Nitrogliserin atau glyceryl trinitrate (GTN) adalah obat golongan nitrat yang digunakan untuk mengurangi intensitas serangan angina (nyeri dada), terutama pada penderita penyakit jantung koroner. Obat ini bekerja dengan cara melebarkan pembuluh darah, serta meningkatkan pasokan darah dan oksigen ke otot jantung.

Nitrogliserin - alodokter

Pastikan Anda menggunakannya sesuai saran dokter agar tidak menimbulkan efek yang tidak diinginkan.

Merek dagang: Nitrokaf Retard, Glyceryl Trinitrate DBL, Nitral, NTG

Tentang Nitrogliserin

Golongan Nitrat
Kategori Obat resep
Manfaat Meredakan dan mencegah serangan angina pada penderita penyakit jantung koroner
Digunakan oleh Dewasa
Kategori kehamilan dan menyusui Kategori C: Studi pada binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping terhadap janin, namun belum ada studi terkontrol pada wanita hamil. Obat hanya boleh digunakan jika besarnya manfaat yang diharapkan melebihi besarnya risiko terhadap janin.Nitrogliserin belum diketahui dapat diekskresi melalui ASI atau tidak.
Bentuk obat Tablet minum, tablet sublingual, suntikan.

Peringatan:

  • Waspada bagi yang memiliki penyakit ginjal, gangguan fungsi hati, hipotensi, anemia, hipoksia, penyakit tiroid, atau glaukoma.
  • Waspada bagi yang baru mengalami serangan jantung atau cedera kepala.
  • Nitrogliserin tidak disarankan bagi anak-anak berusia 18 tahun ke bawah. Tanyakan kepada dokter obat yang tepat untuk kondisi anak Anda.
  • Konsultasikan dengan dokter jika Anda sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu, baik bebas atau resep, agar tidak memicu terjadinya reaksi yang tidak diinginkan.
  • Disarankan untuk memberi tahu dokter sebelum menjalani tindakan operasi atau perawatan gigi agar dosis dapat disesuaikan.
  • Jika terjadi reaksi alergi atau overdosis setelah menggunakan nitrogliserin, segera temui dokter.

Dosis Nitrogliserin

Dokter akan menyesuaikan dosis nitrogliserin dengan kondisi, usia, dan respons pasien terhadap obat ini. Berikut ini adalah dosis nitrogliserin bagi orang dewasa yang umumnya disarankan, baik untuk pemulihan ataupun pencegahan:

Bentuk obat Dosis
Tablet minum 2.5-6.5 mg, 3 atau 4 kali sehari. Dosis maksimum 26 mg/hari empat kali sehari.
Tablet sublingual 1 tablet 300-600 mcg per konsumsi, diletakkan persis di bawah lidah. Dosis dapat ditambah setiap 5 menit, maksimum 3 kali konsumsi.
Suntikan Angina tidak stabil5-15 mcg/menit, dapat ditingkatkan sampai dengan 200 mcg/menit.Hipertensi

5-25 mcg/menit, dapat ditingkatkan sampai dengan 400 mcg/menit sesuai dengan respons yang dialami.

 

Serangan jantung

10-100 mcg/menit, dapat ditingkatkan secara bertahap sesuai dengan respons pasien terhadap obat.

 

Gagal jantung

5-25 mcg/menit, dapat ditingkatkan secara bertahap sesuai dengan respons pasien terhadap obat.

Tablet minum digunakan untuk tujuan jangka panjang dalam mencegah angina, sedangkan tablet sublingual digunakan bila terjadi angina atau mencegah angina sebelum olah raga atau melakukan pekerjaan berat, karena kerjanya yang cepat. Jika angina tidak membaik dalam waktu 15 menit atau setelah diberikan dosis maksimal, segera ke rumah sakit terdekat.

Menggunakan Nitrogliserin dengan Benar

Ikuti anjuran dokter dalam menggunakan nitrogliserin. Obat ini umumnya digunakan saat penderita terkena angina atau beberapa saat sebelum melakukan aktivitas fisik, misalnya berolahraga. Untuk mencegah memburuknya kondisi, disarankan untuk selalu membawa nitrogliserin bersama Anda.

Jangan menambah atau mengurangi dosis nitrogliserin tanpa berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu agar obat bekerja dengan maksimal.

Jika Anda mengonsumsi nitrogliserin dalam bentuk tablet sublingual, letakkan obat di bawah lidah secara utuh dan biarkan hingga larut. Jika Anda diberikan tablet minum, telan secara utuh langsung dengan bantuan air putih. Disarankan untuk mengonsumsi nitrogliserin tablet pada waktu yang sama setiap harinya.

Nitrogliserin dapat menyebabkan efek kantuk dan pusing. Disarankan untuk tidak mengemudi atau mengoperasikan alat berat setelah menggunakan obat ini.

Hindari minuman beralkohol atau rokok saat menjalani pengobatan dengan nitrogliserin guna menghindari risiko hipotensi.

Interaksi Nitrogliserin dengan Obat Lain

Konsultasikan kepada dokter mengenai penggunaan nitrogliserin dengan obat-obatan berikut ini untuk menghindari terjadinya interaksi yang tidak diinginkan, di antaranya:

Hindari juga menggunakan obat-obatan antidepresan, seperti amitriptyline, desipramine, atau doxepine, bersama dengan nitrogliserin agar kinerja nitrogliserin tidak menurun.

Kenali Efek Samping dan Bahaya Nitrogliserin

Berikut ini adalah beberapa efek samping yang mungkin dapat terjadi setelah menggunakan nitrogliserin:

  • Pusing.
  • Mual dan muntah.
  • Merasa lemas.
  • Muncul ruam atau kemerahan pada kulit.

Segera temui dokter atau ke rumah sakit terdekat jika efek samping tersebut tidak mereda atau jika Anda mengalami efek samping parah seperti:

  • Pusing hebat.
  • Pingsan.
  • Penglihatan buram.
  • Pucat dan keringat dingin.
  • Napas pendek.
  • Berdebar-debar.