Cara kerja otot trisep dan bisep sangat penting untuk dipahami, terutama jika Anda ingin menjaga kekuatan dan fungsi lengan. Karena, setiap kali Anda mengangkat, mendorong, atau menarik sesuatu, kedua otot ini berperan besar agar gerakan lengan berjalan lancar dan aman.
Otot trisep dan bisep merupakan dua otot utama di lengan atas yang saling melengkapi. Cara kerja otot trisep dan bisep didasarkan pada prinsip otot antagonis, yaitu dua otot yang bekerja berlawanan untuk menciptakan gerakan yang halus dan terkontrol.

Nah, penting untuk mengenal cara kerjanya, supaya Anda dapat mengetahui pola latihan otot yang tepat.
Mengenal Cara Kerja Otot Trisep dan Bisep
Berikut ini adalah dua cara kerja otot trisep dan bisep dalam aktivitas sehari-hari:
Bekerja saling berlawanan
Setiap gerakan lengan melibatkan koordinasi yang kompleks antara otot trisep dan bisep. Pada saat Anda menekuk lengan, misalnya ketika mengangkat tas, membawa barang belanjaan, atau menarik pintu, bisep adalah otot yang aktif berkontraksi.
Posisi bisep berada di bagian depan lengan atas, dan ketika berkontraksi, ia menarik tulang lengan bawah ke arah tubuh. Kontraksi bisep menghasilkan gerakan fleksi atau tekukan pada sendi siku. Sementara pada saat yang bersamaan, trisep, yang letaknya di bagian belakang lengan atas, mengalami relaksasi agar tidak menghambat tekukan tersebut.
Sebaliknya, saat Anda meluruskan lengan, contohnya saat mendorong pintu atau meletakkan barang di tempat tinggi, trisep mengambil peran utama dengan berkontraksi. Kontraksi trisep akan menarik tulang lengan bawah ke arah belakang, meluruskan siku, sedangkan bisep berelaksasi.
Proses saling bergantian ini adalah inti dari cara kerja otot trisep dan bisep, sehingga lengan dapat bergerak secara efisien dan tidak kaku.
Koordinasi otot antagonis pada lengan
Secara medis, cara kerja otot trisep dan bisep disebut sebagai kerja otot antagonis. Ini berarti kedua otot tersebut saling melengkapi dan bekerja bergantian dalam satu rangkaian gerakan.
Bisep bertugas membengkokkan siku dan mengangkat lengan ke arah bahu, seperti saat Anda mengambil sesuatu dari meja atau mengangkat anak kecil. Sebaliknya, trisep berfungsi meluruskan siku dan membantu menjauhkan lengan dari tubuh. Fungsi ini sangat berguna saat Anda mendorong benda berat, menahan pintu, atau melakukan gerakan menepis.
Dengan cara kerja otot trisep dan bisep yang terkoordinasi, setiap gerakan yang dilakukan jadi lebih terkendali, tidak berlebihan, dan tubuh pun bisa menghemat energi. Inilah mengapa keseimbangan dan kekuatan trisep serta bisep sangat penting untuk aktivitas sehari-hari.
Pentingnya Menjaga Kesehatan Otot Trisep dan Bisep
Menjaga kesehatan dan fleksibilitas trisep serta bisep sangat penting dalam aktivitas sehari-hari. Berikut beberapa manfaat dari menjaga serta memahami cara kerja otot trisep dan bisep:
- Menurunkan risiko cedera pada sendi siku dan lengan atas
- Membantu aktivitas mengangkat, mendorong, dan menarik barang menjadi lebih mudah
- Menjaga postur tubuh tetap baik saat membawa beban berat
- Meningkatkan keseimbangan serta stabilitas otot lengan
Agar cara kerja otot trisep dan bisep selalu optimal, lakukan latihan rutin seperti push up, plank, atau angkat beban ringan. Latihan ini efektif untuk memperkuat otot, sehingga Anda lebih jarang mengalami nyeri akibat aktivitas berulang.
Jangan lupa untuk pemanasan sebelum berolahraga dan pendinginan setelahnya, agar otot trisep dan bisep tetap sehat serta tidak mudah tegang. Selain latihan fisik, tercukupinya asupan protein juga penting untuk mendukung perbaikan dan pertumbuhan otot.
Karena digerakkan hampir setiap saat, otot bisep dan trisep dapat mengalami gangguan. Nah, jika Anda mengeluhkan nyeri, bengkak, atau kelemahan pada lengan setelah aktivitas berat, beristirahatlah dan kompres bagian yang terasa tidak nyaman.
Bila keluhan tidak membaik beberapa hari, konsultasikan pada dokter guna memastikan cara kerja otot trisep dan bisep tidak terganggu oleh cedera. Konsultasi bisa dilakukan dengan Chat Bersama Dokter melalui aplikasi ALODOKTER untuk mendapatkan resep medis dan pengobatan yang tepat.