Gliserol

Pengertian Gliserol

Gliserol atau gliserin adalah obat yang digunakan untuk mengatasi konstipasi atau kesulitan buang air besar secara sementara. Obat ini diberikan melalui anus dan bekerja dengan menarik air ke dalam usus besar, sehingga menimbulkan rangsangan buang air besar dalam waktu 15-60 menit.

gliserol - Alodokter

Merek dagang: Triolax, Glycerol.

Tentang Gliserol

Jenis obat Obat pencahar (laksatif).
Golongan Obat bebas.
Manfaat Mengatasi konstipasi secara sementara.
Digunakan oleh Dewasa dan anak-anak 2 tahun ke atas.
Kategori kehamilan dan menyusui Kategori N: Belum dikategorikan. 

Pada ibu menyusui, belum diketahui apakah gliserol dapat diserap ke dalam ASI atau tidak.

 

Konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter sebelum menggunakan obat ini bagi ibu hamil dan menyusui.

Bentuk obat Suppositoria, cairan enema (cairan masuk melalui dubur).

Peringatan:

  • Jangan digunakan bila penderita mengalami obstruksi usus dan perdarahan dari dubur (anus).
  • Harap berhati-hati dalam menggunakan obat ini bila penderita mengalami keluhan nyeri perut, mual, atau muntah.
  • Konsultasikan dahulu dengan dokter sebelum menggunakan gliserol bila terjadi konstipasi yang sudah berlangsung selama 2 minggu.
  • Obat ini sebaiknya tidak digunakan lebih dari 1 minggu, segera konsultasikan kepada dokter bila keluhan tidak membaik.
  • Jika terjadi reaksi alergi atau overdosis setelah menggunakan gliserol, segera temui dokter.

Dosis Gliserol

Berikut ini adalah dosis gliserol yang biasanya disarankan oleh dokter:

Bentuk Obat Kondisi Dosis
Suppositoria Konstipasi Dewasa: 2-3 gram satu kali, bila diperlukan.Anak-anak 2-5 tahun: 1-1,2 gram, bila diperlukan.

Anak-anak 6 tahun ke atas: 2-2,1 gram, bila diperlukan.

Menggunakan Gliserol dengan Benar

Gunakan gliserol sesuai anjuran dokter atau informasi yang tertera pada kemasan.

Penggunaan gliserol suppositoria hanya digunakan untuk dimasukan melalui anus atau dubur. Ikuti tahap-tahap menggunakan gliserol supositoria berikut ini:

  • Mencuci tangan sampai bersih sebelum membuka kemasan obat. Anda bisa menyimpan obat terlebih dahulu di kulkas apabila tekstur obat terlalu lembek.
  • Sobek satu strip obat lalu buka kemasan plastik dengan menggenggam dua katup pembuka. Tarik kedua katup dengan hati-hati untuk membuka bagian ujung obat. Jika perlu, ujung obat dapat dibasahi dengan air untuk membantu memasukkan obat ke dalam anus.
  • Berbaring secara menyamping dan letakkan kedua lutut menyentuh dada.
  • Gunakan jari tengah atau telunjuk untuk memasukkan bagian ujung obat ke dalam anus. Dorong obat menggunakan jari-jari sampai posisinya dirasakan cukup dalam.
  • Luruskan kedua tungkai kaki. Usahakan tetap nyaman dan rileks untuk menahan obat tetap berada di dalam anus.
  • Beri waktu selama 15-20 menit agar efek obat bekerja dengan baik.
  • Cuci tangan hingga bersih.

Untuk cairan enema, pencet botol hingga seluruh cairan masuk melalui dubur. Gliserol supositoria atau cairan enema dapat memicu Anda untuk buang air besar dalam durasi 15-60 menit.

Interaksi Gliserol dengan Obat Lain

Hindari menggunakan gliserol dengan obat pencahar lainnya, kecuali disarankan oleh dokter.

Kenali Efek Samping dan Bahaya Gliserol

Berikut ini adalah beberapa efek samping yang mungkin saja bisa terjadi setelah menggunakan gliserol. Di antaranya adalah:

  • Perut mules.
  • Kram perut.
  • Ketegangan otot di sekitar dubur.
  • Iritasi kulit sekitar dubur.

Segera hubungi dokter bila mengalami keluhan di bawah ini, setelah menggunakan obat gliserol.

  • Nyeri perut yang menetap.
  • Buang air besar berdarah atau perdarahan dari dubur.
  • Diare terus menerus.
Ditinjau oleh : dr. Tjin Willy

Referensi