Frimania adalah obat yang bermanfaat untuk menstabilkan suasana hati pada penderita gangguan bipolar. Obat yang mengandung lithium ini hadir dalam kemasan tablet, yang bisa digunakan setelah berkonsultasi dengan dokter.
Penderita gangguan bipolar bisa mengalami perubahan suasana hati yang drastis, mulai dari perasaan sangat bersemangat (fase mania), hingga sangat sedih dan putus asa (fase depresi). Pada kondisi ini, dokter umumnya dapat meresepkan Frimania untuk membantu menstabilkan suasana hati penderita bipolar.

Lithium dalam Frimania bekerja dengan cara mengembalikan keseimbangan zat kimia alami di dalam otak penderita bipolar. Obat ini diketahui dapat mengurangi keparahan dan kemunculan gejala mania, yang ditandai dengan perasaan sangat gembira berlebihan, agresif, sulit tidur, atau kecurigaan berlebihan terhadap orang lain.
Berbekal cara kerja lithium di dalamnya, Frimania juga dapat diberikan kepada pasien yang mengalami depresi kambuhan, serta gangguan perilaku, seperti agresi, mania, dan self-injury.
Produk Frimania
Frimania tersedia dalam bentuk tablet dengan kandungan lithium yang berbeda, yaitu:
- Frimania 200 mg Tablet, dengan kandungan 200 mg lithium tiap tabletnya
- Frimania 400 mg Tablet, yang berbahan aktif 400 mg lithium per tablet
Apa Itu Frimania
| Bahan aktif | Lithium |
| Golongan | Obat resep |
| Kategori | Mood stabilizer (antimania) |
| Manfaat | Mengendalikan fase mania dan fase depresi dalam gangguan bipolar |
| Mengurangi frekuensi kekambuhan depresi dan gangguan perilaku | |
| Digunakan oleh | Dewasa dan anak usia ≥7 tahun |
| Frimania untuk ibu hamil | Kategori D: Ada bukti bahwa kandungan obat berisiko terhadap janin manusia. Namun, obat dalam kategori ini masih mungkin digunakan ketika manfaat yang diperoleh lebih besar daripada risikonya, misalnya untuk mengatasi situasi yang mengancam nyawa. |
| Frimania untuk ibu menyusui | Frimania umumnya boleh digunakan oleh ibu menyusui, terutama bila bayi berusia di atas 2 bulan dan memiliki kondisi yang sehat, serta ibu hanya menggunakan obat ini saja. |
| Namun, ibu menyusui yang menggunakan Frimania dan bayinya berusia kurang dari 1 bulan, terlahir prematur, atau mengalami dehidrasi, mungkin akan diminta untuk menjalani pemeriksaan kadar lithium dan fungsi ginjal serta tes tiroid. | |
| Bentuk obat | Tablet |
Peringatan sebelum Menggunakan Frimania
Frimania tidak boleh digunakan sembarangan karena berisiko menyebabkan keracunan obat yang berakibat fatal. Selain itu, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum menggunakan obat ini, yaitu:
- Beri tahu dokter perihal riwayat alergi yang dimiliki, terutama alergi terhadap lithium. Frimania tidak boleh digunakan oleh individu yang alergi terhadap kandungan tersebut.
- Sampaikan kepada dokter jika Anda pernah atau sedang menderita sindrom Brugada, ensefalopati, hiponatremia, hipotiroidisme, pembesaran kelenjar getah bening, penyakit Addison, kejang, gangguan saraf, atau timbul pemikiran untuk menyakiti diri sendiri.
- Informasikan kepada dokter bila Anda pernah atau sedang mengalami sulit buang air kecil, diare, muntah-muntah, berkeringat secara berlebihan dalam jangka panjang, infeksi berat disertai demam, dehidrasi berat, myasthenia gravis, atau penyakit ginjal.
- Beri tahu dokter jika Anda maupun keluarga pernah mengalami penyakit jantung, seperti gagal jantung kongestif, gangguan irama jantung (aritmia), henti jantung mendadak pada usia muda, atau hasil elektrokardiogram (EKG) yang tidak normal (perpanjangan QT).
- Diskusikan dengan dokter perihal penggunaan Frimania bila Anda juga menggunakan obat lain, suplemen, atau produk herbal tertentu. Tujuannya adalah untuk mengantisipasi interaksi obat yang tidak diinginkan
- Bicarakan ke dokter mengenai konsumsi Frimania jika Anda direncanakan untuk menjalani prosedur medis apa pun, termasuk operasi gigi.
- Pastikan untuk memberi tahu dokter jika Anda sedang hamil, menyusui, atau merencanakan kehamilan.
- Jangan langsung berkendara atau melakukan aktivitas yang memerlukan kewaspadaan bila timbul pusing, kantuk, atau penurunan kewaspadaan, setelah minum Frimania. Pastikan Anda benar-benar prima sebelum kembali beraktivitas.
- Segera ke dokter jika muncul reaksi alergi obat atau efek samping serius setelah menggunakan Frimania
Dosis dan Aturan Pakai Frimania
Berikut adalah pembagian dosis lithium tablet untuk orang dewasa dan anak-anak berdasarkan kondisi yang diderita pasien:
Kondisi: Gangguan bipolar (fase mania akut, fase mixed state)
Dewasa
- Dosis awal 600–900 mg per hari, yang dibagi ke dalam 2–3 jadwal konsumsi. Dosis dapat ditingkatkan sebanyak 300–600 mg setiap 1–5 hari hingga mencapai dosis 900–1800 mg per hari, tergantung respons pasien terhadap pengobatan.
