Sejumlah penelitian telah memperlihatkan beragam manfaat cokelat untuk ibu hamil, termasuk untuk mencegah preeklamsia. Cokelat memang diketahui mengandung antioksidan dan mineral yang bermanfaat bagi kesehatan, bukan hanya kesehatan ibu hamil sendiri, tapi juga janinnya.

Manfaat cokelat untuk ibu hamil bisa didapatkan dengan mengonsumsi cokelat hitam (dark chocolate). Cokelat jenis ini ditandai dengan rasanya yang lebih pahit, karena kadar gulanya rendah.

Ini 5 Manfaat Cokelat untuk Ibu Hamil - Alodokter

Sejumlah Manfaat Cokelat untuk Ibu Hamil

Cokelat memang telah lama diketahui bermanfaat bagi kesehatan. Jika dikonsumsi dalam porsi yang tidak berlebihan, cokelat juga dapat membawa manfaat tambahan bagi ibu hamil dan janin. Berikut ini adalah beragam manfaat cokelat untuk ibu hamil:

1. Menurunkan risiko preeklamsia

Konsumsi cokelat pada trimester pertama atau ketiga kehamilan telah dikaitkan dengan penurunan risiko terjadinya preeklamsia. Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa ibu hamil yang rutin mengonsumsi cokelat 1-3 takaran saji per minggu selama trimester pertama memiliki risiko 50 persen lebih rendah untuk terkena preeklamsia.

Namun, hal ini masih perlu diteliti lebih lanjut, agar dapat diketahui dengan lebih jelas bagaimana efektivitas cokelat dalam mencegah preeklamsia.

2. Mencegah hipertensi

Selain bisa menurunkan risiko preeklamsia, mengonsumsi cokelat selama hamil juga bisa mencegah hipertensi. Beberapa penelitian bahkan mengungkapkan bahwa mengonsumsi cokelat jenis dark chocolate mampu mengontrol tekanan darah, meskipun efeknya tidak terlalu kuat.

3. Mencegah kontraksi dini dan membentuk hemoglobin

Cokelat merupakan sumber magnesium dan zat besi. Kedua mineral ini dibutuhkan selama kehamilan. Magnesium dibutuhkan oleh ibu hamil untuk mencegah terjadinya kontraksi dini.

Sedangkan zat besi diperlukan untuk membentuk hemoglobin, yang berfungsi untuk mengikat oksigen di dalam darah dan mengedarkannnya ke seluruh tubuh, termasuk ke janin. Bertambahnya volume darah dan kebutuhan oksigen selama kehamilan membuat kebutuhan ibu hamil akan zat besi juga meningkat.

4. Mempercepat pertumbuhan dan perkembangan janin

Penelitian lain juga menemukan bahwa mengonsumsi 30 gram cokelat per hari selama hamil dapat mendukung pertumbuhan dan perkembangan janin, serta menjaga kesehatan plasenta atau ari-ari.

5. Memperbaiki mood

Selama kehamilan, banyak ibu hamil yang mengalami perubahan suasana hati (mood swing). Kondisi ini umumnya disebabkan oleh perubahan hormon selama hamil. Nah, konsumsi cokelat dipercaya dapat membuat mood ibu hamil menjadi lebih baik.

Berapa Banyak Cokelat yang Boleh Dikonsumsi oleh Ibu Hamil?

Meski cokelat memiliki banyak manfaat, ibu hamil tidak dianjurkan mengonsumsinya secara berlebihan. Idealnya, ibu hamil hanya diperbolehkan mengonsumsi cokelat dalam porsi kecil, yaitu 30 gram sehari atau setara dengan beberapa gigitan saja.

Mengonsumsi cokelat secara berlebihan tidak baik bagi ibu hamil karena dapat meningkatkan berat badan secara drastis. Cokelat juga termasuk makanan penyebab asam lambung naik. Pada ibu hamil, terutama yang memasuki trimester ketiga, kondisi ini akan semakin sering terjadi dan membuat ibu hamil merasa sangat tidak nyaman.

Selain itu, masih ada banyak nutrisi lain yang perlu dikonsumsi oleh ibu hamil, seperti asam folat, protein, dan kalsium, sehingga jangan hanya mengandalkan cokelat sebagai asupan nutrisi.

Bumil dianjurkan hanya mengonsumsi cokelat sesekali saja dan tidak secara rutin. Ini karena cokelat mengandung kafein yang perlu dibatasi selama kehamilan. Belum lagi cokelat juga mengandung kalori dan lemak yang cukup tinggi.

Jika Anda memiliki gangguan pada kehamilan, misalnya diabetes gestasional, sebaiknya berkonsultasilah terlebih dahulu dengan dokter kandungan sebelum mengonsumsi cokelat.