Cortigra-N adalah obat berbentuk krim yang mengandung hydrocortisone dan neomycin. Cortigra-N bermanfaat untuk mengobati radang kulit atau dermatitis yang disertai infeksi bakteri.
Cortigra-N menggabungkan dua bahan aktif dengan fungsi berbeda. Hydrocortisone merupakan kortikosteroid topikal yang bekerja dengan cara menekan respons sistem imun saat terjadi peradangan pada kulit. Dengan begitu, gejala ruam, nyeri, bengkak, dan gatal-gatal berkurang.

Sementara itu, neomycin adalah antibiotik golongan aminoglikosida yang mampu menghentikan pertumbuhan bakteri penyebab infeksi. Neomycin bekerja dengan cara mengganggu produksi protein terlibat dalam pertumbuhan bakteri.
Berkat cara kerjanya, Cortigra-N efektif untuk mengobati infeksi bakteri ringan hingga sedang di kulit yang juga mengalami peradangan.
Cortigra-N tersedia dalam kemasan tube 5 gr. Cortigra-N krim 5 gr dapat diperoleh di apotek dengan resep dokter.
Apa Itu Cortigra-N
| Bahan aktif | Hydrocortisone acetate 1% dan neomycin 0,5 % |
| Golongan | Obat resep |
| Kategori | Kombinasi kortikosteroid topikal dan antibiotik topikal golongan aminoglikosida |
| Manfaat | Mengatasi peradangan pada kulit atau dermatitis yang disertai infeksi bakteri |
| Digunakan oleh | Dewasa |
| Cortigra-N untuk ibu hamil | Kategori C: Studi pada binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping hydrocortisone topikal terhadap janin, tetapi belum ada studi terkontrol pada ibu hamil. |
| Sementara itu, belum ada cukup bukti dari studi pada binatang percobaan maupun manusia yang menjelaskan keamanan neomycin terhadap ibu hamil maupun janin. | |
| Obat oles yang mengandung hydrocortisone dan neomycin, seperti Cortigra-N, tidak boleh digunakan oleh ibu hamil, kecuali atas anjuran dokter. | |
| Cortigra-N untuk ibu menyusui | Cortigra-N umumnya aman digunakan oleh ibu menyusui selama mengikuti petunjuk dokter. |
| Jika perlu menggunakan obat ini pada puting, oleskan setelah selesai menyusui dan jangan lupa untuk membersihkan sisa obat sebelum waktu menyusui selanjutnya. | |
| Bentuk obat | Krim |
Peringatan sebelum Menggunakan Cortigra-N
Penggunaan Cortigra-N tidak boleh asal-asalan. Hal penting yang perlu diperhatikan sebelum menggunakan obat ini antara lain:
- Beri tahu dokter jika Anda pernah mengalami iritasi atau alergi terhadap obat oles. Bila memungkinkan, sebutkan juga jenis obatnya. Cortigra-N tidak boleh digunakan oleh orang yang alergi terhadap kandungan produk ini.
- Informasikan kepada dokter jika Anda pernah mengalami alergi atau iritasi kulit setelah menggunakan obat oles yang mengandung gentamicin, kanamycin, atau obat lain dari golongan kortikosteroid topikal, seperti betametason.
- Sampaikan kepada dokter jika Anda sedang mengalami gendang telinga pecah. Obat oles yang mengandung neomycin tidak boleh digunakan pada telinga yang mengalami kondisi tersebut.
- Jangan menggunakan Cortigra-N jika Anda sedang mengalami tuberkulosis kulit, cacar, herpes, atau infeksi kulit akibat jamur, seperti kandidiasis kulit.
- Hindari penggunaan obat oles berbahan aktif hydrocortisone untuk mengobati dermatitis perioral, jerawat, rosacea, atau ruam popok. Agar penggunaan Cortigra-N tepat guna, pastikan Anda berkonsultasi dengan dokter melalui chat jika memiliki keluhan tertentu pada kulit.
- Bicarakan terlebih dahulu dengan dokter mengenai penggunaan Cortigra-N jika Anda sedang menderita diabetes, penyakit ginjal, atau sindrom Cushing.
- Mintalah saran dokter sebelum menggunakan Cortigra-N jika terdapat luka yang besar, luka tusuk, luka akibat gigitan hewan, atau luka bakar yang luas di area kulit yang akan diobati.
- Pastikan Anda memberi tahu dokter jika sedang hamil atau menyusui.
- Sampaikan kepada dokter mengenai semua obat yang sedang Anda gunakan, termasuk, obat oles lain, suplemen, dan produk herbal. Hal ini bertujuan untuk mencegah terjadinya interaksi antarobat.
- Jangan mengoleskan obat lain pada kulit yang sedang diobati dengan Cortigra-N kecuali atas saran dokter.
- Jangan menggunakan Cortigra-N di area wajah, ketiak, atau lipatan kulit, kecuali atas saran dokter.