- Dosis perawatan 900–1.200 mg per hari, yang dibagi ke dalam 3–4 jadwal konsumsi.
Anak usia ≥7 tahun dengan BB 20–30 kg
- Dosis awal 300 mg, 2 kali sehari. Dosis dapat ditingkatkan sebanyak 300 mg per hari, tergantung respons pasien terhadap pengobatan.
- Terapi cepat untuk gejala yang berat: 600–1.500 mg per hari yang dibagi ke dalam beberapa jadwal konsumsi, dilanjutkan dengan terapi perawatan 600–1.200 mg per hari, yang dibagi ke dalam beberapa jadwal konsumsi.
Anak usia ≥7 tahun dengan BB >30 kg
- Dosis awal 300 mg, 3 kali sehari. Dosis dapat ditingkatkan sebanyak 300 mg per hari tiap 3 hari, tergantung respons pasien terhadap pengobatan.
- Terapi cepat untuk gejala yang berat: 600 mg, 2–3 kali sehari, dilanjutkan dengan terapi perawatan 300–600 mg, 2–3 kali sehari.
Kondisi: Depresi kambuhan, agresi, mania, perilaku menyakiti diri sendiri
- Dosis pengobatan untuk pasien dewasa adalah 1.000–1.500 mg per hari. Dosis pencegahan 300–400 mg per hari.
- Dosis pengobatan sekaligus pencegahan untuk pasien dengan BB ≥50 kg adalah 400–1.200 mg, 1 kali sehari atau dibagi ke dalam 2 jadwal konsumsi. Untuk pasien BB <50 kg, dosisnya 200–400 mg per hari.
Cara Menggunakan Frimania dengan Benar
Ikuti anjuran dokter dan bacalah informasi yang tertera pada kemasan sebelum mengonsumsi Frimania. Jangan menambah atau mengurangi dosis yang diberikan dokter.
Agar obat bekerja secara optimal, ikutilah cara mengonsumsi Frimania berikut dengan benar:
- Frimania bisa dikonsumsi bersama makanan. Telan tablet secara utuh dengan bantuan air putih.
- Bila Anda lupa mengonsumsi Frimania, segera minum obat ini begitu teringat. Namun, jika waktu minum obat berikutnya sudah dekat, abaikan dosis yang terlewat dan jangan menggandakan dosis selanjutnya.
- Perbanyak minum air putih selama menjalani pengobatan dengan Frimania untuk mencegah terjadinya dehidrasi.
- Konsultasikan dengan dokter jika Anda mengalami diare, muntah-muntah, atau kondisi lain yang menyebabkan dehidrasi selama menggunakan Frimania.
- Pastikan untuk mengikuti jadwal konsultasi yang ditentukan oleh dokter. Anda mungkin akan diminta untuk menjalani tes darah untuk mengukur kadar lithium dalam darah selama menggunakan Frimania.
- Simpan Frimania di tempat bersuhu ruangan, kering, dan terhindar dari sinar matahari langsung. Jauhkan obat ini dari jangkauan anak-anak.
- Jangan menggunakan Frimania yang sudah melewati tanggal kedaluwarsa.
Interaksi Frimania dengan Obat Lain
Ada beberapa efek interaksi yang bisa terjadi jika Frimania digunakan bersama obat lain, yaitu:
- Peningkatan risiko terjadinya efek samping Frimania bila digunakan bersama obat diuretik, antipsikotik, antidepresan trisiklik, antihipertensi golongan ACE inhibitor, antagonis kalsium, antikonvulsan, antiaritmia, atau antihistamin
- Peningkatan risiko terjadinya gangguan irama jantung jika dipakai dengan ketoconazole atau cisapride
- Peningkatan risiko terjadinya sindrom serotonin jika digunakan bersama SSRIs, SNRI, fentanyl, atau buspirone
- Peningkatan risiko terjadinya kejang bila digunakan bersama tramadol
- Peningkatan risiko terjadinya hipotiroidisme jika digunakan bersama potassium iodide
- Penurunan efektivitas Frimania bila dipakai bersama teofilin
Untuk mencegah terjadinya interaksi yang tidak diinginkan, konsultasikan bersama dokter bila hendak menggunakan Frimania bersama obat lain, termasuk suplemen dan produk herbal apa pun.
Efek Samping dan Bahaya Frimania
Efek samping yang umum terjadi setelah penggunaan Frimania meliputi:
- Kantuk
- Mual
- Sakit perut
- Lelah
- Nyeri otot
- Pusing
- Sering buang air kecil
- Mulut kering
Efek samping tersebut biasanya akan hilang dengan sendirinya dalam beberapa hari. Namun, konsultasikan ke dokter lewat Chat Bersama dokter apabila keluhan tersebut tidak mereda atau bertambah parah. Dokter akan memberikan saran atau penanganan untuk mengatasi efek samping tersebut.
Penggunaan Frimania yang tidak sesuai anjuran dokter berpotensi menyebabkan keracunan atau overdosis lithium. Tanda-tanda awal keracunan lithium antara lain:
- Lemah otot
- Kedutan
- Pusing seperti melayang
- Diare
- Tremor ringan pada tangan
- Penglihatan kabur
- Perubahan suasana hati
- Buang air kecil lebih sering dari biasanya
Jangan tunda untuk ke dokter bila timbul reaksi alergi obat atau efek samping yang lebih serius, seperti:
- Linglung
- Jantung berdetak cepat, lambat, atau tidak teratur
- Bicara cadel
- Tidak dapat menahan buang air kecil atau buang air besar
- Sesak napas
- Sulit tidur
- Gelisah
- Tremor
- Demam tinggi
- Kejang
- Pingsan