Gigitan atau sengatan serangga pada anak, baik oleh nyamuk, semut, lebah, atau tawon, memang bisa membuat khawatir, ya? Meski begitu, tenang dulu, Bun. Kondisi ini bisa diatasi dengan beberapa perawatan sederhana, kok.

Dampak gigitan serangga pada anak bisa berbeda-beda, tergantung jenis serangga, area gigitan, dan reaksi tubuh anak. Namun, umumnya gigitan serangga bisa membuat kulit anak memerah, bengkak, gatal, nyeri, dan muncul lepuhan kecil. Pada beberapa anak, gigitan serangga juga dapat memicu reaksi anafilaksis.

Bunda, Ini Cara Mengatasi Gigitan Serangga pada Anak - Alodokter

Cara Mengatasi Gigitan Serangga

Pertama-tama, Bunda perlu mengidentifikasi jenis serangga apa yang mengigit Si Kecil. Jika disebabkan oleh semut, nyamuk, atau kutu kasur, Bunda bisa langsung melakukan perawatan.

Namun, bila itu karena sengatan lebah, sengatnya harus dikeluarkan terlebih dahulu. Caranya, gunakan permukaan pipih dan keras, misalnya kartu ATM, untuk mendorong sengat keluar dari kulit. Dorong sengat mulai dari area kulit di sekitarnya, lakukan secara perlahan hingga sengat berhasil terdorong keluar.

Hindari mencubit sengat yang menancap di kulit atau menjepitnya dengan pinset, karena dapat membuat racun dalam sengat tersemprot masuk ke dalam tubuh Si Kecil.

Setelah itu, Bunda bisa memberikan perawatan berikut ini:

1. Cuci bekas gigitan

Bersihkan luka gigitan atau sengatan dari bulu serangga yang mungkin masih menempel di sekitarnya. Jika Si Kecil menggunakan perhiasan di sekitar gigitan, sebaiknya dilepas terlebih dahulu. Kemudian, bersihkan area bekas gigitan menggunakan air dan sabun tanpa parfum.

2. Kompres dengan air dingin

Setelah dicuci bersih, kompres area kulit bekas gigitan serangga menggunakan handuk bersih yang telah direndam dengan air dingin. Kompres area gigitan selama 20 menit. Kompres dingin ini bermanfaat untuk meredakan nyeri dan pembengkakan pada kulit.

3. Minta anak untuk beristirahat

Biarkan Si Kecil istirahat dan tidur agar ia cepat pulih. Minta Si Kecil untuk meluruskan anggota tubuh yang sakit dan mengganjalnya dengan bantal supaya bengkaknya lebih cepat hilang. Ingatkan ia juga untuk tidak menggaruk bekas gigitannya guna mencegah infeksi.

4. Berikan obat

Jika rasa nyeri yang dialami oleh Si Kecil tak kunjung mereda, Bunda juga bisa memberikan ia paracetamol. Sedangkan, untuk meredakan rasa gatal, losion kalamin bisa menjadi pilihan.

Selain itu, beberapa obat lain, seperti obat antihistamin atau krim yang mengandung kortikosteroid, terkadang juga dibutuhkan untuk mengatasi gigitan serangga pada anak. Tetapi, lakukan pemeriksaan ke dokter untuk mendapatkan dosis dan durasi penggunaan obat yang tepat untuk Si Kecil.

Sebagian besar gigitan dan sengatan serangga bisa diobati di rumah. Jadi, jika mendapati Si Kecil digigit atau disengat serangga, Bunda bisa memberikan pertolongan pertama seperti di atas, ya.

Akan tetapi, jika nyeri dan bengkak tak kunjung hilang dalam 2 hari atau semakin parah dan disertai dengan keluarnya nanah pada bekas gigitan, muntah, sakit kepala, serta demam, sebaiknya segera bawa Si Kecil ke dokter. Dikhawatirkan, luka akibat gigitan serangga sudah terinfeksi.