- Segera temui dokter jika Anda mengalami reaksi alergi obat atau efek samping yang serius setelah memakai Cortigra-N.
Dosis dan Aturan Pakai Cortigra-N
Cortigra-N umumnya digunakan dalam pengobatan dermatitis yang disertai infeksi bakteri. Oleskan Cortigra-N secara merata pada area kulit yang perlu diobati, 2–3 kali sehari. Lama pengobatan 7 hari atau sesuai petunjuk dokter.
Cara Menggunakan Cortigra-N dengan Benar
Gunakanlah Cortigra-N sesuai anjuran dokter dan petunjuk yang tertera pada kemasannya. Jangan menggunakan krim ini terlalu banyak atau terlalu sering, tetapi secukupnya saja sesuai aturan pakai. Penggunaan krim kortikosteroid secara berlebihan dan dalam waktu yang lama bisa menimbulkan sindrom Cushing.
Berikut cara yang tepat dalam menggunakan Cortigra-N agar keluhan radang kulit yang terinfeksi kuman bisa cepat sembuh:
- Pastikan untuk mencuci tangan dan mengeringkannya sebelum menggunakan Cortigra-N. Bersihkan dan keringkan area kulit yang akan diobati.
- Oleskan krim Cortigra-N tipis-tipis di area kulit yang perlu diobati hingga merata.
- Jangan menutup atau membalut area yang diolesi krim Cortigra-N dengan perban, kecuali atas saran dokter.
- Jangan lupa untuk mencuci tangan setelah menggunakan Cortigra-N, kecuali jika yang diobati area tangan.
- Simpan Cortigra-N di tempat bersuhu ruangan dan terhindar dari panas serta lembap. Jauhkan obat ini dari jangkauan anak-anak.
- Jika lupa menggunakan Cortigra-N, segera pakai obat ini begitu teringat. Namun, bila sudah dekat dengan jadwal pemakaian berikutnya, tidak perlu mengoleskan obat ini lebih banyak pada pemakaian selanjutnya.
- Berhati-hatilah saat mengoleskan Cortigra-N pada kulit. Jangan sampai obat ini mengenai mata, atau bagian dalam hidung, mulut, vagina, maupun anus. Bila area tersebut terkena obat, segera bilas dengan air bersih.
- Hindari pemakaian Cortigra-N lebih dari 1 minggu kecuali atas instruksi dokter. Beri tahu dokter melalui konsultasi online jika keluhan radang kulit tidak membaik atau kambuh lagi meski sudah menggunakan Cortigra-N sesuai petunjuk dokter.
- Jangan gunakan Cortigra-N yang sudah melewati tanggal kedaluwarsa. Obat oles ini tidak boleh digunakan lebih dari 3 bulan setelah kemasan dibuka.
Interaksi Cortigra-N dengan Obat Lain
Cortigra-N dapat menimbulkan efek samping bila dipakai bersama obat oles lain dari golongan kortikosteroid. Pemakaian antibiotik oles pada area kulit yang sama juga berpotensi menyebabkan iritasi.
Supaya aman, jangan memakai Cortigra-N bersamaan dengan produk perawatan kulit atau obat oles lain pada area kulit yang sama, kecuali atas persetujuan dokter.
Efek Samping dan Bahaya Cortigra-N
Efek samping yang bisa timbul akibat pemakaian Cortigra-N adalah iritasi ringan, seperti kemerahan, gatal, dan panas pada kulit sesaat setelah mengoleskan obat. Selain itu, bisa muncul jerawat dan warna pada area kulit yang diobati.
Efek samping tersebut biasanya hanya muncul pada awal pemakaian dan bisa hilang dalam beberapa hari. Gunakan layanan Chat Bersama Dokter untuk berkonsultasi jika keluhan tersebut tidak membaik atau justru makin parah.
Hentikan pemakaian Cortigra-N dan segera temui dokter jika keluhan radang kulit memburuk, makin luas, atau timbul efek samping yang serius, termasuk:
- Gejala infeksi kulit, seperti kemerahan, bengkak, dan luka bernanah
- Jerawat yang banyak, stretch mark, atau folikulitis
- Tumbuh bulu yang banyak atau hypertrichosis
- Gangguan pendengaran
- Gejala gangguan ginjal, seperti nyeri saat buang air kecil, urine keruh atau bercampur darah, urine yang keluar saat buang air kecil makin sedikit atau tidak keluar sama sekali
Anda dapat memanfaatkan fitur Buat Janji Temu dengan dokter di aplikasi ALODOKTER. Lewat fitur tersebut, Anda bisa membuat janji temu dengan dokter tanpa harus datang langsung ke tempat praktik. Cukup buka aplikasi, pilih dokter, dan atur waktu sesuai kebutuhan Anda.
Segera ke IGD terdekat jika timbul reaksi alergi obat setelah memakai Cortigra-N. Gejala alergi obat bisa berupa biduran parah, bengkak di bibir atau kelopak mata, mengi, atau sesak napas.