Cara mengatasi sakit belikat kiri perlu diketahui, terutama jika keluhan sakit sering dirasakan setelah beraktivitas atau duduk terlalu lama. Keluhan ini tidak hanya mengganggu kenyamanan sehari-hari, tetapi juga membatasi pergerakan. Dengan cara ini, Anda bisa beraktivitas kembali dengan lebih nyaman.

Sakit belikat kiri umumnya disebabkan oleh otot yang tegang, salah posisi tubuh saat duduk, atau cedera ringan akibat aktivitas fisik. Namun, beberapa kasus juga bisa berkaitan dengan kondisi kesehatan tertentu, seperti masalah saraf, sendi, bahkan organ dalam. 

7 Cara Mengatasi Sakit Belikat Kiri dengan Mudah dan Aman - Alodokter

Nah, mengetahui cara mengatasi sakit belikat kiri secara tepat ini bisa mempercepat pemulihan dari rasa sakit, mengurangi risiko kambuh, serta menjaga fungsi tubuh agar tetap bekerja optimal.

Cara Mengatasi Sakit Belikat Kiri di Rumah

Untuk mengatasi sakit belikat kiri, berikut ini beberapa langkah yang bisa Anda lakukan dengan mudah dan aman di rumah:

1. Istirahatkan area yang nyeri

Bila belikat kiri terasa sakit, hentikan dahulu aktivitas fisik berat atau gerakan berulang yang melibatkan bahu atau lengan. Cara mengatasi sakit belikat kiri yang satu ini penting dilakukan agar otot dan jaringan sekitar belikat punya waktu untuk pulih. Hindari memaksakan diri untuk mengangkat benda berat, terutama jika rasa nyeri masih terasa.

2. Lakukan peregangan dan olahraga ringan

Gerakan peregangan sederhana bisa mengurangi otot yang kaku dan mencegah rasa kaku makin parah. Contohnya, duduk atau berdirilah dengan tegak, lalu tarik kedua bahu ke belakang sehingga tulang belikat saling mendekat. Tahan 10–15 detik dan ulangi 3–4 kali per sesi. Selain itu, Anda juga bisa melakukan gerakan memutar bahu secara perlahan untuk meredakan ketegangan.

3. Kompres dingin atau hangat

Cara mengatasi sakit belikat kiri berikutnya adalah dengan kompres. Gunakan kantong es yang dibalut kain tipis pada 1–2 hari pertama jika nyeri muncul setelah cedera, agar bengkak dan peradangan berkurang. Lalu, gunakan handuk hangat atau botol berisi air hangat untuk melemaskan otot yang tegang. Lakukan selama 10–15 menit beberapa kali sehari.

4. Oleskan balsam atau tempel koyo

Balsam atau koyo yang mengandung bahan aktif seperti menthol atau capsaicin memberikan sensasi hangat sehingga bisa melancarkan aliran darah dan meredakan nyeri sementara. Oleskan tipis pada area belikat kiri sesuai petunjuk kemasan dan jangan gunakan pada kulit yang terluka atau iritasi.

5. Jaga postur tubuh saat duduk maupun berdiri

Postur tubuh yang baik bisa menjadi cara mengatasi sakit belikat kiri dan mencegahnya kambuh. Pastikan punggung tetap tegak, bahu rileks, dan kepala tidak menunduk terlalu lama saat duduk. 

Gunakan kursi dengan sandaran punggung, atur tinggi meja kerja, serta pastikan kaki menapak di lantai. Sempatkan berdiri dan melakukan peregangan setiap 1–2 jam jika harus duduk lama.

6. Lakukan relaksasi dan kelola stres

Stres atau cemas berlebihan bisa menyebabkan otot tubuh, termasuk pada area bahu dan belikat, menjadi tegang. Upayakan relaksasi dengan napas dalam, meditasi, atau tidur cukup agar otot punya waktu memulihkan diri. Mengelola stres dengan baik bisa mempercepat pemulihan sakit belikat kiri.

7. Konsumsi obat pereda nyeri

Bila nyeri cukup mengganggu, Anda dapat mengonsumsi obat pereda nyeri seperti paracetamol atau ibuprofen. Namun, pastikan untuk membaca aturan pakai pada kemasan atau konsultasikan dengan dokter mengenai anjuran dosisnya.

Selain melakukan cara mengatasi sakit belikat kiri di atas, penting juga untuk menjaga pola hidup sehat, seperti rutin melakukan peregangan, memperbaiki posisi duduk di tempat kerja, dan menghindari gerakan berulang. Apabila keluhan tersebut sering kambuh, cobalah untuk menjaga berat badan ideal agar pemulihan lebih maksimal.

Pada dasarnya, cara mengatasi sakit belikat kiri bisa dilakukan secara mandiri di rumah apabila tidak ada tanda-tanda bahaya. Namun, jangan abaikan jika keluhan sakit belikat kiri disertai dengan keluhan lain, seperti sesak napas, kelemahan otot, demam tinggi, hingga kemerahan dan bengkak pada area belikat.

Berbagai gejala penyerta tersebut bisa saja menandakan adanya gangguan serius, seperti serangan jantung atau gangguan saraf. Apabila ragu, sebaiknya gunakan layanan Chat Bersama Dokter di aplikasi Alodokter untuk mendapatkan saran yang tepat sesuai kondisi.