Ericaf adalah obat yang digunakan untuk meredakan serangan migrain akut. Ericaf mengandung kombinasi ergotamine dan kafein. Obat ini hanya tersedia dalam bentuk tablet dan harus digunakan sesuai resep dokter.
Tiap tablet Ericaf mengandung 1 mg ergotamine dan 100 mg kafein. Ergotamine bekerja dengan cara menyempitkan pembuluh darah di kepala yang melebar selama serangan migrain serta mengurangi aktivitas saraf yang berperan dalam timbulnya nyeri migrain.

Sementara itu, kandungan kafein dalam Ericaf membantu meningkatkan efektivitas ergotamine dalam meredakan sakit kepala. Ericaf tidak boleh digunakan secara rutin untuk mencegah migrain, tetapi hanya dipakai saat serangan migrain terjadi.
Apa Itu Ericaf
| Bahan aktif | Ergotamine dan kafein |
| Golongan | Ergot alkaloid dan stimulan sistem saraf pusat |
| Kategori | Obat resep |
| Manfaat | Mengobati serangan migrain akut |
| Digunakan oleh | Dewasa |
| Ericaf untuk ibu hamil | Kategori X: Studi pada binatang percobaan dan manusia telah memperlihatkan adanya abnormalitas terhadap janin atau adanya risiko terhadap janin. |
| Obat dalam kategori ini tidak boleh digunakan oleh ibu hamil atau wanita yang mungkin sedang hamil. | |
| Ericaf untuk ibu menyusui | Ibu menyusui tidak boleh menggunakan Ericaf tanpa berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter. |
| Bentuk obat | Tablet |
Peringatan sebelum Menggunakan Ericaf
Ericaf hanya boleh digunakan sesuai resep dokter. Berikut adalah beberapa hal yang perlu Anda perhatikan sebelum mengonsumsi Ericaf:
- Beri tahu dokter jika Anda memiliki riwayat alergi terhadap ergotamine atau kafein. Ericaf tidak boleh digunakan oleh individu yang alergi terhadap bahan aktif tersebut.
- Informasikan kepada dokter jika Anda pernah atau sedang menderita penyakit arteri perifer; penyakit jantung koroner; gangguan irama jantung (aritmia); hipertensi; penyakit hati; tukak lambung; penyakit ginjal; diabetes; sepsis; atau gangguan mental, seperti gangguan cemas.
- Sampaikan kepada dokter jika Anda merupakan perokok berat atau sulit menghentikan kebiasaan merokok.
- Bicarakan dengan dokter jika Anda sedang mengonsumsi obat lain, termasuk suplemen atau produk herbal. Tujuannya adalah untuk mencegah terjadinya efek interaksi obat.
- Pastikan untuk memberi tahu dokter jika Anda sedang hamil, menyusui, mungkin hamil, atau berencana hamil. Ericaf tidak boleh digunakan selama kehamilan.
- Hindari mengonsumsi grapefruit atau jus grapefruit serta minuman beralkohol selama menggunakan Ericaf.
- Jangan mengemudi atau melakukan aktivitas yang memerlukan kewaspadaan jika Anda merasa pusing atau mengantuk setelah mengonsumsi Ericaf. Pastikan Anda benar-benar prima sebelum beraktivitas kembali.
- Segera temui dokter jika terjadi reaksi alergi obat atau efek samping serius setelah menggunakan Ericaf.
Dosis dan Aturan Pakai Ericaf
Secara umum, dosis Ericaf untuk mengobati migrain pada orang dewasa adalah:
- Dosis awal 2 tablet yang diminum segera ketika gejala pertama serangan migrain timbul. Dosis bisa dilanjutkan 1 tablet setiap 30 menit bila nyeri belum mereda, atau sesuai arahan dokter. Dosis maksimal 6 tablet untuk satu serangan migrain atau 10 tablet dalam 1 minggu.
Cara Menggunakan Ericaf dengan Benar
Gunakan Ericaf sesuai anjuran dokter dan bacalah aturan pakai yang tertera pada kemasan. Jangan menambah atau mengurangi dosis tanpa persetujuan dokter.
Ericaf dapat bekerja secara optimal bila langsung dikonsumsi saat keluhan migrain muncul. Selain itu, perhatikan cara menggunakan Ericaf dengan benar berikut:
- Ericaf bisa diminum sebelum atau sesudah makan. Telan tablet obat dengan bantuan air putih.
- Ericaf tidak boleh digunakan setiap hari atau sebagai obat untuk mencegah migrain karena penggunaan berlebihan dapat memperburuk sakit kepala
- Beristirahatlah atau tidur di ruangan yang tenang dan gelap setidaknya selama 2 jam.
- Jika gejala migrain tidak membaik setelah mengonsumsi dosis maksimal atau serangan migrain menjadi lebih sering, segera konsultasikan kepada dokter. Anda bisa berkonsultasi lewat chat untuk mendapatkan penanganan awal lebih cepat dan tepat.
- Simpan Ericaf di tempat sejuk dan terhindar dari paparan sinar matahari langsung. Jauhkan obat ini dari jangkauan anak-anak.
- Jangan mengonsumsi Ericaf yang sudah melewati tanggal kedaluwarsa.
Interaksi Ericaf dengan Obat Lain
Penggunaan Ericaf bersama obat-obatan tertentu dapat menimbulkan efek interaksi, seperti:
- Peningkatan risiko terjadinya vasospasme yang dapat menyebabkan iskemia otak atau iskemia perifer bila digunakan bersama ketoconazole, itraconazole, ritonavir, atau erythromycin
- Peningkatan risiko terjadinya vasospasme bila digunakan bersama fluconazole, fluoxetine, metronidazole, clotrimazole, atau propranolol
- Peningkatan risiko terjadinya sindrom serotonin jika digunakan bersama amitriptyline
- Penurunan efektivitas Ericaf bila digunakan bersama rifampicin
Agar aman, konsultasikan dengan dokter bila berencana menggunakan Ericaf bersama obat, suplemen, atau produk herbal tertentu.
Efek Samping dan Bahaya Ericaf
Penggunaan Ericaf mungkin dapat menimbulkan efek samping berikut:
- Mual dan muntah
- Pusing
- Cemas atau gelisah
- Tremor atau tubuh gemetar
Lakukan konsultasi lewat Chat Bersama Dokter jika efek samping tersebut tidak kunjung reda atau makin parah. Segera ke dokter jika Anda mengalami reaksi alergi obat atau efek samping serius setelah mengonsumsi Ericaf, seperti:
- Gangguan aliran darah, yang ditandai dengan rasa terbakar, nyeri, kesemutan, atau perubahan warna pada tangan, lengan, kaki, atau telapak kaki
- Keluhan gangguan irama jantung, seperti jantung berdebar cepat atau tidak teratur, nyeri dada, sesak napas, atau pusing berat seperti akan pingsan
- Peningkatan tekanan darah
- Gejala stroke, yang meliputi kelemahan atau mati rasa pada satu sisi tubuh, sulit berbicara, gangguan keseimbangan, sakit kepala berat, atau gangguan penglihatan
- Nyeri perut yang berat atau mendadak, diare berdarah, demam, mual, atau muntah
- Nyeri pada punggung bagian bawah atau pinggang
- Batuk kering atau sesak napas