Imocard adalah obat yang bermanfaat untuk mencegah nyeri dada atau angina pektoris akibat penyakit jantung koroner. Selain itu, Imocard juga berguna sebagai obat tambahan dalam terapi gagal jantung. Obat ini tersedia dalam bentuk tablet lepas lambat dan hanya bisa diperoleh dengan resep dokter.

Tiap tablet Imocard mengandung isosorbid mononitrat sebanyak 60 mg. Isosorbid mononitrat bekerja dengan cara merelaksasi otot pembuluh darah. Dengan cara kerja ini, pembuluh darah dapat melebar dan aliran darah ke jantung menjadi lebih lancar sehingga tekanan darah juga ikut menurun. 

Imocard

Imocard tidak digunakan untuk mengatasi serangan angina yang sedang berlangsung, tetapi untuk pencegahan kondisi ini.

Apa Itu Imocard

Bahan aktif Isosorbid mononitrat
Golongan Obat resep
Kategori Nitrat 
Manfaat Mencegah angina pektoris 
Digunakan oleh Dewasa
Imocard untuk ibu hamil Kategori C: Studi pada binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping terhadap janin, tetapi belum ada studi terkontrol pada ibu hamil.
Obat ini hanya boleh digunakan jika besarnya manfaat yang diharapkan melebihi besarnya risiko terhadap janin.
Imocard untuk ibu menyusui Imocard umumnya aman digunakan oleh ibu menyusui selama mengikuti anjuran dokter.
Jika ibu menyusui menggunakan Imocard, pastikan untuk memberi tahu dokter jika bayi menunjukkan tanda-tanda, seperti lemas, kantuk berat, enggan menyusu atau hilang nafsu makan, serta berat badan tidak bertambah.
Bentuk obat Tablet lepas lambat

Peringatan sebelum Menggunakan Imocard

Gunakan Imocard hanya sesuai anjuran dokter dan aturan pakai yang tertera pada kemasan. Sebelum mengonsumsi obat ini, perhatikan hal-hal berikut:

  • Beri tahu dokter mengenai riwayat alergi yang dimiliki. Imocard tidak boleh digunakan oleh individu yang alergi terhadap isosorbid mononitrat atau obat lain dari golongan nitrat, seperti nitrogliserin.
  • Hindari penggunaan Imocard jika Anda sedang menjalani pengobatan dengan obat golongan inhibitor fosfodiesterase tipe 5 (PDE5), seperti sildenafil.
  • Sampaikan kepada dokter jika Anda pernah atau sedang menderita penyakit hati, penyakit ginjal, hipotensi, gagal jantung kongestif, serangan jantung, hipoksemia, anemia, glaukoma, hipertiroidisme, atau cedera kepala.
  • Diskusikan bersama dokter perihal penggunaan Imocard jika Anda juga menggunakan obat lain, termasuk suplemen dan produk herbal. Tujuannya adalah untuk mengantisipasi interaksi obat yang tidak diinginkan.
  • Informasikan kepada dokter bahwa Anda sedang menggunakan Imocard jika direncanakan untuk menjalani tindakan medis tertentu, termasuk operasi gigi.
  • Pastikan untuk memberi tahu dokter jika Anda sedang hamil, menyusui, atau merencanakan kehamilan.
  • Segera temui dokter jika Anda mengalami reaksi alergi obat atau efek samping serius selama menggunakan Imocard.

Dosis dan Aturan Pakai Imocard

Pada umumnya, dosis Imocard untuk mencegah angina pektoris pada pasien dewasa adalah:

  • 25–60 mg, 1 kali sehari. Dosis bisa ditambah sampai 120 mg, 1 kali sehari.

Cara Menggunakan Imocard dengan Benar

Gunakan Imocard sesuai anjuran dokter dan jangan lupa untuk membaca aturan pakai yang tercantum pada kemasan obat. Jangan menambah atau mengurangi dosis tanpa persetujuan dokter.

Agar mendapat hasil yang optimal, ikutilah cara mengonsumsi Imocard dengan benar berikut:

  • Imocard sebaiknya dikonsumsi pada pagi hari setelah bangun tidur. Telan tablet obat dengan bantuan air putih, tanpa membelah atau menghancurkannya terlebih dahulu.
  • Apabila Anda lupa menggunakan Imocard, segera minum obat ini jika jeda dengan jadwal konsumsi berikutnya belum terlalu dekat. Bila sudah dekat, abaikan dosis yang terlewat dan jangan menggandakan dosis selanjutnya.
  • Jangan menghentikan penggunaan Imocard tanpa berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter, walaupun kondisi dirasa sudah membaik sebelum itu. Berhenti menggunakan obat ini secara tiba-tiba dapat memperburuk kondisi Anda.
  • Simpan Imocard di tempat bersuhu ruangan, kering, dan terhindar dari paparan sinar matahari langsung. Jauhkan obat ini dari jangkauan anak-anak.
  • Jangan menggunakan Imocard yang sudah melewati tanggal kedaluwarsa.

Interaksi Imocard dengan Obat Lain

Ada beberapa efek interaksi obat yang dapat terjadi bila Imocard digunakan bersama obat lain, yaitu:

  • Peningkatan efek penurunan tekanan darah dan memperlambat denyut jantung bila digunakan dengan ACE inhibitor, seperti captopril, enalapril, atau lisinopril
  • Peningkatan risiko terjadinya hipotensi berat jika digunakan dengan obat inhibitor fosfodiesterase tipe 5 (PDE5), seperti sildenafil, tadalafil, atau vardenafil

Untuk mencegah terjadinya efek interaksi obat, tanyakan kepada dokter jika Anda berencana menggunakan Imocard bersama obat, suplemen, atau produk herbal apa pun.

Efek Samping dan Bahaya Imocard

Mengingat Imocard mengandung isosorbid mononitrat, efek samping yang dapat terjadi setelah mengonsumsi obat ini antara lain:

  • Mual
  • Sakit kepala
  • Pusing 
  • Sensasi hangat di leher, dada, atau wajah (flushing)

Lakukan pemeriksaan ke dokter atau konsultasi lewat Chat Bersama Dokter jika keluhan yang disebutkan di atas tidak kunjung mereda atau bertambah parah. 

Segera ke dokter jika Anda mengalami reaksi alergi obat atau mengalami efek samping yang lebih serius, seperti:

  • Nyeri dada yang memberat
  • Bibir, kuku, atau telapak tangan berwarna kebiruan
  • Rasa melayang, pusing, hingga terasa ingin pingsan
  • Sakit kepala berat
  • Detak jantung tidak teratur, jantung berdebar kencang (palpitasi), atau denyut jantung cepat