Ambeien merupakan penyakit yang umum dialami banyak orang. Cara mengobati ambeien pun sangat beragam, mulai dari penanganan mandiri di rumah hingga prosedur medis yang dilakukan oleh dokter. Pilihan pengobatan biasanya disesuaikan dengan tingkat keparahan ambeien yang diderita.
Ambeien atau dikenal juga sebagai wasir, terjadi ketika pembuluh darah di bagian bawah rektum atau anus membengkak akibat peningkatan tekanan di area bawah rongga perut.

Penyakit yang dikenal dengan istilah medis hemoroid ini bisa disebabkan oleh banyak hal, mulai dari kebiasaan mengejan saat BAB, duduk terlalu lama, atau sering mengangkat beban berat. Ambeien juga bisa dipicu oleh sembelit, kehamilan, hingga faktor genetik atau keturunan.
Jenis Ambeien dan Ciri-Cirinya
Berdasarkan lokasi kemunculannya, ambeien terbagi menjadi dua jenis, yaitu:
Ambeien dalam
Ambeien dalam atau hemoroid internal berasal dari rektum, yaitu bagian akhir usus besar sebelum anus. Wasir jenis ini biasanya tidak terlihat dari luar, kecuali jika sudah menonjol keluar melalui anus.
Gejala yang kerap dirasakan pada hemoroid internal adalah BAB berdarah, tanpa disertai rasa nyeri, kecuali jika benjolan sudah keluar atau mengalami iritasi.
Ambeien luar
Ambeien luar atau hemoroid eksternal terbentuk di sekitar lubang anus. Gejalanya antara lain rasa gatal dan perih di area anus, serta adanya benjolan atau pembengkakan di sekitar anus dan berdarah.
Meski umumnya tidak berbahaya dan dapat sembuh dengan pengelolaan yang tepat, ambeien sering kali menyebabkan ketidaknyamanan hingga nyeri. Namun, Anda bisa melakukan beberapa cara sederhana untuk mengatasi dan meringankan gejala ambeien yang muncul.
Cara Mengobati Ambeien secara Mandiri
Mengubah pola hidup menjadi lebih sehat bisa menjadi salah satu cara mengobati ambeien secara mandiri di rumah. Beberapa cara menerapkan pola hidup sehat untuk mengatasi ambeien meliputi:
1. Konsumsi makanan berserat tinggi
Konsumsi makanan berserat tinggi merupakan salah satu cara mengobati ambeien. Hal ini karena serat bisa membuat tinja menjadi lebih lunak, sehingga Anda tidak perlu mengejan terlalu kuat saat BAB. Beberapa makanan berserat yang baik dikonsumsi meliputi sayuran hijau, buah-buahan, kacang-kacangan, dan biji-bijian.
2. Perbanyak minum air putih
Memperbanyak konsumsi air putih bisa menjaga tinja tetap lunak dan mengurangi kemungkinan terjadinya sembelit. Selain itu, Anda juga harus menghindari minuman berkafein dan beralkohol karena dapat menyebabkan ambeien bertambah parah.
3. Jaga kebersihan anus
Untuk mengobati sekaligus mencegah komplikasi infeksi dari ambeien di anus yang pecah, Anda dianjurkan untuk rutin membersihkan kulit di sekitar anus. Gunakan handuk kecil yang lembut, lalu tepuk area kulit anus perlahan. Hindari pemakaian sabun pembersih yang mengandung pewangi untuk mencegah iritasi.
4. Jangan tunda buang air besar
Menunda buang air besar dapat membuat tinja menjadi keras dan kering, sehingga memungkinkan Anda harus mengejan terlalu kuat. Oleh karena itu, segeralah ke kamar mandi apabila Anda telah merasakan dorongan untuk buang air besar.
5. Olahraga secara teratur
Olahraga secara teratur tidak hanya berguna untuk menurunkan berat badan, tetapi juga bisa mengontrol tekanan darah dan mencegah terjadinya sembelit. Oleh karena itu, Anda dianjurkan berolahraga minimal 30 menit setiap harinya.
Cara Mengobati Ambeien Melalui Prosedur Medis
Jika pengobatan mandiri tidak kunjung meredakan gejala atau justru semakin parah, sebaiknya Anda berkonsultasi ke dokter. Dokter biasanya akan memberikan obat-obatan lebih dulu yang akan disesuaikan dengan kondisi Anda.
