Pemeriksaan rutin memang tidak benar-benar dapat mencegah kanker payudara. Namun, jika pemeriksaan rutin dilakukan, kelainan jaringan payudara yang mengarah ke kanker atau kanker yang berukuran kecil bisa terdeteksi sejak dini.

Dengan begitu, kanker payudara bisa ditangani sebelum terjadi gejala atau bertambah buruk. Hal ini juga dapat meningkatkan kemungkinan untuk sembuh total.

Pemeriksaan rutin yang bisa dilakukan antara lain:

  • Pemeriksaan payudara secara mandiri
    Rutin memeriksa payudara sendiri (SADARI), sehingga bila muncul kelainan atau perubahan, Anda dapat segera memeriksakan diri ke dokter. SADARI sebaiknya dilakukan setiap bulan, di hari ke 7–10 setelah hari pertama haid.
  • Pemeriksaan payudara oleh dokter
    Rutin menjalani pemeriksaan payudara klinis (SADANIS) oleh petugas medis. Diskusikan dengan dokter mengenai kapan waktu yang tepat untuk memulai SADANIS dan skrining kanker payudara dengan mammografi.

Umumnya, bagi wanita usia 40–49 tahun, disarankan untuk menjalani mammografi 1 kali setiap tahun. Sedangkan, bagi wanita usia 50–74 tahun, mammografi dianjurkan 1–2 kali setiap tahun. Namun, dokter bisa menyarankan jadwal yang berbeda, tergantung pada tingkat risiko Anda.