Suasana hati Si Kecil mudah berubah, dari tertawa tiba-tiba menjadi marah? Tenang Bunda dan Ayah, suasana hati anak yang mudah berubah (mood swing) bisa diatasi dengan beberapa cara berikut ini.

Mood swing merupakan hal yang wajar terjadi dan umumnya hanya berlangsung selama beberapa saat. Pada anak, mood swing sering kali disebabkan oleh kurangnya asupan nutrisi dan perubahan hormon dalam masa pertumbuhan. Mood swing biasanya dialami oleh anak yang mulai beranjak remaja atau memasuki masa pubertas.

Cara Mengatasi Mood Swing pada Anak - Alodokter

Cara Mengatasi Mood Swing pada Anak

Saat menghadapi anak yang mengalami mood swing, orang tua tidak perlu panik dan frustrasi, apalagi sampai bertindak kasar. Ada kiat-kiat yang dapat dilakukan Bunda dan Ayah untuk membantu anak mengatasi mood swing dan mengendalikan emosi mereka.

Ikuti langkah-langkah sederhana di bawah ini untuk menangani mood swing pada anak:

1. Temukan pemicu mood swing

Orang tua bisa mencari tahu penyebab anak mengalami mood swing, misalnya dengan menanyakan kegiatan apa yang baru dilakukannya, bagaimana kegiatan di sekolah atau makanan apa yang baru dikonsumsinya. Setelah itu, carilah cara untuk mengatasi penyebab tersebut.

Jika anak tidak mau menjawab, orang tua bisa mengalihkan perhatiannya dengan mengajaknya makan, membaca buku, menonton TV atau bermain game untuk sesaat. Setelah ia merasa tenang, baru tanyakan kembali apa yang membuatnya gusar.

2. Buat jadwal kegiatan yang teratur

Menetapkan jadwal makan, tidur atau bermain yang teratur adalah cara lain yang dapat orang tua lakukan untuk mengatasi mood swing pada anak. Kehidupan yang teratur dapat membantu mengurangi beban pikiran anak. Berikan jadwal yang berimbang antara kewajibannya dengan hiburan dan rekreasi.

3. Cukupi kebutuhan nutrisi

Kadar gula darah yang tidak stabil juga bisa meningkatkan risiko anak mengalami mood swing. Untuk itu penting bagi Bunda dan Ayah menjaga kestabilan gula darah Si Kecil. Caranya adalah dengan memberikan ia sarapan yang kaya akan protein, karbohidrat, dan serat.

Jangan lupa juga untuk rutin memberikan camilan sehat untuk anak setiap beberapa jam sekali agar dia tidak lapar. Kondisi tubuh yang lapar akan memicu anak mengalami mood swing.

4. Biasakan anak untuk olahraga

Sama halnya seperti orang dewasa, rutin berolahraga juga bermanfaat untuk menjaga suasana hati anak tetap baik. Ajaklah anak untuk melakukan olahraga yang menyenangkan dan disukainya, misalnya jogging di taman, bersepeda, berenang, atau bermain basket bersama keluarga maupun teman sebayanya.

Selain olahraga, Bunda dan Ayah juga dapat mengajak Si Kecil bermain musik atau melukis.

5. Catat tiap perubahan suasana hatinya

Buat catatan tiap kali anak mengalami mood swing. Apakah semakin sering dan atau parah? Apakah mengganggu pertumbuhan dan perkembangannya? Jika jawabannya tidak, orang tua sebenarnya tidak perlu terlalu khawatir. Catatan ini juga dapat membantu orang tua untuk menemukan penyebab anak mengalami mood swing.

Anak-anak memang wajar mengalami perubahan suasana hati, terutama anak yang beranjak remaja. Namun jika mood swing yang dialami sampai mengganggu aktivitas dan kualitas tidur anak, segera periksakan Si Kecil ke dokter anak atau psikolog anak. Begitu pula jika ada riwayat depresi atau kecemasan dalam keluarga.