Jando sapi merupakan salah satu bagian dari sapi yang sering diolah menjadi berbagai hidangan. Selain enak, jando sapi ternyata juga mengandung berbagai nutrisi yang menyehatkan tubuh lho. Namun, konsumsinya perlu dibatasi karena jando sapi juga tinggi akan lemak jenuh dan purin yang dapat menimbulkan gangguan kesehatan.
Jando sapi adalah bagian lemak yang berada di sekitar ambing (puting susu) sapi. Karena kandungan lemaknya yang cukup tinggi, bagian ini memiliki tekstur yang kenyal sekaligus lembut, dengan cita rasa gurih saat dimakan. Selain itu, jando sapi juga mengandung nutrisi penting, seperti kolagen, protein, serta sejumlah vitamin dan mineral yang baik untuk kesehatan tubuh.

Di beberapa daerah di Indonesia, terutama Jawa Barat, jando sapi sering dijadikan bahan utama atau pelengkap berbagai hidangan, seperti soto, bakso, hingga sate.
Beragam Manfaat Jando Sapi bagi Tubuh
Ada beberapa manfaat jando sapi untuk kesehatan yang bisa Anda peroleh, yaitu:
1. Menjadi sumber energi
Jando sapi mengandung protein dan lemak yang cukup tinggi. Kedua nutrisi ini berfungsi sebagai sumber energi yang dibutuhkan tubuh untuk menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari serta membantu menjaga cadangan energi.
Namun, karena kandungan kalorinya juga tinggi, konsumsi jando sapi secara berlebihan justru bisa menyebabkan penumpukan lemak dan meningkatkan berat badan. Oleh karena itu, sebaiknya tetap batasi porsi konsumsi jando sapi ya.
2. Mendukung pembentukan dan perbaikan jaringan tubuh
Protein dalam jando sapi juga berperan penting dalam proses pembentukan berbagai jaringan tubuh, seperti otot, kulit, dan organ dalam. Selain itu, nutrisi ini juga bermanfaat untuk memperbaiki jaringan tubuh yang mengalami kerusakan, misalnya luka akibat cedera.
Namun, agar manfaat jando sapi satu ini makin maksimal, Anda juga perlu mengimbanginya dengan mengonsumsi sumber protein lain yang lebih rendah lemak, seperti ikan, dada ayam tanpa kulit, tahu, atau tempe.
3. Membantu mencegah anemia
Jando sapi juga mengandung zat besi dan vitamin B12. Nah, kedua nutrisi ini diketahui berperan penting dalam pembentukan sel darah merah dan hemoglobin, yaitu protein dalam sel darah merah yang bertugas membawa oksigen ke seluruh tubuh. Nah, dengan jumlah darah dan hemoglobin yang cukup, tubuh pun akan terhindar dari anemia.
4. Menjaga kesehatan kulit
Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, kandungan protein pada jando sapi memiliki peran penting dalam proses pembentukan dan perbaikan jaringan tubuh, termasuk kulit, sehingga kulit bisa lebih cepat pulih saat mengalami luka.
Selain itu, jando sapi juga mengandung selenium yang dapat membantu melindungi sel-sel kulit dari kerusakan akibat radikal bebas, seperti polusi atau paparan sinar matahari. Dengan demikian, konsumsi jando sapi dalam jumlah yang tepat dapat membantu menjaga kesehatan dan elastisitas kulit.
5. Menjaga kesehatan sendi
Jika dikonsumsi dengan tepat, jando sapi juga bermanfaat untuk menjaga kesehatan sendi-sendi tubuh lho. Hal ini karena jando sapi kaya akan protein dan kolagen yang dapat membantu menjaga struktur sendi dan jaringan penunjang di sekitar sendi tetap lentur dan kuat. Dengan begitu, sendi pun tidak mudah kaku atau nyeri saat digerakkan.
6. Menjaga daya tahan tubuh
Mengonsumsi jando sapi juga diketahui dapat meningkatkan daya tahan tubuh. Soalnya, jando sapi mengandung zinc dan selenium, yaitu mineral yang dapat membantu memperkuat fungsi sel-sel kekebalan tubuh dalam melawan kuman penyebab penyakit dan melindunginya dari kerusakan akibat radikal bebas. Dengan begitu, Anda pun tidak mudah sakit.
Risiko Konsumsi Jando Sapi bagi Kesehatan
Mengingat banyaknya manfaat jando sapi untuk kesehatan, tidak ada salahnya untuk mengonsumsi jando sapi. Namun, Anda tidak mengonsumsi jando sapi terlalu sering atau kebanyakan ya.
Hal itu karena jando sapi mengandung lemak jenuh yang cukup tinggi, yang jika dikonsumsi secara berlebihan justru bisa menyebabkan kenaikan berat badan, kolesterol tinggi, dan meningkatkan risiko terkena penyakit kardiovaskuler, seperti serangan jantung dan stroke.
Selain itu, sama seperti jeroan, jando sapi juga mengandung zat purin. Nah, jika dikonsumsi berlebihan, hal itu dapat meningkatkan kadar asam urat di dalam darah. Oleh karena itu, agar tidak memicu masalah kesehatan, pastikan Anda hanya mengonsumsi jando sapi sebanyak 1 porsi dalam seminggu.
Jika Anda ingin mengonsumsi jando sapi tetapi memiliki riwayat kesehatan tertentu, seperti kolesterol tinggi atau asam urat tinggi, jangan ragu untuk Chat Bersama Dokter di aplikasi ALODOKTER. Dengan begitu, dokter dapat memberikan tips mengolah jando sapi dan batas konsumsinya yang aman untuk kondisi kesehatan Anda.