Kanker payudara dapat dicegah dengan melakukan pemeriksaan dini. Jika kanker payudara terdeteksi pada stadium awal, peluang untuk sembuh total akan semakin tinggi. Kemungkinan untuk menjalani mastektomi atau kemoterapi juga akan menurun.

Mamografi adalah pemeriksaan yang paling sering dianjurkan untuk mendeteksi kanker payudara sejak dini. Meski kanker payudara lebih jarang terjadi pada wanita di atas usia 70 tahun, pemeriksaan mamografi tetap perlu dilakukan, sekali dalam 3-5 tahun. Pada wanita usia 40-54 tahun, disarankan menjalani pemeriksaan mamografi satu kali tiap tahun. Sedangkan pada wanita usia 55 tahun ke atas, disarankan untuk menjalani mamografi 1-2 kali tiap tahun.

Bagi wanita yang berisiko tinggi terkena kanker payudara, disarankan menjalani MRI atau mamografi tahunan sebelum mencapai usia 50 tahun. Pemeriksaan MRI lebih akurat untuk mendeteksi kanker pada jaringan payudara yang padat.

Pemeriksaan lain untuk deteksi dini kanker payudara adalah dengan pemeriksaan genetika lewat tes darah. Pemeriksaan ini untuk mengetahui adanya mutasi gen BRCA1 dan BRCA2. Mutasi pada salah satu dari dua gen ini bisa meningkatkan risiko kanker payudara.