Boska adalah obat untuk mengatasi nyeri, mulai dari sakit kepala, sakit gigi, nyeri otot, hingga nyeri saat menstruasi. Obat ini tersedia dalam bentuk tablet dan termasuk obat bebas, sehingga bisa diperoleh tanpa resep dari dokter.
Paracetamol dalam Boska bekerja langsung pada pusat pengaturan suhu tubuh dan rasa sakit yang ada di otak. Sementara itu, kandungan caffeine di dalamnya dapat meningkatkan efek pereda nyeri dari paracetamol sekaligus mengurangi rasa kantuk. Dengan begitu, aktivitas sehari-hari bisa berjalan dengan normal.

Apa Itu Boska
| Bahan aktif | Paracetamol 500 mg, caffeine 30 mg |
| Golongan | Obat bebas |
| Kategori | Analgetik-antipiretik |
| Manfaat | Meredakan nyeri ringan hingga sedang |
| Menurunkan demam | |
| Digunakan oleh | Dewasa dan anak usia ≥6 tahun |
| Boska untuk ibu hamil | Kategori C: Studi pada binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping terhadap janin, tetapi belum ada studi terkontrol pada ibu hamil. |
| Obat ini hanya boleh digunakan jika besarnya manfaat yang diharapkan melebihi besarnya risiko terhadap janin. | |
| Boska untuk ibu menyusui | Obat ini umumnya aman untuk digunakan oleh ibu menyusui, selama sesuai dengan aturan pakai produk atau anjuran dokter. |
| Bentuk obat | Kaplet |
Peringatan sebelum Menggunakan Boska
Boska tidak boleh digunakan secara sembarangan. Sebelum menggunakan obat ini, Anda perlu memperhatikan beberapa hal berikut:
- Beri tahu dokter mengenai riwayat alergi yang Anda miliki. Boska tidak boleh dikonsumsi oleh orang yang alergi terhadap obat ini atau obat lain yang satu golongan dengan obat ini.
- Sampaikan kepada dokter jika pernah atau sedang menderita defisiensi G6PD, penyakit hati, anemia, penyakit ginjal, aritmia, hipertensi, penyakit jantung, penyakit paru-paru, malnutrisi kronis, atau tukak lambung.
- Diskusikan dengan dokter jika Anda sering mengonsumsi minuman beralkohol atau mengalami kecanduan alkohol. Penggunaan Boska bersama alkohol bisa meningkatkan risiko terjadinya efek samping.
- Bicarakan dengan dokter mengenai penggunaan Boska jika Anda sedang hamil, menyusui, atau sedang merencanakan kehamilan.
- Konsultasikan ke dokter jika Anda sedang menggunakan obat lain, termasuk suplemen dan produk herbal, untuk mencegah interaksi obat yang tidak diinginkan.
- Segera ke dokter jika mengalami reaksi alergi obat atau efek samping serius selama menggunakan Boska.
Dosis dan Aturan Pakai Boska
Secara umum, dosis penggunaan Boska untuk meredakan demam dan nyeri berdasarkan usia pasien adalah:
- Dewasa dan anak usia ≥12 tahun: 1 kaplet, 3–4 kali sehari.
- Anak usia 6–12 tahun: ½–1 kaplet, 3–4 kali sehari.
Cara Menggunakan Boska dengan Benar
Gunakan Boska sesuai aturan pakai yang terdapat pada kemasan atau anjuran dokter. Jangan menambah atau mengurangi dosis tanpa persetujuan dokter.
Untuk memaksimalkan pengobatan, pastikan untuk mengikuti cara menggunakan Boska dengan benar di bawah ini:
- Minumlah Boska kaplet sebelum atau sesudah makan. Telan obat ini dengan bantuan air putih.
- Jika Anda lupa mengonsumsi Boska, segera minum obat ini begitu teringat. Namun, bila jeda waktu dengan dosis selanjutnya sudah dekat, abaikan dosis tersebut dan jangan menggandakan dosis selanjutnya.
- Konsultasikan dengan dokter jika setelah 3 hari demam tidak turun atau setelah 5 hari nyeri tidak kunjung mereda.
- Simpan Boska di tempat bersuhu ruangan, kering, dan terhindar dari sinar matahari langsung. Jauhkan dari jangkauan anak-anak.
Interaksi Boska dengan Obat Lain
Ada beberapa efek interaksi yang dapat terjadi jika Boska digunakan bersama obat lain, yaitu:
- Peningkatan kadar kafein di dalam darah jika digunakan bersama obat golongan MAOI, seperti isocarboxazid
- Penurunan efektivitas paracetamol jika digunakan dengan cholestyramine
- Penurunan efektivitas lamotrigine dalam mencegah kejang
- Penurunan efektivitas dari obat penenang atau obat golongan penghambat beta
- Peningkatan risiko terjadinya efek samping Boska jika digunakan bersama isoniazid atau probenecid
- Peningkatan risiko terjadinya perdarahan jika digunakan dalam jangka panjang bersama warfarin atau antikoagulan lain
Untuk menghindari terjadinya interaksi antarobat, berdiskusilah melalui fitur Chat Bersama Dokter jika Anda berencana menggunakan Boska bersama obat, suplemen, atau produk herbal apa pun.
Efek Samping dan Bahaya Boska
Efek samping yang mungkin muncul setelah mengonsumsi Boska adalah:
- Sakit perut
- Susah tidur
- Mual
- Muntah
- Jantung berdebar
- Memar atau perdarahan yang tidak biasa
- Urine berwarna gelap
- Penyakit kuning
Konsultasikan dengan dokter melalui layanan Chat Bersama Dokter jika efek samping di atas tidak kunjung membaik. Dokter dapat memberikan saran dan pengobatan untuk mengatasi keluhan tersebut.
Segera periksakan diri ke dokter jika muncul reaksi alergi obat setelah mengonsumsi Boska.