Nah, obat ambeien yang biasa dokter berikan adalah obat yang dimasukkan melalui anus (suppositoria) atau obat oles untuk meredakan pembengkakan dan rasa tidak nyaman.
Selain itu, ada pula obat-obatan yang diminum, biasanya obat antinyeri untuk mengurangi rasa perih atau sakit di sekitar anus. Tak hanya itu, obat pencahar juga bisa digunakan untuk melancarkan buang air besar sehingga tidak memperparah gejala ambeien.
Jika ambeien tidak kunjung sembuh atau bahkan semakin parah sampai menimbulkan bahaya, pengobatan ambeien melalui prosedur medis bisa menjadi pilihan. Beberapa prosedur penanganan wasir yang umum dilakukan meliputi:
1. Ligasi pita karet
Prosedur ini dilakukan dengan cara mengikat bagian dasar wasir menggunakan satu atau dua pita karet kecil. Ikatan tersebut akan memutus suplai darah ke jaringan ambeien, sehingga benjolan ambeien akan mengecil, mengering, dan akhirnya lepas sendiri dalam beberapa hari.
Ligasi pita karet biasanya efektif untuk hemoroid internal tingkat ringan hingga sedang. Prosedur ini tidak memerlukan sayatan dan umumnya hanya menimbulkan rasa tidak nyaman ringan setelahnya.
2. Skleroterapi
Pada prosedur skleroterapi, dokter akan menyuntikkan larutan kimia khusus langsung ke jaringan ambeien. Cairan ini berfungsi sebagai iritan yang membuat dinding pembuluh darah menebal, mengecil, dan akhirnya ambeien mengempis serta menghilang.
Skleroterapi tidak memerlukan pembiusan dan biasanya direkomendasikan untuk ambeien internal ukuran kecil hingga sedang. Setelah prosedur, pasien biasanya dapat kembali beraktivitas seperti biasa dalam waktu singkat.
3. Koagulasi
Prosedur koagulasi menggunakan energi panas, baik sinar laser, cahaya inframerah, atau arus listrik bipolar, untuk membakar dan menghancurkan pembuluh darah yang membengkak pada jaringan ambeien. Akibatnya, jaringan ambeien akan mengecil dan mati.
Prosedur ini relatif minim nyeri dan tidak memerlukan sayatan. Koagulasi biasanya digunakan untuk ambeien internal yang berdarah atau menonjol keluar.
4. Kauterisasi
Teknik kauterisasi memanfaatkan alat bedah listrik (elektrokauter) untuk membakar dan mengangkat jaringan ambeien. Proses ini juga membantu menghentikan perdarahan dengan cara menutup pembuluh darah yang pecah.
Kauterisasi dapat digunakan pada ambeien dengan ukuran lebih besar atau yang mengalami komplikasi, seperti perdarahan parah. Setelah prosedur, pasien biasanya mengalami nyeri ringan hingga sedang yang bisa diatasi dengan obat pereda nyeri.
5. Operasi pengangkatan wasir
Jika ambeien sudah parah, berulang, atau tidak membaik dengan prosedur lain, dokter akan merekomendasikan tindakan pembedahan, seperti hemoroidektomi atau stapled hemorrhoidopexy.
Hemoroidektomi adalah operasi pengangkatan seluruh jaringan ambeien. Sementara itu, stapled hemorrhoidopexy adalah prosedur di mana jaringan ambeien yang menonjol akan ‘dijahit’ atau ‘distapler’ kembali ke tempat asalnya sehingga suplai darah terhenti.
Setiap cara mengobati ambeien dilakukan menyesuaikan tingkat keparahan dan kondisi pasien. Oleh karena itu, konsultasi dengan dokter sangat penting agar pengobatan yang diberikan sesuai dan aman.
Jika Anda mengalami gejala ambeien yang menetap, semakin berat, atau terjadi perdarahan banyak, segera periksakan ke dokter untuk mendapatkan cara mengobati ambeien yang tepat. Pemeriksaan dan pengobatan yang sesuai akan membantu mencegah komplikasi dan meningkatkan kualitas hidup Anda.