Benjolan di bawah lidah, seringkali menimbulkan keluhan yang mengganggu akibat rasa mengganjal yang ditimbulkannya. Keluhan ini bisa menjadi pertanda beberapa penyakit. Mulai dari yang tidak berbahaya, hingga lebih serius. Mengetahui penyebab benjolan di bawah lidah dapat membantu Anda lebih waspada, sehingga bisa mendapatkan penanganan yang tepat bila dibutuhkan.

Benjolan yang dimaksud di sini bukanlah tonjolan-tonjolan kecil yang normal berada pada permukaan lidah. Benjolan ini umumnya terasa mengganjal di bawah lidah, bahkan mungkin disertai rasa nyeri atau timbulnya luka. Bahkan dapat mengganggu fungsi mulut, seperti untuk makan maupun berbicara.

Benjolan di Bawah Lidah Dapat Disebabkan Penyakit Ini - Alodokter

Beberapa Penyebab Benjolan di Bawah Lidah

Beberapa penyakit yang mungkin muncul dengan gejala benjolan di bawah lidah, yaitu:

  • Ranula
    Ranula adalah kista yang timbul akibat kelenjar air liur yang tersumbat di mulut. Kista tersebut tumbuh sebagai benjolan di bawah lidah atau di dasar mulut. Ukuran dari benjolan ini berbeda-beda. Ada yang kecil dan tidak membesar, ada juga yang awalnya kecil lalu lama-lama menjadi besar, umumnya tidak menimbulkan nyeri.Warna kista bisa tampak bening atau kebiruan. Kadang-kadang ranula bisa menyebabkan kesulitan menelan atau bicara. Penanganan ranula ditentukan sesuai dengan ukurannya, dokter mungkin melakukan sayatan untuk mengeluarkan cairan kista untuk mengempiskannya, atau menyarankan tindakan pembedahan.
  • Sialolitiasis
    Sialolitiasis atau yang dikenal sebagai batu kelenjar air liur, dapat menyebabkan pembengkakan pada area kelenjar liur, umumnya terjadi di dasar mulut (kelenjar submandibular). Selain itu juga dapat mengenai kelenjar liur pada area pipi bagian dalam (kelenjar parotid), dan bawah lidah (kelenjar sublingual).Jika ukuran batu masih kecil, maka dokter gigi dapat membantu mengeluarkannya dengan sedikit dorongan. Namun untuk batu yang berukuran cukup besar, dokter perlu membuat sayatan untuk mengeluarkannya.
  • Kanker kelenjar air liur
    Kelenjar air liur berjumlah ratusan dan terdapat di seluruh rongga mulut, hidung, dan tenggorokan. Meski kanker ini paling umum ditemukan pada kelenjar liur di area pipi (kelenjar parotid), kanker kelenjar air liur juga dapat terjadi pada kelenjar submandibular (dasar mulut) dan sublingual (bawah lidah). Penanganan yang diberikan bisa berupa kemoterapi, radioterapi, atau pembedahan, tergantung pada seberapa jauh perjalanan penyakit dan penyebaran sel kanker.
  • Kanker Lidah
    Kemungkinan lain ketika muncul benjolan di bawah lidah adalah adanya kanker lidah. Selain di bawah lidah, kanker lidah juga bisa muncul pada bagian pangkal (sepertiga lidah bagian belakang) dan lidah bagian depan.Kanker lidah biasanya terjadi pada orang berusia di atas 40 tahun. Penyakit ini lebih banyak diderita oleh pria daripada wanita. Orang-orang yang berisiko terkena penyakit ini adalah yang memiliki kebiasaan merokok dan mengonsumsi minuman keras.

Sebenarnya kanker pada bagian bawah lidah lebih jarang terjadi. Namun, ketika bagian tersebut mengalami kanker, biasanya akan lebih agresif dibandingkan kanker pada lidah bagian lain. Kanker lidah mungkin ditangani menggunakan kombinasi radioterapi dengan kemoterapi, maupun pembedahan.

Benjolan di bawah lidah bisa menandakan berbagai kondisi. Untuk memastikan, Anda harus memeriksakan diri ke dokter gigi. Jangan tunda pemeriksaan benjolan di bawah lidah, terutama jika tidak kunjung hilang atau menyebabkan gangguan fungsi serta pergerakan pada lidah dan mulut. Senantiasa jaga kebersihan rongga mulut, termasuk kesehatan lidah, untuk menghindari gangguan dan penyakit pada mulut.