Ada beragam pilihan olahraga untuk meningkatkan performa seksual yang bisa dicoba. Selain membuat tubuh lebih bugar, ternyata olahraga juga bisa membuatmu dan pasanganmu lebih bergairah saat berhubungan intim, lho.

Menurut penelitian, olahraga bisa meningkatkan performa seksual dan libido, baik bagi pria maupun wanita. Bagi pria, olahraga bahkan disebut bisa menjadi obat kuat alami, karena pria yang sering berolahraga terbukti jarang mengalami gangguan disfungsi ereksi, lebih aktif di ranjang, dan dapat mencapai kepuasan seksual.

8 Olahraga untuk Performa Seksual yang Lebih Baik - Alodokter

Sementara itu, wanita yang rutin berolahraga cenderung memiliki gairah seksual dan tingkat kepuasan yang lebih tinggi daripada wanita yang jarang bergerak atau jarang berolahraga.

Olahraga Pendukung Performa Seksual

Secara umum, olahraga dapat melancarkan aliran darah, sehingga fungsi organ seksual bisa bekerja lebih baik. Kondisi ini bisa membuat hubungan seksual lebih berkualitas karena kamu dan pasangan memiliki stamina yang baik.

Tak hanya itu, olahraga rutin bersama pasangan juga bisa dilakukan sebagai kegiatan saat sedang quality time.

Nah, di bawah ini adalah beberapa jenis olahraga yang bisa membantu kamu dan pasangan lebih hebat di atas ranjang:

1. Senam Kegel

Senam Kegel adalah salah satu olahraga yang sudah terkenal mampu mendukung performa seksual.

Pada wanita, olahraga ini dapat membantu mengencangkan otot panggul bawah. Sementara pada pria, senam kegel bisa membantu mencegah terjadinya ejakulasi dini.

2. Plank

Melakukan plank setidaknya satu kali sehari selama kurang lebih 1 menit juga dapat memaksimalkan performa seksualmu dan pasangan. Hal ini karena plank dapat mengencangkan otot perut, sehingga bisa membantu menstabilkan posisimu saat berhubungan seksual.

3. Peregangan punggung

Selain melenturkan tulang belakang, meregangkan punggung juga bisa membantu meningkatkan fokus dan menstabilkan ritme pernapasan. Oleh sebab itu, gerakan ini bisa membuat foreplay menjadi lebih dahsyat.

4. Jalan cepat

Olahraga ini termasuk yang disarankan untuk meningkatkan performa seksual, terutama pada pria. Jalan cepat dapat meningkatkan sirkulasi aliran darah, sehingga pria bisa ereksi lebih lama dan kuat.

Selain itu, jalan cepat memicu tubuh melepaskan hormon endorfin dan membuatmu menjadi lebih rileks, sehingga kamu bisa lebih santai saat berhubungan seksual.

5. Yoga

Yoga membantu menjaga kelenturan tubuh. Dengan begitu, kamu bisa nyaman mencoba berbagai posisi saat berhubungan seksual. Selain itu, dengan melakukan yoga, kamu akan terlatih untuk mengelola energi, sehingga stamina saat berhubungan seksual bisa lebih terjaga.

6. Berenang

Berenang dapat memperkuat ketahanan tubuh, meningkatkan aliran darah, mengurangi stres, serta meningkatkan fleksibilitas dan kekuatan tubuh. Semua manfaat ini pada akhirnya bisa meningkatkan performa dan gairah seksualmu.

Nah, untuk mendapatkan manfaat tersebut, kamu bisa coba berenang setidaknya 3 kali seminggu selama 30 menit.

7. Angkat beban

Angkat beban bisa membantu tubuh pria memproduksi hormon testosteron yang menjadi pemicu gairah seksual. Jika dipadukan dengan push-up, sit-up, dan crunches, latihan ini dapat menguatkan otot dada, perut, dan bahu sehingga meningkatkan stamina dalam berhubungan seksual.

8. Push-up

Untuk menunjang performa seksualmu, kamu juga bisa melakukan push-up sebanyak 3 set. Masing-masing set berjumlah 12–15 kali push up. Tidak mesti push-up biasa, teknik push-up yang bertumpu di kedua lutut juga bisa dilakukan. Ingat, saat melakukan gerakan ini, pastikan punggungmu tetap lurus, ya.

Jika ingin melakukan beragam olahraga untuk performa seksual seperti di atas, kamu tidak harus bergabung di pusat kebugaran kok. Olahraga di rumah sebanyak 3–5 kali seminggu sebenarnya sudah cukup untuk menjaga tubuh tetap bugar. Lebih seru lagi jika kamu bisa olahraga bersama pasangan agar semakin harmonis dan kompak.

Apabila kamu masih memiliki pertanyaan terkait olahraga yang dapat meningkatkan performa seksual, atau kamu memiliki masalah dalam performa seksual yang tidak bisa diatasi dengan olahraga, jangan ragu untuk bertanya dan berkonsultasi kepada dokter, ya.