Tidak hanya murah, lari juga termasuk olahraga yang bisa dilakukan kapan saja. Selain itu, banyak manfaat lari bagi tubuh Anda. Termasuk untuk menurunkan risiko dari segala macam penyakit berbahaya.

Beberapa manfaat lari untuk kesehatan tubuh, yaitu dapat memperlancar aliran darah, serta meningkatkan kesehatan dan kebugaran tubuh. Di samping itu, lari juga dapat memicu pengeluaran hormon dan enzim yang merangsang jantung dan otot bekerja lebih baik. Tak hanya itu, simak manfaat lari lainnya berikut ini.

Lima Manfaat Lari yang Sayang untuk Dilewatkan - Alodokter

Manfaat Lari

Di samping memperlancar aliran darah dalam tubuh, lari juga memiliki manfaat lain yang secara langsung dapat memengaruhi beberapa bagian tubuh. Berikut ini adalah beberapa manfaat lari bagi tubuh.

  • Mengurangi berat badan
    Olahraga lari dapat memicu pembakaran kalori dalam tubuh Anda. Banyaknya kalori yang dibakar dipengaruhi oleh seberapa cepat dan seberapa jauh jarak lari Anda, serta berat badan Anda.
  • Baik bagi kesehatan lutut
    Melakukan olahraga lari dapat memelihara kesehatan lutut, bahkan pada penderita arthritis sekalipun. Studi menunjukkan bahwa olahraga lari dapat menurunkan risiko arthritis pada lutut dan pinggul, serta merangsang pertumbuhan tulang rawan pada lutut. Namun apabila Anda memiliki masalah pada sendi, sebaiknya konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu, sebelum memulai olahraga lari sebagai aktivitas rutin.
  • Mencegah osteoporosis
    Olahraga lari dapat memicu pembentukan sel-sel tulang baru. Hal ini yang membuat tulang Anda menjadi lebih kuat dan dapat menurunkan risiko terkena osteoporosis di kemudian hari.
  • Mengurangi risiko jantung koroner
    Berlari lebih dari 16 km per minggu, setidaknya bisa meningkatkan HDL atau kolesterol baik dalam tubuh Anda. Manfaat lari lainnya yang bisa Anda dapatkan yaitu berkurangnya kadar trigliserida dan lemak dalam tubuh. Dan jika Anda bisa meningkatkan jarak lari hingga 80 km per minggu, Anda akan mengalami peningkatan HDL yang signifikan.
    Penelitian menunjukkan bahwa mereka yang melakukan olahraga lari teratur dan lebih dari 50 menit dalam seminggu dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular. Selain melakukan olahraga teratur, Anda perlu menunjangnya dengan makanan dan gaya hidup yang sehat.
  • Memperbaiki suasana hati
    Seseorang yang rutin melakukan olahraga lari, akan merasa hari-harinya lebih baik dan bahagia. Hal ini mampu meningkatkan suasana hati Anda, dan berdampak baik pada kualitas hidup Anda. Selain itu, olahraga lari juga dipercaya dapat menurunkan risiko terjadinya depresi. Hal ini karena ketika lari, tubuh melepaskan hormon endorfin yang mampu berinteraksi dengan reseptor di otak Anda untuk mengurangi persepsi tentang rasa sakit. Hormon ini juga memicu perasaan positif di dalam tubuh. Olahraga dipercaya dapat meringankan penyakit depresi ringan hingga sedang.

Tips Melakukan Olahraga Lari

Meski mudah dan dapat dilakukan kapan saja, sebaiknya Anda mengetahui beberapa tips lari di bawah ini agar hasil yang didapatkan lebih maksimal dan dapat mengurangi risiko cedera yang mungkin terjadi.

Beberapa hal yang harus diketahui, di antaranya:

  • Pilih sepatu yang tepat, guna mengurangi risiko cedera.
  • Lakukan pemanasan sebelum lari.
  • Mulailah dengan berjalan selama lima menit atau lebih.
  • Sisipkan lari setidaknya selama beberapa menit, kemudian kembali berjalan. Lakukan ini secara bergantian.
  • Tingkatkan durasi lari Anda secara bertahap, hingga Anda mampu berlari tanpa berjalan.
  • Lakukan pendinginan dengan berjalan pelan, agar detak jantung dan tekanan darah Anda kembali normal.

Selain mengikuti beberapa tips di atas, jika Anda baru pertama kali melakukan olahraga lari, sebaiknya Anda mulai perlahan dengan melakukannya secara rutin dua kali seminggu. Dan jika Anda memiliki kondisi tertentu, sebaiknya Anda mengonsultasikannya lebih dahulu kepada dokter Anda.

Untuk mendapatkan berbagai manfaat lari bagi tubuh seperti yang telah dijelaskan di atas, lakukanlah olahraga lari secara rutin. Agar hasil maksimal, kombinasikan lari dengan mengonsumsi makanan sehat dan mempraktekkan gaya hidup yang sehat.