mineral kalsium dan magnesium. Mengonsumsi multivitamin dianggap bisa memenuhi kebutuhan akan vitamin-vitamin tersebut.

Orang yang mengonsumsi multivitamin beranggapan bahwa pola makan yang sehat sekalipun masih belum mencukupi kebutuhan tubuh akan beragam nutrisi. Ada juga yang berniat mengonsumsinya dengan alasan agar tercegah dari penyakit tertentu. Jika Anda berniat mengonsumsi multivitamin secara teratur, baca dulu fakta-fakta berikut ini.

Baca Ini Dulu Sebelum Mengonsumsi Multivitamin - Alodokter

Klaim Manfaat Multivitamin

Multivitamin yang baik diharuskan mengandung nutrisi-nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh, seperti vitamin D, vitamin C, vitamin B kompleks terutama vitamin B12 dan folat, kalsium, magnesium, zinc, dan zat besi. Meski demikian, Anda dianjurkan tidak asal dalam mengonsumsi multivitamin, terutama untuk mengobati kondisi-kondisi medis tertentu.

Berikut adalah klaim terkait manfaat multivitamin bagi kesehatan:

  • Baik untuk mata
    Menurut sebuah penelitian, mengonsumsi multivitamin secara rutin diketahui dapat memperlambat perkembangan penyakit gangguan mata terkait usia, yakni degenerasi makula dan katarak. Akan tetapi, belum ada bukti medis yang dapat mendukung dugaan tersebut.
  • Meningkatkan fungsi otak
    Mengonsumsi multivitamin secara teratur juga banyak dikaitkan dengan peningkatan daya ingat pada orang tua. Meski begitu, masih dibutuhkan penelitian lebih mendalam untuk mengetahui sejauh mana kaitan multivitamin dengan peningkatan daya ingat dan jenis vitamin apa yang paling baik untuk meningkatkan fungsi otak.
  • Mencegah penyakit kanker
    Beberapa penelitian menemukan bahwa mengonsumsi multivitamin secara rutin dapat menurunkan risiko terkena penyakit kanker. Di sisi lain, penelitian berbeda menyebutkan bahwa tidak ada hubungan di antara keduanya. Sebaliknya, penelitian tersebut justru menemukan bahwa mengonsumsi multivitamin secara berlebihan dapat meningkatkan risiko terkena penyakit kanker. Oleh karena itu, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk membuktikan klaim manfaat multivitamin ini.
    Yang jelas diketahui adalah bahwa mengonsumsi multivitamin tanpa menjalani pola hidup sehat lain, seperti rutin olahraga, menghindari rokok dan minuman alkohol, serta mengurangi stres, tidak akan efektif dalam mengurangi risiko kanker.
  • Mencegah penyakit jantung
    Sebuah penelitian menemukan bahwa konsumsi multivitamin secara rutin dapat mengurangi risiko penyakit jantung, namun ada juga fakta ilmiah lain yang berpendapat lain. Masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk memastikan efektivitas multivitamin dalam menurunkan risiko penyakit jantung. Oleh karena itu, sebaiknya Anda berkonsultasi dahulu dengan dokter sebelum mengonsumsi multivitamin untuk mencegah kondisi ini.

Cara Memilih Multivitamin

Ada banyak pilihan multivitamin yang diresepkan maupun dijual bebas di pasaran. Namun, bagaimana cara memilih multivitamin yang tepat? Beberapa langkah berikut bisa menjadi panduan bagi Anda dalam memilih multivitamin:

  • Cermati persentase
    Pilih multivitamin yang mencantumkan tulisan 100% of the Daily Value (DV) atau yang memenuhi hampir seluruh kebutuhan harian tubuh.
  • Baca label pada kemasannya dengan saksama
    Sebelum membeli, pastikan Anda memilih multivitamin yang mengandung vitamin dan mineral dasar, seperti vitamin A, C, D, E, asam folat, dan zat besi. Hal ini dimaksudkan agar multivitamin dapat bermanfaat secara optimal, serta untuk meminimalkan risiko terjadinya efek samping.
  • Formula untuk kelompok tertentu
    Pilih multivitamin yang sesuai kebutuhan dan usia Anda. Sebagai contoh, wanita yang sedang hamil akan membutuhkan asupan asam folat dan zat besi lebih banyak dibandingkan dengan wanita tidak hamil. Maka dari itu, selalu sesuaikan kebutuhan Anda dengan multivitamin yang akan dikonsumsi.

Yang tidak kalah penting, selalu cek tanggal kedaluwarsa pada label kemasan sebelum Anda membeli atau mengonsumsi multivitamin. Ini dimaksudkan agar Anda tidak membeli produk multivitamin yang sudah tidak layak pakai.

Hindari Konsumsi Berlebihan

Konsumsi multivitamin mungkin dapat memenuhi kekurangan nutrisi tertentu, tetapi tidak dapat menggantikan pentingnya gaya hidup sehat, termasuk pola makan sehat. Jika Anda menerapkan gaya hidup sehat dan tidak memiliki kondisi medis tertentu, maka sebenarnya tubuh tidak memerlukan suplemen multivitamin.

Beberapa penelitian mengungkapkan tentang tidak adanya bukti yang menguatkan klaim bahwa multivitamin membawa manfaat bagi kesehatan. Selain itu, multivitamin yang dikonsumsi secara berlebihan tidak mengurangi risiko seseorang dari penyakit kronis, seperti penyakit jantung dan kanker. Sebaliknya, mengonsumsi multivitamin dalam dosis tinggi justru dapat membahayakan kesehatan, khususnya untuk jenis vitamin yang larut lemak.

Oleh karena itu, penting untuk selalu berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum mengonsumsi multivitamin. Dengan begitu, Anda tidak akan mengalami keracunan akibat terlalu banyak mengonsumsi multivitamin.