Eudyna Cream adalah obat mengatasi atau mencegah munculnya jerawat. Obat yang hanya bisa diperoleh berdasarkan resep dokter ini juga bisa digunakan untuk mengatasi masalah kulit kasar, menyamarkan flek hitam di wajah, serta mencegah atau mengatasi penuaan dini pada kulit. 

Eudyna Cream mengandung tretinoin, yaitu kelompok obat retinoid. Obat topikal ini dapat membantu mencegah sekaligus mengatasi masalah kulit berjerawat dengan cara membuka pori-pori yang tersumbat, mempercepat pergantian sel kulit, serta mengurangi peradangan di kulit. 

Eudyna

Kemampuannya dalam meregenerasi sel kulit juga bermanfaat dalam merangsang sel kulit baru yang lebih sehat, sehingga kulit menjadi lebih halus dan terawat. Eudyna Cream juga berperan dalam merangsang produksi kolagen dan elastin kulit. Efeknya, tanda penuaan dini pada kulit berupa kerutan dan garis halus dapat tersamarkan. 

Apa Itu Eudyna Cream

Bahan aktif  Tretinoin 0,5 mg
Golongan Obat resep
Kategori Retinoid topikal
Manfaat Mencegah dan mengobati jerawat
Menghaluskan kulit, mencegah dan mengatasi penuaan dini pada kulit, mengatasi kerusakan kulit yang disebabkan paparan sinar matahari, seperti warna kulit yang tidak merata 
Digunakan oleh Dewasa dan anak usia ≥12 tahun
Eudyna Cream untuk ibu hamil  Kategori C: Studi pada binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping terhadap janin, tetapi belum ada studi terkontrol pada ibu hamil.
Obat ini hanya boleh digunakan jika besarnya manfaat yang diharapkan melebihi besarnya risiko terhadap janin.
Eudyna Cream untuk ibu menyusui Ibu menyusui dapat menggunakan obat ini sesuai dengan anjuran dan arahan dokter.
Jika area yang diobati adalah payudara, pastikan Anda sudah  membersihkan payudara terlebih dahulu sebelum menyusui bayi.
Bentuk obat Krim 

Peringatan sebelum Menggunakan Eudyna Cream

Eudyna Cream hanya bisa digunakan berdasarkan anjuran dokter. Pasalnya, pada kondisi tertentu penggunaan obat ini sebaiknya dihindari karena alasan tertentu, seperti berisiko untuk menyebabkan iritasi kulit. 

Peringatan yang harus diperhatikan sebelum menggunakan Eudyna Cream adalah: 

  • Beri tahu dokter tentang riwayat alergi yang Anda miliki. Jangan gunakan obat ini bila Anda alergi terhadap kandungan tretinoin atau obat maupun krim oles lain yang mengandung vitamin A
  • Sampaikan kepada dokter apabila Anda memiliki masalah kulit tertentu, misalnya dermatitis, actinic keratosis, eksim, atau kanker kulit.
  • Hindari mengoleskan obat atau perawatan kulit yang mengandung alkohol, mentol, jeruk nipis, asam glikolat, asam salisilat atau sulfur selama menjalani pengobatan dengan Eudyna Cream. Ini untuk mencegah terjadinya kulit kering dan iritasi. 
  • Jangan gunakan krim penghilang bulu selama menggunakan Eudyna Cream.  
  • Gunakan tabir surya dan pakaian berlengan panjang saat beraktivitas di luar ruangan pada siang hari selama menjalani pengobatan dengan Eudyna Cream. Sensitivitas kulit terhadap paparan sinar matahari bisa meningkat. 
  • Informasikan kepada dokter bahwa Anda sedang hamil, berencana untuk hamil, atau sedang menyusui.
  • Diskusikan dengan dokter sebelum menggunakan obat, vitamin, atau produk herbal tertentu bersama dengan Eudyna Cream, terutama yang juga dioleskan ke kulit. Ini untuk mencegah terjadinya interaksi obat. 
  • Segera kunjungi dokter atau rumah sakit terdekat ketika Anda mengalami reaksi alergi obat atau efek samping yang serius setelah memakai Eudyna Cream. 

