Inilah 8 Gejala Kehamilan yang Bisa Mengejutkanmu

Mual, muntah, sakit punggung, atau badan pegal-pegal merupakan sebagian dari gejala kehamilan yang mungkin sudah biasa kamu dengar. Namun, perubahan hormon saat hamil bisa menimbulkan gejala tertentu lainnya dan mungkin bagi sebagian bumil akan terasa aneh.

Meski gejala ini terdengar aneh, namun ternyata biasa menghampirimu saat sedang mengandung.

Inilah 8 Gejala Kehamilan yang Bisa Mengejutkanmu

Berikut ini 8 gejala aneh saat hamil yang mungkin tidak pernah kamu bayangkan sebelumnya.

Air liur berlebihan. Kehamilan bisa membuat produksi air liur menjadi lebih banyak dari biasanya. Dalam sehari, sebagian ibu hamil bahkan bisa memproduksi 3-4 liter air liur lebih banyak dari biasanya. Para ahli sebenarnya belum bisa memastikan penyebab ibu hamil mengalami hal-hal semacam ini, namun perubahan hormon kerap  diduga menjadi biang keladinya.

Meski begitu, mual saat hamil juga diduga menjadi penyebab lainnya. Ketika mual, sebagian ibu hamil ada yang memilih untuk tidak terlalu sering menelan. Kondisi tersebut bisa membuat air liur menggenang di mulut.

Mimisan. Keluar darah dari hidung saat hamil? Tidak perlu panik karena kondisi ini biasa terjadi, kok. Penyebab mimisan saat hamil adalah pembuluh darah di hidung mengalami pelebaran dan suplai darah yang meningkat saat  hamil menyebabkan pembuluh darah hidung rentan pecah. Meski terlihat mengerikan, mimisan pada dasarnya tidaklah berbahaya.

Hidung berair dan tersumbat. Kondisi yang mirip pilek ini memang biasa terjadi di masa kehamilan juga. Meski begitu, sebenarnya kamu sedang tidak sakit atau terinfeksi virus. Peningkatan hormon saat hamil bisa membuat hidung bagian dalam membengkak disertai lendir yang mengental. Jika keadaan ini berlangsung lebih dari enam minggu dan tanpa disertai gejala-gejala lain, seperti sakit tenggorokan, batuk atau bersin, maka terdapat kemungkinan bahwa kamu sedang menderita rhinitis kehamilan.

Untuk mengurangi ketidaknyamanan ini, kamu bisa perbanyak asupan cairan dan tidur dengan posisi kepala sedikit dinaikkan. Kondisi ini biasanya akan menghilang beberapa minggu pasca persalinan.

Mengidam sesuatu yang aneh. Saat hamil, kamu tidak hanya berhasrat untuk mengonsumsi makanan atau disebut dengan mengidam. Ada beberapa ibu hamil yang ternyata mengidam sesuatu yang tidak layak untuk dikonsumsi, seperti kapur, ampas kopi, atau bahkan tanah. Mengidam seperti ini dinamakan pica. Sebenarnya belum ada yang tahu pasti mengenai alasan ibu hamil mengalami pica, tapi perpaduan faktor psikologi, budaya, dan biokimia mungkin menjadi penyebabnya. Kondisi ini juga kerap dikaitkan dengan kondisi kekurangan zat besi.

Jika kamu mengalami hal-hal tersebut, segera konsultasikan kepada dokter karena defisiensi zat besi bisa menghambat kemampuan tubuh dalam menyerap nutrisi.

Tidak bisa menahan air urine. Beberapa jenis hormon yang muncul saat hamil cenderung akan mengendurkan otot-otot panggulmu. Hal tersebut membuatmu agak sulit untuk menahan air pipis. Sebagai contoh adalah ketika kamu tertawa atau bersin secara tiba-tiba, air urine bisa menetes tanpa harus didahului oleh proses mengejan. Untuk mengurangi kebocoran air urine, kamu disarankan untuk lebih sering bolak-balik toilet. Gunakan pembalut agar tetesan air urine tidak membasahi celana dalammu. Selain itu, kamu bisa melakukan senam kegel untuk membantu mengencangkan otot-otot panggul.

Sikat gigimu berdarah. Jangan kaget ketika melihat ada darah di sikat gigimu karena hal itu bisa menjadi salah satu efek samping kehamilan yang sedang kamu jalani. Darah tersebut berasal dari gusi yang mengalami peradangan dan pembengkakan akibat perubahan hormon yang terjadi saat hamil.

Pada saat ini kamu disarankan untuk tetap menggosok gigimu dua kali sehari, namun pelan-pelan saat menggosoknya. Oia, ganti sikat gigimu dengan sikat gigi yang berbulu halus, yah. Disarankan juga untuk mengunjungi dokter gigi karena gigi ibu hamil rentan mengalami penumpukan plak.

Suara berubah. Pita suara wanita hamil dapat membengkak akibat perubahan hormon estrogen dan progesteron. Hal tersebut bisa membuat suaramu menjadi lebih serak dan beberapa oktaf lebih rendah.

Mimpi aneh. Perasaan cemas seperti takut menjadi orang tua atau deg-degan menghadapi persalinan kerap menghantui ibu hamil yang kemudian. Kegetiran ini jika dibarengi oleh rasa lelah, maka bisa memicu mimpi-mimpi yang aneh saat tidur.

Mengalami gejala di atas merupakan kondisi yang dinilai normal, namun jika kondisi yang kamu rasakan sudah sangat mengganggu, segera konsultasikan kepada dokter.