Betaver adalah obat antivertigo berbahan aktif betahistine. Betaver bermanfaat untuk meredakan keluhan pusing berputar atau vertigo akibat penyakit Meniere.
Betaver mengandung 6 mg betahistine per tablet. Betahistine bekerja dengan cara memperbaiki sirkulasi darah di telinga bagian dalam. Cara ini dapat mengurangi penumpukan cairan dan tekanan berlebih di telinga bagian dalam. Hasilnya, gejala pusing berputar atau vertigo akibat penyakit Meniere bisa mereda.

Betaver hadir dalam sediaan tablet 6 mg. Betaver 6 mg Tablet bisa diperoleh dengan resep dokter.
Apa Itu Betaver
| Bahan aktif | Betahistine |
| Golongan | Obat resep |
| Kategori | Antivertigo/Antihistamin H3 |
| Manfaat | Meredakan vertigo atau pusing berputar pada penyakit Meniere |
| Digunakan oleh | Dewasa usia ≥18 tahun |
| Betaver untuk ibu hamil | Kategori C: Belum ada cukup bukti dari studi pada binatang percobaan maupun manusia yang menjelaskan keamanan betahistine terhadap ibu hamil maupun janin. |
| Betaver tidak boleh digunakan oleh ibu hamil, kecuali jika disarankan oleh dokter. | |
| Betaver untuk ibu menyusui | Tunda menyusui sampai 3–4 jam setelah minum obat ini untuk meminimalkan efek samping pada bayi. Beri tahu dokter jika anak mengalami mual atau rewel selama Anda menggunakan Betaver. |
| Bentuk obat | Tablet |
Peringatan sebelum Menggunakan Betaver
Obat yang mengandung betahistine tidak diperuntukkan bagi penderita vertigo akibat BPPV atau gangguan pada otak. Hal lain yang perlu diperhatikan sebelum menggunakan obat vertigo ini adalah:
- Beri tahu dokter tentang riwayat alergi Anda. Betaver tidak boleh digunakan oleh orang yang alergi terhadap betahistine.
- Jangan menggunakan obat vertigo berisi betahistine jika Anda sedang menderita feokromositoma.
- Hindari penggunaan produk betahistine, seperti Betaver, jika Anda sedang mengalami gejala alergi, seperti rhinitis alergi atau biduran. Hal ini karena betahistine bisa menambah berat keluhan tersebut.
- Bicarakan terlebih dahulu dengan dokter perihal penggunaan Betaver jika Anda sedang menderita tukak lambung, asma, hipotensi, penyakit liver, atau penyakit kardiovaskular.
- Pastikan Anda memberi tahu dokter jika sedang hamil, berencana hamil, atau sedang menyusui.
- Informasikan kepada dokter mengenai semua obat yang sedang Anda gunakan, termasuk suplemen dan produk herbal. Tujuannya adalah untuk mengantisipasi interaksi antarobat.
- Segera ke dokter jika Anda mengalami reaksi alergi obat atau efek samping serius setelah mengonsumsi Betaver.
Dosis dan Aturan Pakai Betaver
Dosis Betaver untuk mengatasi keluhan vertigo atau gejala lain pada penyakit Meniere adalah 6–12 mg (1–2 tablet Betaver) 3 kali sehari.
Cara Menggunakan Betaver dengan Benar
Gunakan Betaver sesuai anjuran dokter dan petunjuk pada kemasan obat. Jangan mengurangi atau melebihi dosis yang dianjurkan tanpa sepengetahuan dokter.
Ikuti petunjuk penggunaan Betaver di bawah ini supaya keluhan vertigo cepat membaik:
- Konsumsilah Betaver pada saat makan atau segera setelah makan untuk mencegah timbulnya sakit maag.
- Telan tablet Betaver dengan air putih.
- Jika Anda lupa mengonsumsi Betaver, minumlah obat ini pada jadwal berikutnya tanpa menggandakan dosis.
- Selain konsumsi obat vertigo, segera duduk atau berbaring dan tidak banyak bergerak saat gejala terjadi. Hindari mengubah posisi tubuh secara tiba-tiba serta jangan menengadah dan membaca tulisan apa pun.
- Simpan Betaver di tempat kering dan sejuk. Jangan menyimpannya di tempat yang lembap atau panas. Jauhkan obat ini dari jangkauan anak-anak.
- Jangan konsumsi Betaver yang sudah melewati tanggal kedaluwarsa.
Interaksi Betaver dengan Obat Lain
Betahistine yang terkandung dalam Betaver dapat berinteraksi dengan obat lain. Efektivitas betahistine dan obat antihistamin, seperti diphenhydramine atau loratadine, bisa berkurang jika kedua obat tersebut digunakan bersamaan.
Agar terhindar dari efek interaksi yang tidak diinginkan, berkonsultasilah ke dokter jika hendak menggunakan obat lain bersama Betaver.
Efek Samping dan Bahaya Betaver
Efek samping yang bisa terjadi akibat konsumsi obat vertigo yang mengandung betahistine, seperti Betaver, adalah:
- Gangguan pencernaan, seperti perut kembung, sakit perut, atau sakit maag
- Mulut kering
- Diare
- Sakit kepala
Hubungi dokter melalui chat jika efek samping tidak membaik atau justru memberat agar penyebabnya bisa dipastikan dan diberikan penanganan yang sesuai.
Meski jarang terjadi, penggunaan obat vertigo berisi betahistine dapat menimbulkan reaksi alergi obat. Segera ke IGD rumah sakit terdekat jika timbul gejala alergi obat, seperti biduran, bengkak di kelopak mata atau bibir, mengi, atau sesak napas setelah minum Betaver.