Decadryl sirup adalah obat yang digunakan untuk meredakan batuk, terutama batuk berdahak, dan gejala alergi seperti gatal atau bersin. Obat ini mengandung diphenhydramine HCl dan ammonium chloride. Decadryl sirup termasuk golongan obat bebas terbatas yang dapat dibeli tanpa resep dokter.
Decadryl sirup mengandung kombinasi diphenhydramine HCl dan ammonium chloride yang bekerja saling melengkapi. Diphenhydramine HCl membantu meredakan reaksi alergi, sedangkan ammonium chloride berperan mengencerkan dahak sehingga lebih mudah dikeluarkan saat batuk.

Beli Decadryl Sirup di Aloshop
Apa Itu Decadryl Sirup
| Bahan aktif | 13,5 mg diphenhydramine HCl dan 131,5 mg ammonium chloride |
| Golongan | Ekspektoran, antihistamin |
| Kategori | Obat bebas terbatas |
| Manfaat | Meredakan batuk berdahak yang disertai gejala alergi |
| Dikonsumsi oleh | Dewasa dan anak-anak |
| Decadryl sirup untuk ibu hamil | Kategori B: Studi pada binatang percobaan tidak memperlihatkan adanya risiko terhadap janin, tetapi belum ada studi terkontrol pada ibu hamil. |
| Jika Anda sedang hamil, konsultasikan mengenai penggunaan obat ini ke dokter. | |
| Decadryl sirup untuk ibu menyusui | Penggunaan obat yang mengandung diphenhydramine dalam dosis besar atau rutin bisa mengurangi produksi ASI dan berpotensi menimbulkan efek pada bayi. |
| Oleh karena itu, tanyakan kepada dokter mengenai obat lain yang lebih aman digunakan untuk mengatasi batuk selama masa menyusui. | |
| Bentuk obat | Sirup |
Peringatan sebelum Menggunakan Decadryl Sirup
Meski tergolong obat bebas terbatas, Decadryl sirup tidak boleh digunakan sembarangan. Sebelum menggunakan obat ini, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, antara lain:
- Beri tahu dokter riwayat alergi yang Anda miliki. Obat ini tidak boleh digunakan jika Anda memiliki alergi terhadap ammonium chloride atau diphenhydramine HCl.
- Informasikan kepada dokter jika Anda pernah atau sedang menderita asma, emfisema, diabetes, epilepsi, obstruksi usus, penyakit jantung, penyakit ginjal, glaukoma, tukak lambung, hipertensi, gangguan hati, hipertiroidisme, gangguan prostat, myasthenia gravis, atau kesulitan saat berkemih.
- Mintalah saran dokter perihal penggunaan Decadryl sirup jika Anda sedang menjalani terapi dengan obat lain, termasuk suplemen dan produk herbal. Tujuannya adalah untuk mengantisipasi interaksi antarobat yang tidak diinginkan.
- Berkonsultasilah ke dokter sebelum menggunakan Decadryl sirup jika Anda sedang hamil, berencana hamil, atau sedang menyusui.
- Jangan langsung mengemudi atau melakukan aktivitas lain yang memerlukan kewaspadaan setelah mengonsumsi Decadryl sirup. Obat ini dapat menyebabkan pusing atau kantuk.
- Sampaikan kepada dokter bahwa Anda sedang menggunakan Decadryl sirup jika direncanakan untuk menjalani tes alergi, perawatan gigi, atau operasi.
- Segera ke dokter jika Anda mengalami reaksi alergi obat atau efek samping serius setelah menggunakan Decadryl sirup.
Dosis dan Aturan Pakai Decadryl Sirup
Berikut ini adalah dosis umum penggunaan Decadryl sirup berdasarkan usia pasien:
- Dewasa: 1 atau 2 sendok takar, tiap 2–3 jam. Dosis tidak boleh melebihi 14 sendok takar dalam sehari.
- Anak-anak: ½–1 sendok takar, tiap 3 jam. Dosis tidak boleh melebihi 6 sendok takar dalam sehari.
Cara Menggunakan Decadryl Sirup dengan Benar
Gunakan Decadryl sirup sesuai dengan petunjuk yang tertera pada label kemasan atau sesuai anjuran dokter. Jangan menambah, mengurangi, atau menggandakan dosis tanpa berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.
Berikut ini adalah cara menggunakan Decadryl sirup dengan benar yang bisa Anda ikuti:
- Konsumsilah Decadryl sirup sebelum atau sesudah makan. Agar tidak sakit perut, sebaiknya minum obat ini saat atau setelah makan
- Sebelum minum Decadryl sirup, kocok botol obat terlebih dahulu. Gunakan alat atau sendok takar yang tersedia dalam kemasan agar dosisnya tepat.
- Jika Anda lupa mengonsumsi Decadryl sirup, segera minum obat ini begitu teringat. Namun, bila jeda waktu dengan dosis selanjutnya sudah dekat, abaikan dosis tersebut dan jangan menggandakan dosis selanjutnya.
- Simpan Decadryl sirup di tempat kering dan sejuk yang terhindar dari sinar matahari langsung. Jauhkan obat ini dari jangkauan anak-anak.
- Jangan mengonsumsi Decadryl sirup yang sudah melewati tanggal kedaluwarsa. Obat sirup tidak boleh digunakan lebih dari 14 hari setelah kemasan dibuka.
Interaksi Decadryl Sirup dengan Obat Lain
Berdasarkan kandungannya, efek interaksi yang bisa terjadi jika Decadryl sirup digunakan bersama dengan obat lain adalah:
- Peningkatan efek kantuk jika digunakan bersama obat penenang, antidepresan, atau obat lain yang tergolong antihistamin
- Peningkatan risiko terjadinya efek samping dari obat antikolinergik, seperti atropin
- Penurunan efektivitas betahistine dalam mengatasi vertigo
- Peningkatan risiko terjadinya efek samping jika digunakan dengan diuretik hemat kalium, seperti spironolactone
- Peningkatan risiko terjadinya efek samping obat golongan salisilat, seperti aspirin
Agar aman, konsultasikan ke dokter jika akan menggunakan Decadryl sirup bersama obat, suplemen, atau produk herbal apa pun.
Efek Samping dan Bahaya Decadryl Sirup
Beberapa efek samping ringan yang dapat terjadi setelah menggunakan Decadryl sirup adalah:
- Kantuk
- Sakit kepala
- Pusing
- Mual
- Sembelit
- Hilang nafsu makan
- Gelisah atau gugup
- Rasa senang yang berlebihan, tetapi tidak wajar, terutama pada anak-anak
Konsultasikan dengan dokter melalui chat jika efek samping di atas terjadi dan tidak kunjung membaik. Dokter akan memberikan saran dan pengobatan untuk mengatasi keluhan tersebut.
Segera periksakan diri ke dokter jika muncul reaksi alergi obat atau efek samping serius, seperti:
- Linglung, atau pusing berat seperti akan pingsan
- Jantung berdebar
- Gangguan penglihatan
- Lidah bergerak tak terkendali
- Nyeri atau sulit buang air kecil
- Memar atau perdarahan yang tidak biasa
- Kejang