Hufagripp adalah obat untuk meredakan gejala flu, batuk, pilek, dan demam (panas) tergantung pada varian obatnya. Karena beda gejala beda warna Hufagrippnya. 

Ada beberapa varian Hufagripp dengan warna produk yang berbeda, yaitu Hufagripp  Flu & Batuk dengan warna kuning, Hufagripp BP dengan warna hijau, Hufagripp TMP dengan warna merah, dan Hufagripp Pilek yang berwarna biru.

Hufagripp - Alodokter

Jenis dan Kandungan Hufagripp

Hufagripp tersedia dalam bentuk sediaan sirop. Empat varian Hufagripp memiliki kandungan dan manfaat yang berbeda-beda. Berikut ini adalah penjelasannya:

1. Hufagripp Flu & Batuk (Warna Kuning)

Varian Hufagripp ini bermanfaat untuk meringankan gejala flu, seperti demam (panas), batuk dan pilek. Pada tiap 5 ml obat ini, terkandung 120 mg paracetamol, 7,5 mg pseudoephedrine HCL, 0,5 mg chlorphenamine maleate (CTM), dan 50 mg glyceryl guaiafenesin.

2. Hufagripp BP (Warna Hijau)

Varian Hufagripp ini bermanfaat untuk meringankan batuk dan pilek. Tiap 5 ml obat ini mengandung 7,5 mg dextromethorphan HBr, 15 mg pseudoephedrine HCL, dan 0,5 mg chlorphenamine maleate.

3. Hufagripp TMP (Warna Merah)

Obat ini bermanfaat untuk meredakan demam (panas), sakit kepala, atau sakit gigi. Pada tiap 5 ml obat ini, terkandung 100 mg ibuprofen.

4. Hufagripp Pilek (Warna Biru)

Obat ini bermanfaat untuk meringankan gejala pilek, seperti bersin dan hidung tersumbat. Tiap 5 ml obat ini mengandung 15 mg pseudoephedrine HCL dan 1 mg chlorpheniramine maleate.

Apa Itu Hufagripp

Golongan Obat bebas terbatas
Kategori Obat flu dan pilek
Dikonsumsi oleh Anak-anak
Bentuk obat Sirop

Peringatan Sebelum Mengonsumsi Hufagripp

Ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan sebelum mengonsumsi Hufagripp, yaitu:

  • Jangan mengonsumsi Hufagripp jika Anda alergi terhadap kandungan dalam obat ini.
  • Konsultasikan dengan dokter jika Anda berencana menggunakan Hufagripp bersama obat, suplemen, atau produk herbal apa pun.
  • Segera ke dokter jika terjadi reaksi alergi obat atau overdosis setelah mengonsumsi Hufagripp.

Dosis dan Aturan Pakai Hufagripp

Dosis pemakaian Hufagripp tergantung pada varian obatnya. Berikut adalah rinciannya:

1. Hufagripp Flu & Batuk (Warna Kuning)

Kondisi: Meredakan gejala flu, seperti demam (panas), batuk dan pilek

  • Anak usia 2–6 tahun: 3 kali sehari, 1 sendok takar.
  • Anak usia 6–12 tahun: 3 kali sehari, 2 sendok takar.
  • Anak usia di bawah 2 tahun: sesuai anjuran dokter.

2. Hufagripp BP (Warna Hijau)

Kondisi: Meredakan batuk tidak berdahak dan pilek

  • Anak usia 2–6 tahun: 3 kali sehari, ½ sendok takar.
  • Anak usia 6–12 tahun: 3 kali sehari, 1 sendok takar.
  • Anak usia >12 tahun dan dewasa: 3 kali sehari, 2 sendok takar.
  • Anak usia di bawah 2 tahun: sesuai anjuran dokter.

3. Hufagripp TMP (Warna Merah)

Kondisi: Menurunkan demam (panas) dan meredakan nyeri

  • Anak usia 1–2 tahun: 3–4 kali sehari, 2,5 ml.
  • Anak usia 3–7 tahun: 3–4 kali sehari, 5 ml.
  • Anak usia 8–12 tahun dan dewasa: 3–4 kali sehari, 10 ml.

4. Hufagripp Pilek (Warna Biru)

Kondisi: Meredakan pilek

  • Anak usia 2–6 tahun: 3 kali sehari, ½ sendok takar.
  • Anak usia 6–12 tahun: 3 kali sehari, 1 sendok takar.
  • Anak usia >12 tahun dan dewasa: 3 kali sehari, 2 sendok takar.
  • Anak usia di bawah 2 tahun: sesuai anjuran dokter.

Cara Mengonsumsi Hufagripp dengan Benar

Konsumsi Hufagripp sesuai keterangan yang tertera pada kemasan atau konsultasikan penggunaan Hufagripp dengan dokter.

Sebelum mengonsumsi obat ini, pastikan Anda mengocok obat terlebih dahulu. Jika lupa mengonsumsi Hufagripp, segera konsumsi obat tersebut bila jeda waktu dengan dosis selanjutnya belum terlalu dekat. Apabila sudah dekat, abaikan dan jangan menggandakan dosis.

Konsumsilah Hufagripp TMP sesudah makan dan hindari mengonsumsi produk ini saat perut kosong.

Simpan Hufagripp di tempat yang terhindar dari paparan sinar matahari langsung. Jauhkan obat dari jangkauan anak-anak.

Interaksi Hufagripp dengan Obat Lain

Interaksi obat yang bisa terjadi jika Hufagripp digunakan bersama obat lain tergantung pada varian atau jenisnya, karena tiap varian mengandung obat dan kombinasi obat yang berbeda.

Salah satu kandungan yang ada di dalam beberapa varian Hufagripp, yaitu pseudoephedrine jika dikonsumsi dengan obat dekongestan lainnya, seperti phenylephrine dapat meningkatkan tekanan darah.

Selain itu, ibuprofen di dalam Hufagripp TMP yang digunakan bersama obat antinyeri golongan NSAID lain atau obat pengencer darah dapat meningkatkan risiko terjadinya perdarahan pada saluran pencernaan.

Untuk mencegah interaksi antarobat, selalu konsultasikan dengan dokter jika Anda berencana mengonsumsi Hufagripp bersama obat, produk herbal, atau suplemen apa pun.

Efek Samping

Efek samping yang bisa terjadi setelah mengonsumsi Hufagripp tergantung pada jenis atau varian produk yang dikonsumsi.

Pseudoephedrine di dalam Hufagripp Flu & Batuk, Hufagripp BP, dan Hufagripp Pilek dapat menimbulkan efek samping berupa gangguan tidur, denyut jantung cepat, nafsu makan hilang, atau pusing.

Selain itu, ibuprofen di dalam Hufagripp TMP bisa menyebabkan efek samping berupa sakit perut, mual, pusing, kembung, atau sakit kepala.

Lakukan pemeriksaan ke dokter jika efek samping tersebut tidak kunjung membaik atau semakin memburuk. Anda juga harus segera ke dokter jika mengalami reaksi alergi obat setelah mengonsumsi Hufagripp.