Dosis dan Aturan Pakai Eudyna Cream

Saat meresepkan Eudyna Cream, dokter akan memberikan arahan dosis yang tepat. Konsultasi dapat dilakukan secara langsung maupun melalui layanan Chat Bersama Dokter. Secara umum, obat ini digunakan 1 kali sehari pada kulit yang membutuhkan perawatan.

Gunakan Eudyna Cream dengan cara dioles tipis. Untuk hasil terbaik, aplikasikan pada malam hari sebelum tidur.

Cara Menggunakan Eudyna Cream dengan Benar

Gunakan Eudyna Cream sesuai arahan dokter dan petunjuk yang tertera pada kemasan. Cara ini membantu menjaga keamanan kulit sekaligus memaksimalkan manfaat obat. Hindari pemakaian berlebihan karena berisiko menimbulkan iritasi.

Berikut panduan penggunaan Eudyna Cream yang perlu diperhatikan:

  • Pastikan untuk mencuci tangan dan membersihkan area kulit yang bermasalah sebelum Eudyna Cream dioleskan ke area tersebut. 
  • Oleskan krim Eudyna Cream secara tipis ke area kulit yang bermasalah atau ingin diobati sesuai arahan dokter.
  • Jangan oleskan obat ini pada area kulit yang terluka, cedera  atau mengalami sunburn. 
  • Jika tidak sengaja mengenai mata, hidung, atau mulut, segera bilas dengan air bersih. 
  • Usahakan untuk tidak mengoleskan obat lain, termasuk produk perawatan kulit setelah menggunakan Eudyna Cream. Beri jeda setidaknya 1 jam agar iritasi kulit terhindarkan. 
  • Cucilah tangan Anda dengan air bersih setiap selesai mengoleskan Eudyna Cream ke kulit. 
  • Pastikan untuk tidak menggunakan obat ini lebih lama dari yang dokter anjurkan.
  • Simpan Eudyna Cream di tempat sejuk, kering, dan terhindar dari paparan sinar matahari langsung. Jauhkan obat ini dari jangkauan anak-anak.

Interaksi Eudyna Cream dengan Obat Lain

Peluang untuk terjadinya interaksi obat Eudyna Cream ada ketika obat ini digunakan bersama dengan obat atau produk perawatan kulit tertentu. Efek interaksi obat Eudyna Cream antara lain: 

  • Peningkatan risiko terjadinya iritasi yang parah sertu penurunan efektivitas Eudyna Cream, saat dioleskan bersama benzoil peroksida
  • Peningkatan sensitivitas kulit terhadap paparan sinar matahari, ketika digunakan dengan hydrochlorothiazide, sulfamethoxazole, chlorpromazine, ciprofloxacin dan tetrasiklin

Untuk mencegah terjadinya interaksi obat, selalu konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu ketika ingin menggunakan Eudyna Cream bersama dengan obat atau produk perawatan kulit tertentu. 

Efek Samping dan Bahaya Eudyna Cream

Pada awal pemakaian, Eudyna Cream mungkin untuk memicu terjadinya iritasi kulit atau efek samping berikut: 

  • Kulit kering
  • Kulit gatal, memerah, atau seperti terbakar
  • Kulit terasa hangat atau perih saat disentuh
  • Kulit mengelupas

Ketika efek samping tersebut tidak membaik atau makin parah, sebaiknya konsultasikan kepada dokter guna mendapatkan penanganan sesuai. Segera kunjungi rumah sakit terdekat ketika muncul reaksi alergi obat atau efek samping serius, seperti:

  • Iritasi kulit yang parah atau terjadi secara berkelanjutan
  • Perubahan warna kulit
  • Kulit membengkak
  • Kulit berkerak, mengeras, atau melepuh
  • Wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan bengkak atau gatal
  • Pusing yang parah
  • Sesak napas