Rutin melakukan jalan cepat selama 30 menit setiap hari akan memberikan manfaat kesehatan yang baik untuk tubuh. Di antaranya adalah lemak tubuh akan berkurang, kekuatan dan ketahanan otot akan meningkat, sistem jantung dan pembuluh darah semakin lancar, tulang pun akan semakin kuat.

Jalan cepat diartikan sebagai aktivitas berjalan yang cukup cepat, namun berbeda dengan berlari. Dengan berjalan cepat, jarak satu kilometer dapat ditempuh dalam waktu 12 menit. Untuk memperoleh manfaat kesehatan, kita dianjurkan untuk jalan cepat setidaknya selama 30 menit setiap hari.

Biasakan Jalan Cepat dari Sekarang Karena Manfaatnya Luar Biasa - Alodokter

Namun jika hal tersebut terasa sulit, ada pilihan yang lebih meringankan. Misalnya dengan memecah jadwal olahraga jalan cepat menjadi tiga tahap dengan masing-masing tahap mengambil durasi 10 menit. Yang terpenting, tujuan utama untuk menjadikan jalan cepat sebagai kegiatan rutin tercapai.

Inilah Manfaat Jalan Cepat bagi Tubuh

Jalan cepat memiliki manfaat yang tidak sedikit untuk tubuh. Beberapa di antaranya ada di bawah ini:

  • Memperbaiki suasana hati
    Sebuah penelitian menyebutkan bahwa jalan cepat secara rutin berpotensi memperbaiki suasana hati. Selain itu, olahraga ini juga dapat membantu mengatasi depresi. Berjalan di taman yang dikelilingi tanaman hijau serta udara yang segar terbukti efektif dalam memberikan efek relaksasi, meredakan cemas, serta dapat membantu tidur lebih nyenyak.
  • Menurunkan risiko demensia
    Aktivitas berjalan, baik cepat maupun santai, yang dilakukan secara rutin dapat memperlancar aliran darah ke otak dan menurunkan risiko penyakit pembuluh darah. Bahkan menurut penelitian, berjalan secara teratur dapat menurunkan risiko terkena demensia dan membantu menjaga fungsi otak di usia tua.
  • Menjaga kesehatan jantung
    Berjalan cepat juga baik untuk menjaga kesehatan jantung. Selain itu, jalan cepat juga bermanfaat dalam membantu mengontrol tekanan darah dan mengurangi kolesterol. Kedua kondisi tersebut merupakan faktor-faktor yang memperbesar peluang seseorang terkena penyakit jantung dan stroke.
  • Mencegah atau mengontrol diabetes
    Jalan cepat antara 20-30 menit sehari dapat membantu menurunkan kadar gula darah. Selain itu, jalan cepat yang dilakukan secara rutin juga berpeluang untuk mendapatkan berat badan yang ideal. Kedua hal tersebut merupakan aspek penting dalam membantu mencegah dan mengelola diabetes.
  • Mencegah osteoarthritis
    Aktivitas berjalan merupakan bentuk latihan beban yang bagus untuk tulang dan otot. Berjalan juga merupakan kegiatan positif yang mampu membantu menjaga tulang rawan tetap sehat. Hal ini berguna dalam rangka mencegah terjadinya perlemahan tulang atau osteoporosis. Aktivitas yang dilakukan secara rutin ini juga berguna untuk mencegah penyakit terkait penuaan berupa sendi nyeri, bengkak, dan kaku, yang biasa kita sebut dengan osteoarthritis.
  • Mengurang risiko kanker
    Rutin berolahraga termasuk berjalan cepat didampingi dengan pola hidup sehat ternyata dapat mengurangi risiko seseorang terkena kanker, seperti kanker payudara, usus besar, prostat, dan kanker rahim. Manfaat jalan cepat sebagai pencegahan kanker ini dikaitkan dengan berkurangnya peradangan, sistem kekebalan tubuh yang lebih kuat, serta perbaikan metabolisme tubuh yang dapat menghambat pertumbuhan sel kanker.

Lakukan ini Agar Jalan Cepat Tidak Membahayakan

Melakukan olahraga apa pun harus dilakukan dengan cara yang tepat demi meminimalkan risiko cedera. Maka dari itu, lakukan beberapa hal ini sebelum melakukan jalan cepat.

  • Pilih sepatu dan pakaian yang tepat
    Agar jalan cepat makin optimal, pilih sepatu yang tepat untuk melindungi kaki. Selain sepatu, pakaian yang digunakan disarankan disesuaikan dengan cuaca serta kondisi dan kenyamanan pemakai. Jika berolahraga di luar ruangan saat malam, sebaiknya kenakan pakaian yang berwarna cerah atau reflektor untuk memudahkan pengguna jalan lain mengetahui keberadaan Anda.
  • Pilih rute jalan yang aman dan nyaman
    Pilihlah lokasi yang baik, aman, dan nyaman untuk melakukan jalan cepat. Selalu perhatikan medan atau jalanan agar tidak cedera atau terluka. Hindarilah jalanan berlubang, tidak rata, cuaca yang tidak ramah, atau tempat terlalu ramai agar aktivitas ini berjalan optimal.
  • Lakukan pemanasan
    Sebelum jalan cepat, sebaiknya lakukan pemanasan yang cukup setidaknya 5-10 menit. Pemanasan otot ini berguna untuk mempersiapkan tubuh melakukan aktivitas dan menghindari cedera.
  • Pendinginan
    Saat jalan cepat sudah mendekati akhir, kurangi intensitas olahraga ini dengan melakukan jalan santai. Jalan santai selama 5-10 menit bisa membantu otot-otot yang tadi panas menjadi dingin.
  • Peregangan
    Lakukan peregangan setelah selesai melakukan pendinginan. Jika Anda lebih memilih untuk melakukan peregangan sebelum jalan cepat, jangan lupa lakukan pemanasan terlebih dahulu.

Jalan cepat adalah kegiatan yang murah dan mudah dilakukan. Selain itu, aktivitas ini juga minim risiko jika dilakukan dengan tepat. Hanya saja, jika memiliki kondisi gangguan kesehatan tertentu, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter agar kegiatan ini tetap bisa berimplikasi positif terhadap tubuh.