Ada beragam manfaat buah pir yang bisa kita dapatkan untuk kesehatan. Manfaat tersebut antara lain adalah meningkatkan kesehatan saluran cerna, meningkatkan daya tahan tubuh, hingga mengurangi risiko penyakit kanker.

Manfaat buah pir untuk kesehatan diperoleh berkat kandungan nutrisi di dalamnya. Buah pir tidak hanya mengandung banyak serat, tapi juga kaya akan berbagai vitamin dan mineral penting, seperti vitamin B, vitamin C, vitamin K, kalium, tembaga, dan magnesium.

Inilah Manfaat Buah Pir untuk Kesehatan - Alodokter

Inilah Manfaat Buah Pir untuk Kesehatan

Berikut ini adalah ragam manfaat buah pir yang sayang untuk dilewatkan:

1. Meningkatkan kesehatan pencernaan

Mengonsumsi 2 buah pir dapat memenuhi sekitar setengah dari kebutuhan serat harian Anda. Asupan serat yang cukup dapat melancarkan buang air besar (BAB) dan mencegah terjadinya sembelit. Dengan BAB yang teratur, usus Anda juga akan menjadi lebih sehat dan terhindar dari berbagai macam penyakit.

2. Meningkatkan daya tahan tubuh

Kandungan vitamin C dalam buah pir bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Selain itu, tingginya kadar flavonoid, bersamaan dengan vitamin K dan tembaga, dalam buah ini,juga bermanfaat untuk melawan peradangan, sehingga tubuh Anda menjadi lebih fit dan tidak mudah terkena penyakit.

3. Membantu menjaga berat badan

Kandungan serat dan air yang tinggi dalam buah pir dapat memberikan efek kenyang lebih lama, sehingga dapat mengurangi keinginan Anda untuk makan secara berlebih. Selain itu, sebuah penelitian juga menyatakan bahwa konsumsi buah pir secara rutin dapat menurunkan kadar lemak tubuh dan mengecilkan lingkar pinggang secara signifikan.

Jadi, bagi Anda yang ingin menjaga berat badan atau menghilangkan lemak berlebih dan menurunkan berat badan, buah pir dapat jadi pilihan yang tepat untuk dimasukkan ke dalam menu makanan sehari-hari.

4. Membantu menjaga kesehatan saraf

Tembaga yang terkandung dalam buah pir bermanfaat untuk menjaga kesehatan sel-sel saraf. Tak hanya itu, zat ini juga memiliki peranan yang penting dalam pembentukan sel darah merah, kolagen, dan penyerapan zat besi.

5. Meningkatkan kesehatan kulit

Manfaat buah pir juga bisa dirasakan pada kulit. Pasalnya, buah ini mengandung vitamin C dan tembaga, yaitu nutrisi yang berperan penting dalam pembentukan kolagen yang berpengaruh terhadap elastisitas kulit.

6. Menurunkan risiko terkena diabetes tipe 2

Kadar serat yang tinggi dalam buah pir juga dapat melambatkan penyerapan makanan, sehingga kenaikan gula darah menjadi terkontrol. Dengan mengonsumsi buah ini, maka risiko Anda untuk terkena diabetes tipe 2 akan berkurang.

Selain itu, kandungan antosianin yang bisa ditemukan pada beberapa buah pir dengan corak kemerahan diduga bersifat antidiabetes dan antiinflamasi. Namun, kegunaan antitosin dalam mencegah diabetes pada manusia masih perlu diteliti lebih lanjut.

7. Mengurangi risiko terkena penyakit kanker

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa diet yang kaya akan buah-buahan, seperti pir, dapat melindungi Anda dari beberapa penyakit kanker, seperti kanker paru, kanker lambung, dan kanker kandung kemih.

Tak hanya itu, beberapa studi juga menunjukkan bahwa kandungan flavonoid pada buah pir juga dapat menurunkan risiko penyakit kanker lainnya, seperti kanker payudara dan ovarium.

Anda disarankan untuk mengonsumsi buah atau sayuran sebanyak 5 porsi sehari, dan pir merupakan salah satu pilihan yang pas untuk memenuhi kebutuhan buah harian Anda. Selain kaya nutrisi, pir juga memiliki cita rasa yang manis dan menggiurkan.

Untuk mendapatkan manfaat buah pir, Anda dapat mengonsumsinya secara langsung, dalam bentuk jus atau mencampurkannya pada salad sayur. Namun, pastikan Anda telah mencucinya dengan air mengalir hingga benar-benar bersih. Hal ini dilakukan agar kotoran dan bakteri yang terdapat pada buah pir luruh terbawa air.

Manfaat buah pir bagi kesehatan memang beragam. Meski begitu, jangan lupa untuk memvariasikan jenis buah yang Anda konsumsi agar ragam nutrisi yang Anda dapat juga semakin banyak dan kebutuhan nutrisi harian pun terpenuhi. Untuk mengetahui kebutuhan nutrisi harian Anda, jangan ragu berkonsultasi dengan dokter, ya.