Kalau kamu merasakan sensasi seperti ada yang bergerak di rambut dan kulit kepala sering terasa gatal, bisa jadi itu karena ada kutu di rambutmu. Jika didiamkan dan tidak diobati dengan segera, bahaya kutu rambut bisa menyebar ke orang-orang sekitarmu.

Kutu rambut merupakan serangga parasit yang cukup sering menyerang manusia. Orang yang memiliki kutu rambut di kulit kepalanya sering kali dianggap kurang menjaga kebersihan tubuhnya, namun anggapan tersebut tidak benar. Siapapun bisa terkena kutu rambut.

Katakan Selamat Tinggal pada Bahaya Kutu Rambut - Alodokter

Kutu dewasa yang berdiam di rambut kepala ini tampak seukuran biji wijen. Parasit yang satu ini mengisap darah dari kulit kepala dan dapat bertahan hidup selama beberapa minggu di kulit kepalamu. Tiap betinanya bahkan bisa melahirkan lebih dari 100 telur.

Jika tidak diobati dengan tepat, kutu rambut sangat berisiko menimbulkan beragam masalah, mulai dari infeksi kulit kepala sampai penurunan kualitas tidur.

Bahaya Kutu Rambut yang Perlu Diperhatikan

Walaupun ukurannya kecil, kutu rambut bisa menimbulkan masalah besar bagi kesehatan. Bahkan jika dibiarkan, bahaya kutu rambut tidak hanya dapat merugikan kesehatan diri sendiri, namun juga merembet ke orang-orang di sekitar.

Berikut ini adalah beberapa bahaya kutu rambut jika tidak segera dibasmi:

1. Infeksi kulit kepala

Kutu rambut dapat melepaskan air liurnya saat ia menggigit kulit kepala. Hal ini bisa memunculkan iritasi dan rasa gatal di kulit kepala karena sistem kekebalan tubuh bereaksi terhadap air liur tersebut.

Gatal yang ditimbulkan kutu rambut ini bisa membuatmu sering menggaruk kulit kepala. Jika dibiarkan, kebiasaan menggaruk ini bisa menyebabkan luka dan infeksi di kulit kepala.

2. Mudah menular pada orang lain

Kutu rambut dapat menyebar dengan mudah dari satu orang ke orang lain, tak peduli apakah kamu rajin menjaga kebersihan rambut atau tidak. Serangga pengganggu ini biasanya menyebar secara langsung dari rambut seseorang ke rambut orang lain yang berdekatan, misalnya pada orang yang tidur seranjang dengan penderita infeksi kutu rambut.

Kutu rambut juga bisa menyebar melalui benda yang digunakan bergantian dengan orang lain, seperti topi, helm, jepitan rambut, sisir, handuk, atau bantal. Oleh karena itu, hindari penggunaan peralatan pribadi untuk mencegah penularan kutu rambut.

3. Penderita infeksi kutu rambut berisiko menjadi kurang tidur

Kutu rambut paling aktif bergerak di malam hari atau dalam suasana gelap. Hal itu akan membuat penderitanya sering garuk-garuk kepala terus semalaman, sehingga waktu dan kualitas tidurnya akan terganggu.

4. Kutu rambut di kepala bisa terus bertambah banyak

Meningkatnya jumlah kutu bisa saja memperparah rasa gatal dan meningkatkan risiko infeksi atau eksim di kulit kepala. Jumlah kutu yang semakin banyak juga dapat membuat risiko penularan kutu rambut menjadi lebih tinggi.

5. Mengurangi kepercayaan diri

Kepercayaan diri orang yang terkena kutu, baik anak kecil atau pun orang dewasa, sangat mungkin menurun karena menderita kondisi tersebut. Ditambah lagi jika mendapat ejekan dari teman-temannya atau minder karena dianggap kurang telaten menjaga kebersihan diri.

Cara Menghilangkan Kutu Rambut

Jika tidak ingin bahaya kutu rambut terjadi dan menyebar ke orang lain, bebaskan rambut indahmu dari cengkeraman parasit menyebalkan ini. Ada beberapa cara sederhana dan murah untuk menghilangkan kutu rambut, yaitu:

Menyisir dan merawat rambut

Belilah sisir bergigi rapat dan halus khusus untuk menyingkirkan kutu. Kemudian, keramas seperti biasa menggunakan sampo dan kondisioner rambut. Setelah rambut basah atau dengan menggunakan kondisioner, sisirlah rambut dengan sisir kutu.

Ketika rambut disisir, pastikan sisir menyentuh kulit kepala. Tarik sisir dari akar ke ujung rambut dalam satu gerakan tanpa henti lalu bersihkan sisir yang telah digunakan dengan tisu.

Terapkan gerakan tersebut ke seluruh bagian rambut, setidaknya dua kali di tiap bagian untuk memastikan tidak ada lagi kutu atau telur kutu yang tersisa. Ulangi menyisiri rambut tiap 3 hari sekali, setidaknya untuk 2 minggu ke depan.

Agar kebersihan sisir terjaga, rebuslah sisir yang telah dipakai selama beberapa menit atau rendam sisir tersebut dalam larutan disinfektan sekitar 20 menit setelah digunakan.

Menggunakan minyak esensial

Beberapa minyak esensial dipercaya dapat membantu membunuh kutu rambut di kulit kepala. Beberapa minyak esensial yang bisa digunakan yaitu minyak eucalyptus, minyak kenanga, minyak cengkeh, minyak lavender, minyak adas manis (anise oil), dan tea tree oil.

Cara pemakaiannya yaitu dengan keramas terlebih dahulu, lalu oleskan minyak esensial pada sisir lalu sisirlah rambut seperti cara yang disebutkan di atas.

Menggunakan obat pemasmi kutu

Kamu juga bisa membasmi kutu di rambut dengan menggunakan obat kutu yang dijual di apotek. Beberapa obat yang biasa digunakan untuk membasmi kutu rambut adalah permethrin, pyrethrin dan ivermectin. Umumnya obat–obatan ini tersedia dalam bentuk sampo atau krim. Untuk menggunakannya dengan benar, baca informasi yang tertera pada kemasan, atau konsultasikan terlebih dulu dengan dokter.

Selain penderita infeksi kutu rambut, orang yang tinggal berdekatan atau menggunakan barang pribadi bergantian dengan penderita infeksi kutu rambut juga perlu menjalani perawatan untuk membasmi kutu rambut. Hal ini guna mencegah kutu kambuh kembali.

Jika kutu rambut sudah dirasa sangat mengganggu dan cara-cara di atas tidak mampu menanganinya, segera temui dokter untuk mendapatkan pengobatan lebih lanjut.