Benarkah Tidak Makan Malam Membuat Lebih Cepat Kurus?

Apakah akhir-akhir ini kamu mulai tidak makan di malam hari, demi berat badan lebih cepat turun atau perut yang lebih rata? Tetapi, apakah hal tersebut benar-benar efektif membuat tubuh lebih kurus?

Ada banyak perdebatan dalam dunia medis, sehingga masih diperlukan banyak penelitian untuk menentukan apakah tidak makan malam memang dapat membuat tubuh jadi lebih kurus. Meski tidak dapat dianggap sebagai obat untuk obesitas, namun dengan memerhatikan asupan kalori, membatasi waktu makan mungkin dapat membantu menurunkan berat badan.

Benarkah Tidak Makan Malam Membuat Lebih Cepat Kurus

Memerhatikan Asupan Kalori yang Masuk

Yang penting sebenarnya bukan tentang waktu kamu makan, tetapi apa dan seberapa banyak kalori yang masuk ke tubuh. Kalori tetap saja kalori, kapan pun kamu mengonsumsinya. Jika kalori yang masuk lebih banyak daripada yang keluar, maka berat badanmu hampir pasti bertambah.

Makan di malam hari, terutama setelah jam makan malam, lebih berisiko membuat kamu terlalu banyak makan. Cek saja camilan yang biasa kamu makan setelah makan malam atau saat tidak bisa tidur. Pasti sebagian besar adalah keripik atau kue yang termasuk makanan kalori tinggi tanpa nutrisi. Apalagi jika kamu mengonsumsinya sambil nonton TV.

Selain itu, berikut beberapa fakta dapat mendukung sebaiknya kamu menghindari makan pada malam hari:

  • Makanan yang dikonsumsi setelah makan malam, kemungkinan tidak dibakar secara maksimal selama kamu tidur. Tidak seperti makan pagi dan makan siang yang akan dibakar saat beraktivitas.
  • Berat badan kamu juga lebih mungkin bertambah jika kamu kurang tidur sehingga memengaruhi hormon metabolik yang dapat membuatmu lebih sering lapar, dan juga memengaruhi metabolisme nutrisi.

Agar Pola Makan Lebih Sehat

Kamu perlu disiplin untuk membatasi makan malam, terutama menghindari makan camilan setelah makan malam. Tidak hanya karena ingin kurus, tetapi agar tubuh lebih sehat. Berikut ini adalah yang dapat kamu lakukan:

  • Tetapkan waktu kapan tidak boleh lagi mengambil makanan di dapur setelah makan malam.
  • Upayakan untuk sarapan setiap pagi. Sarapan yang kaya protein, dapat mengontrol nafsu makan sepanjang hari.
  • Sebaiknya kamu tidak melewatkan makan siang ataupun sarapan agar malam harinya kamu tidak mendapat pembenaran untuk makan banyak.
  • Tempatkan makanan ringan di dalam lemari tertutup. Camilan dalam wadah di atas meja dapat membuat siapapun ingin dan dengan bebas dapat makan terus meski sedang tidak lapar.
  • Tetaplah bergerak aktif sepanjang hari.
  • Jika kamu memang sangat kelaparan di malam hari setelah makan malam, setidaknya pilih makanan yang lebih sehat, seperti yoghurt, atau pilih camilan yang mengandung maksimal 150 kalori. Hindari makanan pedas dan kafein yang membuat kamu lebih susah tidur.
  • Saat beraktivitas maupun istirahat, tubuh tetap akan membakar kalori. Hanya saja pembakaran saat istirahat berjalan lebih lambat dibanding saat aktif.

Ada banyak alasan mengapa orang sering banyak makan di malam hari, mulai dari kelaparan, stres, insomnia, hingga kebosanan. Padahal makan sebelum tidur justru dapat mengganggu kualitas tidurmu dan dapat menyebabkan gangguan pencernaan.

Yuk, lebih cermat memerhatikan asupan makanan yang kamu konsumsi. Terapkan pola makan dan pola hidup sehat. Hindari makan malam berlebihan dan disarankan tidak makan setidaknya 1-1,5 jam sebelum tidur. Untuk memastikan, kamu juga dapat berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter ahli gizi, sehingga kamu lebih paham bagaimana cara yang tepat untuk menurunkan berat badan.

Ditinjau oleh : dr. Allert Noya

Referensi