Cengkeh merupakan salah satu rempah serbaguna yang sering digunakan dalam membuat makanan, minuman, dan bahkan sebagai campuran dalam pembuatan rokok. Di balik kegunaannya tersebut, cengkeh juga kerap dimanfaatkan sebagai obat-obatan tradisional. Lantas, apa saja manfaat cengkeh bagi kesehatan tubuh?

Cengkeh yang memiliki nama latin Syzygium aromaticum adalah tangkai bunga kering yang berasal dari keluarga pohon Mirtaceae. Sejak berabad-abad lalu, cengkeh sudah dijadikan sebagai bumbu rempah dalam masakan sekaligus obat herbal. Selain daun, bunga, dan buahnya, minyak cengkeh juga sering dimanfaatkan sebagai aromaterapi dan obat oles untuk meredakan sakit gigi.

Simak Berbagai Manfaat Cengkeh untuk Kesehatan - Alodokter

Manfaat Cengkeh untuk Kesehatan

Dalam satu sendok teh atau sekitar 2 gram cengkeh, terkandung energi sebesar 21 kalori, 1 gram serat, dan 1 gram karbohidrat. Cengkeh juga mengandung nutrisi lain seperti kalium, mangan, kalsium, magnesium, natrium, zinc, folat, antioksidan, vitamin A, vitamin C, vitamin E, dan vitamin K. Maka tak heran, berbagai nutrisi tersebut mendukung manfaat cengkeh untuk kesehatan tubuh. Berbagai pemanfaatan cengkeh dalam dunia kesehatan, di antaranya:

  • Mengurangi sakit gigi
    Minyak cengkeh dipercaya bisa mengatasi nyeri akibat sakit gigi. Hal ini dikarenakan senyawa eugenol yang terkandung di dalam cengkeh mampu mengurangi rasa nyeri di gigi dan gusi. Cengkeh juga terlihat memiliki efek antioksidan, antikuman, dan antijamur. Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa senyawa eugenol efektif meredakan rasa sakit, peradangan, dan infeksi. Meski demikian, belum ada cukup bukti yang mendukung efektivitas manfaat cengkeh dalam meredakan sakit gigi.
  • Membantu mengobati tukak lambung
    Tukak lambung kerap terjadi akibat penipisan lendir lambung atau meningkatnya asam lambung yang dipengaruhi oleh beragam faktor, seperti stres dan infeksi. Mengonsumsi cengkeh ketika mengalami tukak lambung diduga mampu membantu mengobati kondisi tersebut. Menurut sebuah studi, minyak esensial dari cengkeh bisa meningkatkan produksi lendir lambung. Lendir lambung sendiri berfungsi sebagai penghalang asam lambung dan mencegah luka pada dinding lambung akibat cairan asam lambung. Akan tetapi efektivitas cengkeh sebagai obat herba untuk mengatasi gangguan pencernaan, seperti tukak lambung, masih perlu diteliti lebih lanjut.
  • Menghambat pertumbuhan bakteri
    Cengkeh memiliki sifat antibakteri yang mampu menghentikan pertumbuhan bakteri penyebab infeksi. Menurut sebuah penelitian, minyak esensial dari cengkeh efektif membunuh bakteri E.coli yang dapat menyebabkan diare. Tidak hanya itu, cengkeh juga membantu menjaga kesehatan mulut dan menghentikan pertumbuhan berbagai jenis bakteri di mulut. Efek antibakteri dalam cengkeh juga dapat menghambat pertumbuhan kuman di kulit penyebab jerawat.
  • Mencegah ejakulasi dini
    Minyak cengkeh juga diduga mampu mencegah ejakulasi dini. Menurut penelitian, mengoleskan krim mengandung bunga cengkeh yang telah dicampurkan dengan bahan-bahan lain seperti ginseng ke kulit penis, dapat mencegah ejakulasi dini. Hasilnya pun terbilang cukup efektif.
  • Menjaga kesehatan hati
    Kandungan senyawa eugenol di dalam cengkeh dipercaya dapat membantu meningkatkan kesehatan organ hati. Sebuah penelitian di laboratorium mengungkapkan bahwa kandungan eugenol di cengkeh bisa meningkatkan fungsi hati dan mengurangi peradangan. Manfaat cengkeh yang mengandung eugenol ini diyakini mampu membantu mencegah sirosis. Namun faktanya, penelitian mengenai manfaat cengkeh terhadap kesehatan hati masih sangat minim dilakukan secara klinis pada manusia, sehingga diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memperkuat pernyataan tersebut.
  • Menjaga kesehatan tulang
    Pengeroposan tulang dapat menyebabkan osteoporosis. Sebuah penelitian melaporkan bahwa senyawa eugenol dalam cengkeh mampu menjaga dan meningkatkan kepadatan tulang. Selain itu, kandungan mangan dalam cengkeh diyakini dapat membantu proses pembentukan tulang. Meski begitu, manfaat cengkeh untuk menjaga kesehatan tulang juga masih belum terbukti secara klinis.
  • Memiliki efek pereda nyeri
    Manfaat cengkeh secara tradisional terbukti dapat meredakan sakit gigi dan nyeri karena peradangan. Penelitian pada hewan menunjukkan bahwa kandungan senyawa kimia di dalam cengkeh dapat memberi efek antinyeri, antiradang, dan mencegah kerusakan sel saraf. Akan tetapi, masih diperlukan studi klinis pada manusia untuk memastikan manfaat cengkeh yang satu ini.

Sebelum digunakan sebagai obat herbal, perlu diingat bahwa cengkeh juga memiliki efek samping, yang antara lain berupa reaksi alergi, iritasi pada kulit dan gusi, gangguan hati, dan penghambatan terhadap obat pengencer darah. Cengkeh sebagai obat herbal juga sebaiknya tidak diberikan pada anak-anak, ibu hamil atau menyusui, dan orang yang memiliki gangguan hati.

Walaupun cengkeh sudah sejak lama dipercaya sebagai obat herbal yang sanggup menyembuhkan berbagai penyakit, namun belum ada cukup bukti klinis untuk mendukung dugaan terkait manfaat cengkeh tersebut. Jika Anda tetap ingin mendapatkan manfaat cengkeh, selalu konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu untuk mencegah efek samping yang mungkin terjadi.