Ketika haid, normalnya darah yang keluar berwarna merah. Tapi bagaimana jika yang keluar justru darah haid hitam? Perlukah kita merasa khawatir? Simak penjelasannya dalam berikut ini.

Anak perempuan yang usianya di atas 11 atau 14 tahun, kemungkinan sudah biasa didatangi oleh tamu setiap bulannya. Kedatangan tamu yang biasa disebut menstruasi tersebut biasanya akan berlangsung selama tiga hingga lima hari, dengan jarak sekitar 24-40 hari sekali. Ketika menstruasi, darah haid akan keluar dari vagina wanita. Darah ini bercampur dengan lapisan rahim yang luruh karena tidak adanya pembuahan sel telur oleh sperma.

Ini Fakta Tentang Darah Haid Hitam yang Perlu Diketahui - Alodokter

Darah Haid Hitam

Darah haid sejatinya berwarna merah, namun jika ternyata darah haid yang keluar berwarna hitam, Anda jangan langsung panik. Darah haid terkadang bisa saja berwarna cokelat gelap atau kehitaman. Dalam kebanyakan kasus, darah haid berwarna cokelat merupakan hal yang normal.

Sepanjang siklus menstruasi, warna dan konsistensi darah bisa berubah-ubah. Darah haid bisa cair dan sedikit, namun juga bisa mengental dan keluar dengan deras atau banyak. Darah haid juga bisa berwarna merah terang, cokelat, atau berwarna gelap.

Darah haid hitam atau cokelat tua merupakan darah lama, alias darah yang tersisa dari menstruasi pada bulan lalu. Dengan keluarnya darah haid hitam, itu artinya tubuh berusaha untuk membersihkan diri.

Dengan kata lain, ketika tubuh meluruhkan lapisan rahim pada beberapa hari pertama siklus menstruasi, darah biasanya berwarna merah. Namun di akhir siklus menstruasi, darah yang dikeluarkan merupakan darah tua dan kemungkinan berubah warna.

Dan terkadang, bercak atau darah berwarna cokelat bisa muncul di tengah-tengah siklus menstruasi Anda (ketika Anda tidak sedang haid). Hal tersebut lebih umum terjadi pada anak perempuan yang baru menstruasi, wanita yang sedang menggunakan alat kontrasepsi, atau wanita yang mendekati masa menopause.

Kapan Harus Khawatir?

Seperti disebutkan di atas, perubahan akan warna darah haid atau darah haid hitam seringkali merupakan hal yang normal. Namun ada beberapa masalah yang mungkin menyebabkan perubahan warna pada darah haid, seperti keguguran, infeksi, penyakit radang panggul, aliran darah haid dari rahim ke vagina terhalang, atau menopause.

Masalah yang terjadi ketika haid atau menstruasi jarang menjadi hal serius. Namun dianjurkan untuk segera mencari saran dan pengobatan dari dokter jika menstruasi tidak teratur atau darah sering keluar di luar waktu haid. Anda juga dianjurkan waspada jika selama haid merasa pusing, kelelahan ketika menjalankan aktivitas normal, demam, kulit terlihat pucat, dan sakit di bagian vagina atau perut.

Umumnya, darah haid hitam merupakan hal yang wajar terjadi. Anda tidak perlu terlalu khawatir jika terjadi perubahan pada warna darah haid, tapi jika perubahan warna darah disertai gejala lain dan Anda merasa ragu, segera periksakan ke dokter.